<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: MENGAYUH DIANTARA DUA KARANG</title>
	<atom:link href="http://anggara.org/2006/06/05/mengayuh-diantara-dua-karang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggara.org/2006/06/05/mengayuh-diantara-dua-karang/</link>
	<description>A Journey of Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 16:43:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: soank</title>
		<link>http://anggara.org/2006/06/05/mengayuh-diantara-dua-karang/#comment-9276</link>
		<dc:creator><![CDATA[soank]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 05:31:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">https://anggara.wordpress.com/2006/06/05/mengayuh-diantara-dua-karang/#comment-9276</guid>
		<description><![CDATA[Menyuluh bangsa dengan pena. Seperti Tirto Adhi Soerjo saja ya....
Tulisan ini memiliki faham bahwa seseorang mesti dipidana  untuk memenuhi kepuasan masyarakat. 

Cotohnya:
&quot;Siapakah yang tidak akan bertepuk tangan bahwa koruptor kelas berat macam akbar tandjung, fuad bawasier, ginandjar kartasasmita dipidana dengan seumur hidup dan dirampas kekayaannya untuk kepentingan seluruh masyarakat?&quot;

Jelas banyak yang bakal alpa bertepuk tangan. Karena koruptor di negeri ini tidak cuma tiga orang yang disebut di situ. Logikanya begini, jika ketiga orang itu dipidana berat, hal itu akan menjadi preseden buruk bagi koruptor lain. mereka akan ketakutan dikenai hukuman yang sama. Jadi, karena saking banyaknya koruptor di negeri ini, maka akan banyak yang tidak bertepuk tangan pula saat ketiga orang itu dihukum.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menyuluh bangsa dengan pena. Seperti Tirto Adhi Soerjo saja ya&#8230;.<br />
Tulisan ini memiliki faham bahwa seseorang mesti dipidana  untuk memenuhi kepuasan masyarakat. </p>
<p>Cotohnya:<br />
&#8220;Siapakah yang tidak akan bertepuk tangan bahwa koruptor kelas berat macam akbar tandjung, fuad bawasier, ginandjar kartasasmita dipidana dengan seumur hidup dan dirampas kekayaannya untuk kepentingan seluruh masyarakat?&#8221;</p>
<p>Jelas banyak yang bakal alpa bertepuk tangan. Karena koruptor di negeri ini tidak cuma tiga orang yang disebut di situ. Logikanya begini, jika ketiga orang itu dipidana berat, hal itu akan menjadi preseden buruk bagi koruptor lain. mereka akan ketakutan dikenai hukuman yang sama. Jadi, karena saking banyaknya koruptor di negeri ini, maka akan banyak yang tidak bertepuk tangan pula saat ketiga orang itu dihukum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

