Tulisan ini tidak bermaksud untuk membuat heboh, tapi hanya untuk menyajikan beberapa fakta dan isu pembanding terhadap rekam jejak dari Inu Kencana dan tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mendukung keberadaan IPDN. Tapi penting untuk mengetahui sepak terjang dari Inu Kencana di IPDN
Isu
Menurut hasil evaluasi dari Tim Evaluasi IPDN, Inu Kencana pernah melakukan kekerasan saat menjadi pengasuh
Buku IPDN Undercover memuat tulisan yang tidak bisa divalidasi kebenarannya terutama soal perilaku seksual di IPDN
Fakta
Inu Kencana tidak mau bersaksi dalam kasus kekerasan yang menimpa Eri Rachman di Pengadilan dengan alasan pergi keluar kota.
Inu Kencana juga tidak mau bersaksi atas kasus kekerasan yang menimpa Wahyu Hidayat di Pengadilan










Dewa Dewi
Agustus 6, 2007
Moga kasus IPDN berakhir sesuai hukum.
julfan
Agustus 7, 2007
semoga ya….
anggara
Agustus 7, 2007
@dewa dewi dan julfan
semoga juga yaa
mazrahmanz
Agustus 8, 2007
salam hormat…
terima kasih atas infonya..
dan kayaknya kita semua juga harus tahu bagaimana sesungguhnya sosok inu dimata mahasiswanya???
anggara
Agustus 9, 2007
@mazrahman
you’re welcome
Birokrat Indonesia
Agustus 9, 2007
Saya pernah jadi bagian dari “Sistem Besar” ini, hampir 20 tahun, IPDN=STPDN ini hanya sebagai salah satu “Sub-sistem” dari “Sistem Besar” tsb.
Untuk memahami Isu & Fakta tsb di atas, dalam melihat sistem ini wajib hukumnya juga menggunakan dimensi Sosiologi Birokrasi/Pemerintahan, Psikologi Birokrasi/Pemerintahan, dan Budaya Birokrasi/Pemerintahan.
Dengan menggunakan sekurangnya 3 dimensi tsb di atas, kita baru bisa memahami Isu dan Fakta tsb di atas secara komprehensif dalam konstelasi seting saat itu dan saat sekarang ini.
Oleh karena itu, usulan saya memang kontrovesial dan paradoksal, yaitu JANGAN BUBARKAN SEKOLAH DINAS SEMACAM itu, karena ada 2 alasan mendasar:
1. Sekolah itu kan, center of excellent, moral force & intelectual force, sehingga bisa menjadi main gate of change Sistem pemilik sekolah itu, karena sebagai Sub-sistem.
2. Berkaitan dengan no.1 di atas, Sekolah itu juga bisa dilihat seperti Etalase dari Toko Sistem itu. Kalau mau lihat Sistem itu, maka lihatlah Etalasenya sebagai indikator penting. Like Father Like Son!
Salam,
http://IPDNWatch.wordpress.com/
wisnuwardhana
Agustus 9, 2007
bener , gak usah dibubarin sekolahnya , tapi :
1. bubarkan semua unsur dan elemen yang sekarang ada di stpdn , dari dosen , pengasuh , rektor , pokoknya semua manusia yg pernah berada di rezim kekerasan itu ,
2. gak sah terima taruna baru lagi , sterilkan 2 – 3 tahun , jadi stpdn dalam keadaan kosong dalam 1 tahun penuh.
3. pilih kembali semua elemen dan taruna dan sitem yang dirancang dan di publish di media, mulai lembaran baru lagi dengan keadaan bersih tanpa ada satu orang pun yg teracuni keadaan stpdn sekarang.
4. semoga sinar terang itu akan hadir kembali di kampus pencetak birokrat kita. amien
anggara
Agustus 10, 2007
@birokrat indonesia dan dhana
terima kasih atas urun pendapatnya
wannabe
Agustus 20, 2007
anda sangat tidak fair, kenapa?… karena anda hanya membahas kekurangan dan anda hanya menuliskan ketidaksukaan anda. birokrat indonesia yang sangat tidak berwibawa….!!!
padahal jelas sekali kebejatan yang sudah dilakukan oleh IPDN tapi anda tidak mengulas…. dan saya sangat menghargai sepak terjang pak inu…..
anggara
Agustus 22, 2007
@wannabe
saya sudah ulas koq pak, coba tengok postingan saya yang lain, saya hanya ingin memberikan nuansa lain soal rekam jejak Inu. BTW saya pernah menjadi salah satu kuasa hukum untuk Keluarga Erie Rachman, mahasiswa STPDN yang meninggal sebelum Wahyu Hidayat.
fery heryawan
September 22, 2007
Bekukan seluruh aktivitas IPDN, transfer praja IPDN ke PTN/PTS biasa sambil menunggu perombakan sistem di IPDN
fenny
Oktober 2, 2007
salam hormat….
saya pernah hidup di lingkungan praja sebagai capra di jatingor, namun sayangnya saya gagal menuntut ilmu di sana..saya sangat tidak setuju IPDN dibubarkan..buat para praja tolong dunks bikin nama IPDN harum lagi. tunjukkan bahwa oknum-oknum yang membuat nama IPDN jadi seperti ini jera dengan semua perbuatannya…aku selalu mendukung IPDN..IPDN its my dream that never come true but i will love IPDN forever….
fen
Oktober 2, 2007
mohon IPDN diperjuangkan ya…. SEMANGAT!!!
anggara
Oktober 3, 2007
@feri, fenny, dan fen
terima kasih atas urun pendapatnya yaa
H Rhoma
Oktober 3, 2007
Solusi terbaik= udah bubarin aja IPDN / STPDN
Apa sih kontribusi institusi ini buat bangsa dan masyarakat ??!!
Calon pimpinan yg layak dicontoh? None
Birokrat yg punya pengetahuan luas? gak pernah denger tuh di forum2 seminar
Tolong dong kalo ada yg bisa kasih tau siapa lulusannya yg punya andil buat pembangunan negara? yg dihujat masy malah byk
kesimpulan nya lbh byk MUDHARAT nya drpd MANFAAT
So dibubarkan adalah jalan terbaik, mdh2an Tuhan meridhoi, memberikan ampunan dan kebaikan buat bangsa ini di masa yad.
mahenn
Juli 13, 2009
mudharat???wahai manusia yg sempurna….kalo kmu masi single tolong tanyakan sama orang tua mu apa semua yg di berikan itu HALAL???klo kmu sudah berkelurga tolong ingat apa kamu bisa memastikan nafkah yg kamu berikan 100% HALAL???
none dan tidak pernah terdengar di forum2???????
memangnya forum yg biasa kamu hadiri itu forum apa??forum tukang dakwah di TV2 yang akhirnya memutuskan beristri dua dengan alasan sunah Rasul?
yang dihujat???yang sudah menjabat? tanya dolo dounk dia lulusa mana GOBLOKKK…stpdn baru dari tahun 90an…angkatan pertama baru selesai tahun 95 dan tidak langsung menjadi pejabat..tolong anda pandai berhitung dan menganalisa dounk….
semoga anda
anggara
Juli 16, 2009
@mahenn
terima kasih atas pendapatnya
anggara
Oktober 4, 2007
@rhoma
terima kasih atas komentarnya
denovan
November 13, 2008
buat h.rhoma setiap sesuatu punya bnyak sisi untuk dilihat.ketika seseorang hanya ingin melihat disatu sisi tanpa keinginan untuk me lihat disisi lain yang terjadi adlah sebuah kesan yang tidak lengkap yg akan dtangkap..sy adlah seorng alumni prja stpdn.dan tak dpt sy pungkiri stpdn tlah bnyak memberi makna dlam hdup sy..baik hitam maupun putih..dan seperti yg terjadi didalam seluruh kehidupan manusia dimuka bumi adalah dihadapkan pada banyak pilihan tergntung dari manusia itu sendiri,, sy tau bnyak deviasi yg dlkukan oleh praja diluar sistem yang telah ditentukan tapi bukan berarti dilakukan oleh semua praja karena ada lebih dari 4000 prja dkmpus yg semuanya mempunyai pikiran sendiri-sendiri..mungkin tidak akan banyak diangkat oleh media sisi-sisi “manis ” yang ada d kampus sy..slh satu cntohny ad sy adalah mntan anggta rohis yg akan ckup respek dgn senior yg setia membimbing jniorny kpd kbaikan , bangga melihat mereka mengjrkan jauhi khlwat, pcran, dan pntngny jlbab kpd jniorny dtengah gncar isu seks bebas bahkan nakoba.,and sndri blum prnah dgr kn , bgaimana and bs menjudge bhw tak pernah anda dgr tak ada purna praja yg jmlhny skrg mgkin hmpir 20.000 an yg mlkukan hal yang sprti anda ktkan td..sy manusia biasa yg jg bs sakit ketika diri dan orang2 yang dicintai disakiti….
Stabilisator Negara
Februari 19, 2009
To H-Tae Rhoma; Loe kok Goblok Banget sih Rhoma, kepala loe isinya Otak apa Taaee sih!!!, makanya jangan nongkrong melulu didepan Computer sekali2 deh ke pelosok2 daerah indonesia ini biar loe tau apa kerjaan Lulusan IPDN didaerah sana yang di TV dan media itu kan yang sukses2 aja yg di pelosok jarang disorot paling2 yg disorot berita yg baik2 aja misalnya naiknya angka kemiskinan. Biar loe tau ya Makna menjadi Ujung Tombak itu yg bagaimana…, berani gak loe ke pelosok, paling2 loe hobinya ke Dugem, ngenet and esek2 dasar loe bajingan tengik Mental krupuk taunya cuma kritik ngomong cank,cenk,conk kerjaan kurang, persis kaya Burung Beo, Banci kaleng loe.
jack
Juni 11, 2010
luna maya mau jadi praja IPDN