<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Contoh Gugatan Perceraian</title>
	<atom:link href="http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/</link>
	<description>A Journey of Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 16:43:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: drs Muhaddin</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23173</link>
		<dc:creator><![CDATA[drs Muhaddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 00:06:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23173</guid>
		<description><![CDATA[Bapak Anggara...tolong dikirimkan contoh surat Ijin Melakukan Perceraian dari Kantor/Instansi.
 Trima kasih...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bapak Anggara&#8230;tolong dikirimkan contoh surat Ijin Melakukan Perceraian dari Kantor/Instansi.<br />
 Trima kasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aisyah</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23073</link>
		<dc:creator><![CDATA[aisyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 03:34:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23073</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu&#039;alaikum pak. Suami sy Warga negara Pakistan dan sdh tiga thn dia kembali ke negara asalnya krn visa tinggal di Indonesia sdh habis, sampai sekarang dia jg belum kembali ke Indonesia. kami memiliki satu orang anak. Semenjak dia pergi, dia sama sekali tdk memberikan nafkah dan dua tahun yang lalu dia sempat menalak sy lewat sms. Dia menuliskan kata cerai sebanyak tiga kali dengan niat utk menjatuhkan talak tiga ke sy. Yg sy ingin tanyakan, jika sy ingin menggugat cerai suami sy tanpa melalui kuasa hukum, berapa uang yg harus sy siapkan utk mengurus proses perceraian hingga tuntas. Trmksh banyak atas perhatian bapak. Wass.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum pak. Suami sy Warga negara Pakistan dan sdh tiga thn dia kembali ke negara asalnya krn visa tinggal di Indonesia sdh habis, sampai sekarang dia jg belum kembali ke Indonesia. kami memiliki satu orang anak. Semenjak dia pergi, dia sama sekali tdk memberikan nafkah dan dua tahun yang lalu dia sempat menalak sy lewat sms. Dia menuliskan kata cerai sebanyak tiga kali dengan niat utk menjatuhkan talak tiga ke sy. Yg sy ingin tanyakan, jika sy ingin menggugat cerai suami sy tanpa melalui kuasa hukum, berapa uang yg harus sy siapkan utk mengurus proses perceraian hingga tuntas. Trmksh banyak atas perhatian bapak. Wass.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hendri</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23058</link>
		<dc:creator><![CDATA[hendri]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 09:00:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23058</guid>
		<description><![CDATA[jika gugatan yang diajukan istri ke pengadilan agama dan sudah didaftarkan sampai dengan ada pemanggilan ke kedua belah pihak, tetapi setelah diteliti ternyata tanda tangan di surat gugatan dipalsukan (bukan tanda tangan istri yang sebenarnya) apakah gugatan itu sah ? dan apa yang harus dilakukan ? terima kasih sebelumya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jika gugatan yang diajukan istri ke pengadilan agama dan sudah didaftarkan sampai dengan ada pemanggilan ke kedua belah pihak, tetapi setelah diteliti ternyata tanda tangan di surat gugatan dipalsukan (bukan tanda tangan istri yang sebenarnya) apakah gugatan itu sah ? dan apa yang harus dilakukan ? terima kasih sebelumya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ferdi darma putra</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23048</link>
		<dc:creator><![CDATA[ferdi darma putra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 12:13:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23048</guid>
		<description><![CDATA[sy sdh pisah ama istri sy selama 6 thn kami menikah dijakarta dia pulang keaceh sy plg kemakassar pertanyaannya apakah sy bisa mengurus cerai dimakassar..dan aku tdk tahu alamatnya diaceh]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sy sdh pisah ama istri sy selama 6 thn kami menikah dijakarta dia pulang keaceh sy plg kemakassar pertanyaannya apakah sy bisa mengurus cerai dimakassar..dan aku tdk tahu alamatnya diaceh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Meireza Yanti</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23005</link>
		<dc:creator><![CDATA[Meireza Yanti]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Dec 2011 11:53:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-23005</guid>
		<description><![CDATA[saya pun berumah tangga dan sekarang tengah berpisah secara baik baik ..tetapi surat cerai belum di urus...untuk keamanan ke dua belah pihak kami ingin membuat surat perjanjian bagaimana cara membuat surat perjanjian nya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pun berumah tangga dan sekarang tengah berpisah secara baik baik ..tetapi surat cerai belum di urus&#8230;untuk keamanan ke dua belah pihak kami ingin membuat surat perjanjian bagaimana cara membuat surat perjanjian nya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rahma</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22986</link>
		<dc:creator><![CDATA[rahma]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 07:39:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22986</guid>
		<description><![CDATA[pak saya berniat ingin menggugat cerai kepada suami saya karena dia selalu kasar dan main pukul, saya juga sudah tidak ada kecocokan, saya tidak pernah dihargai selayaknya sebagai istri. saya baru menikah 3 bln yang lalu.hari-hari saya penuh dengan pertengkaran.suami saya tidak bekerja dan apabila saya meminta dia uang saya selalu dikasari dan dimarahi.pertanyaan saya, apakah gugatan saya ini masuk akal?apakah dia suami yang bertanggung jawabb......?? terimakasih]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak saya berniat ingin menggugat cerai kepada suami saya karena dia selalu kasar dan main pukul, saya juga sudah tidak ada kecocokan, saya tidak pernah dihargai selayaknya sebagai istri. saya baru menikah 3 bln yang lalu.hari-hari saya penuh dengan pertengkaran.suami saya tidak bekerja dan apabila saya meminta dia uang saya selalu dikasari dan dimarahi.pertanyaan saya, apakah gugatan saya ini masuk akal?apakah dia suami yang bertanggung jawabb&#8230;&#8230;?? terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: beni</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22938</link>
		<dc:creator><![CDATA[beni]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Dec 2011 16:37:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22938</guid>
		<description><![CDATA[mau tanya dong mas..???
apa benar seorang laki2 bisa mncaeraikan istrinya dan dianggap sah tanpa melalui proses pengadilan agama hanya dengan mengirim surat kepada istrinya yang isinya menyatakan bahwa sudah tidak ada kecocokan dlam rumah tangga&amp;dlam jangka waktu tertentu sudah tidak bisa menafkahi lahir&amp;bthin,serta menguasakan sepenuhnya kpada istri&amp;kluarganya jika suatu saat istri ingin menikah lagi dengan laki2 lain..!!!

mohon penjelasannya mas......Trimakasih...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau tanya dong mas..???<br />
apa benar seorang laki2 bisa mncaeraikan istrinya dan dianggap sah tanpa melalui proses pengadilan agama hanya dengan mengirim surat kepada istrinya yang isinya menyatakan bahwa sudah tidak ada kecocokan dlam rumah tangga&amp;dlam jangka waktu tertentu sudah tidak bisa menafkahi lahir&amp;bthin,serta menguasakan sepenuhnya kpada istri&amp;kluarganya jika suatu saat istri ingin menikah lagi dengan laki2 lain..!!!</p>
<p>mohon penjelasannya mas&#8230;&#8230;Trimakasih&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: febi</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22893</link>
		<dc:creator><![CDATA[febi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 16:46:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22893</guid>
		<description><![CDATA[ass...
pak sya sudah 1thn mnikah dan mempunyai 1org ank. sblm sya mnikah org tua dr suami sya tidak setuju kl kami mnikah,dan akhirnya suami sya memilih untuk nikah tnpa sepengetahuan keluarganya,dengan perjanjian setelah kami menikah akan memberi tau keluarganya.
tp setelah beberapa bln kami menikah smpai sya hmil suami sya tdk mmberi tau kluarga nya dan tetap merahasiakan nya smpai akhirnya sya nekat menghubungi keluarga nya dan memberi tau kl kami sdh menikah, semua kluarga dan org tua nya ttp tdk mau mnerima sya jd menantunya dn sya di hina kluarganya smpai akhrnya suami sya memarahi sya dan dia langsung mnjatuhkan talak3 dwktu sya sedang hamil.tp mnrut yg sya ktahui kl memberi talak pd istri sdng hmil tdk sah.stelah bbrpa mnggu kmudian kami baikan dan mnjlni hr2 sprti biasa lg.smpai klhiran ank kami. skrg stlh ank kmi brsia 8 bln,sya mlah dituduh selingkuh yg pstinya sy tdk prnh melakukan nya dn dy bilng sm sya kl sya mau cerai sya disuruh mengurus srt perceraian nya,dn dy akn mnyetujuinya,pdhal sya tdk prnh minta cerai,dn prkataan nya itu sdh sering di smpai kan pd sya diwktu kami sdng ada mslh. pertanyaan sya
1. apa stelh dy mnjtuhkan talak 3 diwktu sya hmil itu sya sdh tdk sah jdi istri nya lg?
sdngkan sya sdh mnjlni hbungan sperti biasa lg...
2. stelah dy mnyuruh sya mngurus srt cerai dan dy mau mnetujui prceraian itu, apa itu bs di katakan dy sdh mnjatuh kan talak pda sya?
3.gmn langkah2 dr awl smpai akhr mngurus perceraian dr pihak istri?

mhon bantuan dan jawaban nya ya pak....]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass&#8230;<br />
pak sya sudah 1thn mnikah dan mempunyai 1org ank. sblm sya mnikah org tua dr suami sya tidak setuju kl kami mnikah,dan akhirnya suami sya memilih untuk nikah tnpa sepengetahuan keluarganya,dengan perjanjian setelah kami menikah akan memberi tau keluarganya.<br />
tp setelah beberapa bln kami menikah smpai sya hmil suami sya tdk mmberi tau kluarga nya dan tetap merahasiakan nya smpai akhirnya sya nekat menghubungi keluarga nya dan memberi tau kl kami sdh menikah, semua kluarga dan org tua nya ttp tdk mau mnerima sya jd menantunya dn sya di hina kluarganya smpai akhrnya suami sya memarahi sya dan dia langsung mnjatuhkan talak3 dwktu sya sedang hamil.tp mnrut yg sya ktahui kl memberi talak pd istri sdng hmil tdk sah.stelah bbrpa mnggu kmudian kami baikan dan mnjlni hr2 sprti biasa lg.smpai klhiran ank kami. skrg stlh ank kmi brsia 8 bln,sya mlah dituduh selingkuh yg pstinya sy tdk prnh melakukan nya dn dy bilng sm sya kl sya mau cerai sya disuruh mengurus srt perceraian nya,dn dy akn mnyetujuinya,pdhal sya tdk prnh minta cerai,dn prkataan nya itu sdh sering di smpai kan pd sya diwktu kami sdng ada mslh. pertanyaan sya<br />
1. apa stelh dy mnjtuhkan talak 3 diwktu sya hmil itu sya sdh tdk sah jdi istri nya lg?<br />
sdngkan sya sdh mnjlni hbungan sperti biasa lg&#8230;<br />
2. stelah dy mnyuruh sya mngurus srt cerai dan dy mau mnetujui prceraian itu, apa itu bs di katakan dy sdh mnjatuh kan talak pda sya?<br />
3.gmn langkah2 dr awl smpai akhr mngurus perceraian dr pihak istri?</p>
<p>mhon bantuan dan jawaban nya ya pak&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nora</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22865</link>
		<dc:creator><![CDATA[nora]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Nov 2011 12:27:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22865</guid>
		<description><![CDATA[mohon bantuan pak,saya berniat menggugat cerai suami yang telah berselingkuh selama kr2 3 tahun.saya sudah berkali2 memaafkan dengan harapan dia bisa berubah.Ternyata harapan saya sia sia.Tetapi setiap saya mengusulkan perceraian dia marah2 dan berjanji untuk menyudahi perselingkuhannya.Bagaimana agar niat saya bercerai bisa terlaksana tapi dengan cara baik tidak ada keributan mengingat ada anak yang harus sy jaga perasaannya?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon bantuan pak,saya berniat menggugat cerai suami yang telah berselingkuh selama kr2 3 tahun.saya sudah berkali2 memaafkan dengan harapan dia bisa berubah.Ternyata harapan saya sia sia.Tetapi setiap saya mengusulkan perceraian dia marah2 dan berjanji untuk menyudahi perselingkuhannya.Bagaimana agar niat saya bercerai bisa terlaksana tapi dengan cara baik tidak ada keributan mengingat ada anak yang harus sy jaga perasaannya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: khrsis</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22786</link>
		<dc:creator><![CDATA[khrsis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 03:17:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22786</guid>
		<description><![CDATA[mohon bantuan...
jika hak perwalian  jatuh ketangan ibu dan si bapak membawah anak pergi keluar pulau untuk bekerja dan menetap disana, apa termasuk denagan penculikan..?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon bantuan&#8230;<br />
jika hak perwalian  jatuh ketangan ibu dan si bapak membawah anak pergi keluar pulau untuk bekerja dan menetap disana, apa termasuk denagan penculikan..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: harsian</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22772</link>
		<dc:creator><![CDATA[harsian]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 07:05:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22772</guid>
		<description><![CDATA[mas bs minta tolong gak .
buatin surat kesepakatan antara pihak perempuan ke pihak laki2 ,critanya si suami ini orangnya tidak bertanggung jawab sebagai imam dalam rumah tangga,trus si suami da nikah lagi ama  perempuan yg lain dan da punya anak juga dari istri keduanya tp ngak tau karna apa persoalan nya dia pun ninggalin si perempuan/istri keduanya itu.sekarang dia mau minta balikan lagi ama istri pertamanya karna sekarang istri pertamanya da punya sedikit rejeki.
yang saya minta ama mas bisa gak bantuin buat surat pernyataan klo sewaktu2 sisuami melakukan penyelewengan dan juga KDRT terhadap si istri agar sisuami bisa di hukum dengan seadil2nya.
trus yang menjadi penanggung jawab akan keluarga nya itu kan orang tuanya silaki2 juga tapi klo nantinya orang tuanya itu juga tidak bisa bertanggung jawab akan kerukunan keluarga anaknya itu orang tua si laki2 juga akan di kenakan sangsi sesuai undang2 yg berlaku karna orang tua si laki2 yang meminta keras biar keluarga si perempuan mengijinkan si istri tersebut di bawa ke rumah pihak laki2...
sertakan juga pasal2 dalam UU yang bisa memberatkan hukuman terhadap keluarga si laki2 da terhadap si suami tersebut...
tolong ya ma soalnya ni penting X....
sebelumnya trima kasih ya mas.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas bs minta tolong gak .<br />
buatin surat kesepakatan antara pihak perempuan ke pihak laki2 ,critanya si suami ini orangnya tidak bertanggung jawab sebagai imam dalam rumah tangga,trus si suami da nikah lagi ama  perempuan yg lain dan da punya anak juga dari istri keduanya tp ngak tau karna apa persoalan nya dia pun ninggalin si perempuan/istri keduanya itu.sekarang dia mau minta balikan lagi ama istri pertamanya karna sekarang istri pertamanya da punya sedikit rejeki.<br />
yang saya minta ama mas bisa gak bantuin buat surat pernyataan klo sewaktu2 sisuami melakukan penyelewengan dan juga KDRT terhadap si istri agar sisuami bisa di hukum dengan seadil2nya.<br />
trus yang menjadi penanggung jawab akan keluarga nya itu kan orang tuanya silaki2 juga tapi klo nantinya orang tuanya itu juga tidak bisa bertanggung jawab akan kerukunan keluarga anaknya itu orang tua si laki2 juga akan di kenakan sangsi sesuai undang2 yg berlaku karna orang tua si laki2 yang meminta keras biar keluarga si perempuan mengijinkan si istri tersebut di bawa ke rumah pihak laki2&#8230;<br />
sertakan juga pasal2 dalam UU yang bisa memberatkan hukuman terhadap keluarga si laki2 da terhadap si suami tersebut&#8230;<br />
tolong ya ma soalnya ni penting X&#8230;.<br />
sebelumnya trima kasih ya mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: desy</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22767</link>
		<dc:creator><![CDATA[desy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 13:40:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22767</guid>
		<description><![CDATA[mhon dbantu..
karna saia takut jika saia mnikah lagi akn trjdi mslh dkmudian hari...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mhon dbantu..<br />
karna saia takut jika saia mnikah lagi akn trjdi mslh dkmudian hari&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: desy</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22766</link>
		<dc:creator><![CDATA[desy]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Nov 2011 13:37:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22766</guid>
		<description><![CDATA[pak mhon bantuan&#039;a...
saia wanita 26 thun hindu,, saia sdah mlkukan perceraian secara adatdbali, dn tlh mndapatkan surat kterangan cerai d dmisili tmpat saia tinggal. mslahnya scara hukum saia blum mgjukan perceraian dpngadilan, apkah bleh saia mnkah tnpa adanya akta cerai itu???? dan bgaimana tatacara mngjukan gugatan cerai tnpa mmkai pngacara,,karna saia trbentur biaya ... mhon pnjelasan&#039;a..]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak mhon bantuan&#8217;a&#8230;<br />
saia wanita 26 thun hindu,, saia sdah mlkukan perceraian secara adatdbali, dn tlh mndapatkan surat kterangan cerai d dmisili tmpat saia tinggal. mslahnya scara hukum saia blum mgjukan perceraian dpngadilan, apkah bleh saia mnkah tnpa adanya akta cerai itu???? dan bgaimana tatacara mngjukan gugatan cerai tnpa mmkai pngacara,,karna saia trbentur biaya &#8230; mhon pnjelasan&#8217;a..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sarip hidayat</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22755</link>
		<dc:creator><![CDATA[sarip hidayat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 17:23:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22755</guid>
		<description><![CDATA[maaf pak..ada yang kurang.
kalo di wakilkan itu apa saya harus membuat surat kuasa atau bagaimana, dan bagaimana bunyinya.
terima kasih..]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf pak..ada yang kurang.<br />
kalo di wakilkan itu apa saya harus membuat surat kuasa atau bagaimana, dan bagaimana bunyinya.<br />
terima kasih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sarip hidayat</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22754</link>
		<dc:creator><![CDATA[sarip hidayat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 17:18:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22754</guid>
		<description><![CDATA[mohon  bantuannya pak..
saya seorang pelaut yang di gugat cerai istri saya,Yang jadi masalah jadwal sidang yang tidak dapat saya hadiri sedangkan saya berkeinginan menghadiri mengingat ada keinginan yang saya sampaikan di sidang mengenai anak. supaya suatu hari nanti saya tidak di halang2i bila ingin bertemu anak saya.yang mau tanyakan..
1.apakah dalam sidang itu saya bisa di wakilkan oleh salah satu kel.saya.
2.apa yang sebaiknya saya lakukan supaya saya dapat menyampaikan keinginan saya itu.
terima kasih pak..]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon  bantuannya pak..<br />
saya seorang pelaut yang di gugat cerai istri saya,Yang jadi masalah jadwal sidang yang tidak dapat saya hadiri sedangkan saya berkeinginan menghadiri mengingat ada keinginan yang saya sampaikan di sidang mengenai anak. supaya suatu hari nanti saya tidak di halang2i bila ingin bertemu anak saya.yang mau tanyakan..<br />
1.apakah dalam sidang itu saya bisa di wakilkan oleh salah satu kel.saya.<br />
2.apa yang sebaiknya saya lakukan supaya saya dapat menyampaikan keinginan saya itu.<br />
terima kasih pak..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ummu</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22749</link>
		<dc:creator><![CDATA[ummu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 09:14:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22749</guid>
		<description><![CDATA[pak anggara.
ada seorang istri yang ingin mengajukan gugatan cerai. dia seorang PNS baru dan belum mendaftarkan perkawinannya. dan ketika dia menikah pekerjaanya tidak ditulis dalam buku nikah. apakah tetap harus meminta ijin terlebih dahulu kepada pejabat? apa boleh langsung mengajukan ke PA? mohon jawabanya, trimakasih]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak anggara.<br />
ada seorang istri yang ingin mengajukan gugatan cerai. dia seorang PNS baru dan belum mendaftarkan perkawinannya. dan ketika dia menikah pekerjaanya tidak ditulis dalam buku nikah. apakah tetap harus meminta ijin terlebih dahulu kepada pejabat? apa boleh langsung mengajukan ke PA? mohon jawabanya, trimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rukman</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22714</link>
		<dc:creator><![CDATA[rukman]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 02:35:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22714</guid>
		<description><![CDATA[pak anggara saya seorang pegawai negeri sipil yg berusia 32 tahun, ingin menggugat cerai istri saya karn kami sudah 6 (Enam) tahun menikah belum juga di karuniai anak, padahal saya sudah berusaha membawa istri saya berobat tapi sampai sekarang belum berhasil..! kemudian istri saya mempunyai kelainan haid, biasa klu haid tiga, empat bulan sekali bahkan biasa sampai 7 bulan baru haid..
yang mau saya tanyakan....:  gimana caranya membuat surat cerai ke atasan saya..?
klau bisa sekalian contoh suratnya..!
terima kasih..!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak anggara saya seorang pegawai negeri sipil yg berusia 32 tahun, ingin menggugat cerai istri saya karn kami sudah 6 (Enam) tahun menikah belum juga di karuniai anak, padahal saya sudah berusaha membawa istri saya berobat tapi sampai sekarang belum berhasil..! kemudian istri saya mempunyai kelainan haid, biasa klu haid tiga, empat bulan sekali bahkan biasa sampai 7 bulan baru haid..<br />
yang mau saya tanyakan&#8230;.:  gimana caranya membuat surat cerai ke atasan saya..?<br />
klau bisa sekalian contoh suratnya..!<br />
terima kasih..!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: linda</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22692</link>
		<dc:creator><![CDATA[linda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 10:29:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22692</guid>
		<description><![CDATA[sore,, mas,, bisa minta tolong gak.. abang saya ingin membuat pernyataan bahwa tidak ada lagi hubungan suami istri.. mereka menikah secara gereja dan tidak disahkan pengadilan sekarang mereka sudah pisah..  sekarang mereka ingin membuat surat pernyataan bahwa tidak ada lagi hubungan suami istri... minta tolong ya mas bentuk suratnya bagai mana terima kasih]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sore,, mas,, bisa minta tolong gak.. abang saya ingin membuat pernyataan bahwa tidak ada lagi hubungan suami istri.. mereka menikah secara gereja dan tidak disahkan pengadilan sekarang mereka sudah pisah..  sekarang mereka ingin membuat surat pernyataan bahwa tidak ada lagi hubungan suami istri&#8230; minta tolong ya mas bentuk suratnya bagai mana terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: andri</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22691</link>
		<dc:creator><![CDATA[andri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 02:53:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22691</guid>
		<description><![CDATA[apa yang resiko terjadi jika suami sebagai tergugat tidak hadir dalam persidangat gugat cerai sang istri]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa yang resiko terjadi jika suami sebagai tergugat tidak hadir dalam persidangat gugat cerai sang istri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22617</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 10:18:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22617</guid>
		<description><![CDATA[@aisyah

Silahkan ajukan gugatan cerai, karena salah satu alasan yg dibenarkan karena adanya ketidak harmonisan secara terus menerus sehingga tujuan perkawinan malah tidak tercapai]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@aisyah</p>
<p>Silahkan ajukan gugatan cerai, karena salah satu alasan yg dibenarkan karena adanya ketidak harmonisan secara terus menerus sehingga tujuan perkawinan malah tidak tercapai</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22616</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 10:16:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22616</guid>
		<description><![CDATA[@rully
Silahkan diajukan ke Pengadilan bukti2 yang anda punya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@rully<br />
Silahkan diajukan ke Pengadilan bukti2 yang anda punya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22614</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 10:12:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22614</guid>
		<description><![CDATA[@Edi Purwanto

Jika waktu itu sudah dimintakan soal harta gono gini dan ada putusan pengadilannya, cukup dimintakan eksekusi.

Namun, jika belum ada, harus daftar gugatan baru untuk minta harta bersama]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Edi Purwanto</p>
<p>Jika waktu itu sudah dimintakan soal harta gono gini dan ada putusan pengadilannya, cukup dimintakan eksekusi.</p>
<p>Namun, jika belum ada, harus daftar gugatan baru untuk minta harta bersama</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22612</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 10:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22612</guid>
		<description><![CDATA[@mekahmedinah
Silahkan datang ke Pengadilan Agama di tempat kedudukan istri anda, dan sampaikan ke panitera pengadilan kalau anda ingin mengajukan cerai talak]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mekahmedinah<br />
Silahkan datang ke Pengadilan Agama di tempat kedudukan istri anda, dan sampaikan ke panitera pengadilan kalau anda ingin mengajukan cerai talak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22611</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 10:05:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22611</guid>
		<description><![CDATA[@dwi purwo
Bisa saja ada gugatan pembatalan perkawinan, jika syarat2 perkawinan tidak dipenuhi. Dalam kasus andan tidak ada syarat perkawinan yg dilanggar, maka tidak bisa dilakukan]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@dwi purwo<br />
Bisa saja ada gugatan pembatalan perkawinan, jika syarat2 perkawinan tidak dipenuhi. Dalam kasus andan tidak ada syarat perkawinan yg dilanggar, maka tidak bisa dilakukan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22608</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 09:54:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22608</guid>
		<description><![CDATA[@supanadi

Sepanjang putusan sudah berkekuatan hukum tetap, maka tak ada halangan untuk menikah lagi]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@supanadi</p>
<p>Sepanjang putusan sudah berkekuatan hukum tetap, maka tak ada halangan untuk menikah lagi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: supanadi</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22545</link>
		<dc:creator><![CDATA[supanadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Sep 2011 00:43:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22545</guid>
		<description><![CDATA[pak saya mau menikah lagi setelah cerai resmi scr hkm baru 1bulan bisa nggak pak..bgmn crny..trm ksh                                                                                                                                                                                                                                                 regard&#039;s]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak saya mau menikah lagi setelah cerai resmi scr hkm baru 1bulan bisa nggak pak..bgmn crny..trm ksh                                                                                                                                                                                                                                                 regard&#8217;s</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dwi purwo</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22530</link>
		<dc:creator><![CDATA[dwi purwo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2011 02:32:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22530</guid>
		<description><![CDATA[pak anggara yth,saya mau tanya apakah seorang anak dapat menggugat perkawinan dr orangtuanya (ayah kandung dengan ibu tiri)?  mohon petunjuk dan sarannya,karena kita semua anak-anak sangat tidak suka dengan kelakuan ibu tiri yang sudah diluar batas wajar dan tidak punya etika.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak anggara yth,saya mau tanya apakah seorang anak dapat menggugat perkawinan dr orangtuanya (ayah kandung dengan ibu tiri)?  mohon petunjuk dan sarannya,karena kita semua anak-anak sangat tidak suka dengan kelakuan ibu tiri yang sudah diluar batas wajar dan tidak punya etika.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mekahmedinah</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22523</link>
		<dc:creator><![CDATA[mekahmedinah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Sep 2011 16:56:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22523</guid>
		<description><![CDATA[mohon di bantu.
saya maulana asmorondhalu..
istri saya minta cerai pak tapi saya tidak tau cara mengguat atau cara untuk mengajukan cerai saya mohon bantuanya,,]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon di bantu.<br />
saya maulana asmorondhalu..<br />
istri saya minta cerai pak tapi saya tidak tau cara mengguat atau cara untuk mengajukan cerai saya mohon bantuanya,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Edi Purwanto</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22502</link>
		<dc:creator><![CDATA[Edi Purwanto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Aug 2011 19:45:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22502</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Pak Anggara, mohon petunjuknya. Saudara Istri saya mengajukan Gugatan cerai kepada suaminya . dan sudah dikabulkan dan dikeluarkan surat cerainya (tanpa kehadiran suami karena selama 3 kali berturut turut dalam surat pemanggilan  tidak datang). Yang ingin saya tanyakan langkah hukum apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan hak atas harta Gono gini dan bagaimana jika suami bersikekeh untuk menguasai harta ( Rumah) dan tidak mau diajak untuk menyelesaikan secara secara kekeluargaan. mohon pencerahannya.Wassalam]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Pak Anggara, mohon petunjuknya. Saudara Istri saya mengajukan Gugatan cerai kepada suaminya . dan sudah dikabulkan dan dikeluarkan surat cerainya (tanpa kehadiran suami karena selama 3 kali berturut turut dalam surat pemanggilan  tidak datang). Yang ingin saya tanyakan langkah hukum apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan hak atas harta Gono gini dan bagaimana jika suami bersikekeh untuk menguasai harta ( Rumah) dan tidak mau diajak untuk menyelesaikan secara secara kekeluargaan. mohon pencerahannya.Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rully</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22499</link>
		<dc:creator><![CDATA[rully]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 11:37:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22499</guid>
		<description><![CDATA[Asslm Mas. saat ini saya sedang menjalani sidang perceraian,yg mana sudah tahap balasan surat gugatan dari istri..mengenai hak asuh anak istri minta haknya jatuh kepadanya.namun saya menemukan beberapa bukti berupa data percakapan via Yahoo messengger dan beberapa bukti lain yaitu istri berselingkuh dan mereka juga pernah berzina.mengacu pada (PP) Nomor 9 tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, tepatnya pada Pasal 19 bahwa Untuk alasan salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabuk, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya (sukar disembuhkan), pada umumnya akan mempengaruhi keputusan penjatuhan hak asuh anak, yang akan dilakukan Majelis Hakim. Meskipun pada umumnya hak asuh anak yang dibawah 12 tahun akan jatuh pada ibu, namun apabila dalam persidangan pihak istri terbukti melakukan perzinaan, hak asuh anak tersebut justru akan jatuh kepada pihak bapak. Sebab seorang istri yang telah terbukti melakukan tindakan amoral (berzina), di mata hukum tidak layak dipercaya untuk mengasuh dan mendidik anak.apakah saya dapat mengajukan bukti2 tersebut dipersidangan?mohon pencerahannya dari Mas...Wasslm...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asslm Mas. saat ini saya sedang menjalani sidang perceraian,yg mana sudah tahap balasan surat gugatan dari istri..mengenai hak asuh anak istri minta haknya jatuh kepadanya.namun saya menemukan beberapa bukti berupa data percakapan via Yahoo messengger dan beberapa bukti lain yaitu istri berselingkuh dan mereka juga pernah berzina.mengacu pada (PP) Nomor 9 tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, tepatnya pada Pasal 19 bahwa Untuk alasan salah satu pihak berbuat zina atau menjadi pemabuk, pemadat, penjudi, dan lain sebagainya (sukar disembuhkan), pada umumnya akan mempengaruhi keputusan penjatuhan hak asuh anak, yang akan dilakukan Majelis Hakim. Meskipun pada umumnya hak asuh anak yang dibawah 12 tahun akan jatuh pada ibu, namun apabila dalam persidangan pihak istri terbukti melakukan perzinaan, hak asuh anak tersebut justru akan jatuh kepada pihak bapak. Sebab seorang istri yang telah terbukti melakukan tindakan amoral (berzina), di mata hukum tidak layak dipercaya untuk mengasuh dan mendidik anak.apakah saya dapat mengajukan bukti2 tersebut dipersidangan?mohon pencerahannya dari Mas&#8230;Wasslm&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Agus Prajitno,SH</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22495</link>
		<dc:creator><![CDATA[Agus Prajitno,SH]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 13:16:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22495</guid>
		<description><![CDATA[Waduh....semakin hari artikelnya semakin mantap Bung, Terima kasih banyak atas update infonya di e-mail saya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Waduh&#8230;.semakin hari artikelnya semakin mantap Bung, Terima kasih banyak atas update infonya di e-mail saya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: aisyah</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22490</link>
		<dc:creator><![CDATA[aisyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 02:20:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22490</guid>
		<description><![CDATA[Pak, saya mau tanya bagaimana jika istri menuntut cerai karena dulu menikah dengan keterpaksaan, tapi, tidak bisa mengutarakan pada keluarga sehingga pernikahan pun akhirnya terjadi. Niat awalnya ibadah, berharap ada kebaikan di dalamnya. Ternyata selama 5 bulan dijalani perbedaan makin terlihat dan komunikasi pun tidak lancar. Yang saya tidak tahan adalah ketidakkonsistenan suami. Dia cenderung diam, tidak tegas, tidak peka. Bahkan, sampai saya ribut dengan orang tua dan saudara2 saya pun dia tetap diam (kami tingga di rumah orang tua saya sejak menikah), malah balik bertanya kesalahan dia apa, apa yang harus dia lakukan. Sekarang keluarga menganggap dia sosok yang benar, dan saya yang salah. Padahal saya yang menjalani. Apakah saya bisa melakukan gugatan dengan alasan seperti itu? Atau hanya dia yang bisa melakukan gugatan?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak, saya mau tanya bagaimana jika istri menuntut cerai karena dulu menikah dengan keterpaksaan, tapi, tidak bisa mengutarakan pada keluarga sehingga pernikahan pun akhirnya terjadi. Niat awalnya ibadah, berharap ada kebaikan di dalamnya. Ternyata selama 5 bulan dijalani perbedaan makin terlihat dan komunikasi pun tidak lancar. Yang saya tidak tahan adalah ketidakkonsistenan suami. Dia cenderung diam, tidak tegas, tidak peka. Bahkan, sampai saya ribut dengan orang tua dan saudara2 saya pun dia tetap diam (kami tingga di rumah orang tua saya sejak menikah), malah balik bertanya kesalahan dia apa, apa yang harus dia lakukan. Sekarang keluarga menganggap dia sosok yang benar, dan saya yang salah. Padahal saya yang menjalani. Apakah saya bisa melakukan gugatan dengan alasan seperti itu? Atau hanya dia yang bisa melakukan gugatan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rully</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22404</link>
		<dc:creator><![CDATA[Rully]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 05:07:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22404</guid>
		<description><![CDATA[Mas gimana konsep membuat surat pernyataan menolak gugatan perceraian yg diajukan oleh istri.karena majelis hakim meminta saya membuat surat tersebut.Terima kasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas gimana konsep membuat surat pernyataan menolak gugatan perceraian yg diajukan oleh istri.karena majelis hakim meminta saya membuat surat tersebut.Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hupartohuparto</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22377</link>
		<dc:creator><![CDATA[hupartohuparto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 05:30:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22377</guid>
		<description><![CDATA[Assml : Saya suami Umur 48 Th, dan istri saya 36 thn. (skrang Di Medan) kami mempunyai 3 orang anak. dan menikah karena dijodohkan. namun sya tetap berusaha menyukainya. bahkan sampai ketahuan Istri saya membawa laki2 tdr di rumah saya ( ketika saya kerja) Tetap saya diamin. hanya saya tegor supaya tdk diulangi lagi. tapi selalu ada masalah, dan kalau saya nasehati, malah mengadu ke saudaranya dan membawa rombonganke rumah saya untuk mengancam saya, dan saya hrus minta Maaf. dan kalau kami berdua, dia sering menghina saya, dgn mengatakan gaji saya tidak cukup untuk membiayai hidupnya, biarpun dia sendiri yg mengambil gaji saya di tmpat saya bekerja. dan karna sering ribut dan selalu dia bilang tidak tahan dirumah saya, dan minta cerai. ahirnya saya suruh dia pergi ke kampung halaman nya. (juga ats saran Pak RT pisah rumah ). dan kami sudah hampir 3 thn Pisah. saya dirumah sendirian (Plg), dia tinggal sama saudaranya di Mdn. Dan pada saat saya diminta istri saya datang mdn untuk mengurus surat cerai, dan saya datangin, eh didepan Saudaranya, dia malah mau baikan. saudaranya memaksa kami untuk tetap bersatu, saudaranya mengancam saya mau di kulitin. dan dibunuh, kalau tdk mau membawa istri saya kembali. (biarpun saudaranya tau kalau istri saya sudah selingkuh, dianggapnya itu hal biasa bkn jadi masalah. seolah2 tidak mau tahu bahkan bilang say tidak bertanggung jawab membiarkan istrisaya pergi dan tidak dijemput.) tapi saya tetap tdk  mau lagi, karan saya mengikuti kata2 istri saya yg minta diceraikan dan tdk pernah menghargai saya sebagai suami nya. ahirnya saya kembali karna hrs bekerja, hingga terbengkalai sampai skrang. 
Soal anak2. Pada kelulusan sekolah 2011, anak2 mau ikut saya dan sekolah SPM di kampung saya dan tinggal di rmh ibu  ( bpk sdh almh ), karna ga mungkin saya bawa ke tempat saya kerja.dan ketika Ibu saya ke kampung nya, anak anak sudah tdk ada, di titipkan di tempat saudaranya. dan saudaranya mengatakan  kepada ibu saya, kalau anaknya mau dibawa, harus dengan musyawarah dan membayar semua biaya mereka selama di kampung. atau berahir dengan kekerasan. sehingga ibu saya bilang agar saya pasrah dan merelakan anak2 sama mamanya. tapi saya masih menghubungi istri saya dan menanyakan berapa bayaran yg mereka minta. klau memang saya sanggup akan saya usahakan. tapi dia malah bilang hrus selesaikan dulu urusan kita. dengan perjanjian hitam diatas putih bahwa saudaranya menjamini istrisaya sudah bersikap baik. tapi aku tetap tidak percaya. dan tdk mau. karna mereka sudah terlalu menghina keluarga saya terutama Ibu Saya.

Saya Kerja di Palembang dan skrng Istri saya di Mdn, sementara Ibu Saya di Deli Serdang.

yg mau saya tanyakan :
        Apakah bisa mengajukan cerai tanpa ada surat nikah? karna Surat Nikah dari Catatan Sipil, dipegang Istri saya dan tidak mau memberikan.  kalau bisa, bgmn caranya.
Bgmn saya hrs ajukan permohonan cerai ini?
Mohon bantuan penjelasan dr bapak. Terima kasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assml : Saya suami Umur 48 Th, dan istri saya 36 thn. (skrang Di Medan) kami mempunyai 3 orang anak. dan menikah karena dijodohkan. namun sya tetap berusaha menyukainya. bahkan sampai ketahuan Istri saya membawa laki2 tdr di rumah saya ( ketika saya kerja) Tetap saya diamin. hanya saya tegor supaya tdk diulangi lagi. tapi selalu ada masalah, dan kalau saya nasehati, malah mengadu ke saudaranya dan membawa rombonganke rumah saya untuk mengancam saya, dan saya hrus minta Maaf. dan kalau kami berdua, dia sering menghina saya, dgn mengatakan gaji saya tidak cukup untuk membiayai hidupnya, biarpun dia sendiri yg mengambil gaji saya di tmpat saya bekerja. dan karna sering ribut dan selalu dia bilang tidak tahan dirumah saya, dan minta cerai. ahirnya saya suruh dia pergi ke kampung halaman nya. (juga ats saran Pak RT pisah rumah ). dan kami sudah hampir 3 thn Pisah. saya dirumah sendirian (Plg), dia tinggal sama saudaranya di Mdn. Dan pada saat saya diminta istri saya datang mdn untuk mengurus surat cerai, dan saya datangin, eh didepan Saudaranya, dia malah mau baikan. saudaranya memaksa kami untuk tetap bersatu, saudaranya mengancam saya mau di kulitin. dan dibunuh, kalau tdk mau membawa istri saya kembali. (biarpun saudaranya tau kalau istri saya sudah selingkuh, dianggapnya itu hal biasa bkn jadi masalah. seolah2 tidak mau tahu bahkan bilang say tidak bertanggung jawab membiarkan istrisaya pergi dan tidak dijemput.) tapi saya tetap tdk  mau lagi, karan saya mengikuti kata2 istri saya yg minta diceraikan dan tdk pernah menghargai saya sebagai suami nya. ahirnya saya kembali karna hrs bekerja, hingga terbengkalai sampai skrang.<br />
Soal anak2. Pada kelulusan sekolah 2011, anak2 mau ikut saya dan sekolah SPM di kampung saya dan tinggal di rmh ibu  ( bpk sdh almh ), karna ga mungkin saya bawa ke tempat saya kerja.dan ketika Ibu saya ke kampung nya, anak anak sudah tdk ada, di titipkan di tempat saudaranya. dan saudaranya mengatakan  kepada ibu saya, kalau anaknya mau dibawa, harus dengan musyawarah dan membayar semua biaya mereka selama di kampung. atau berahir dengan kekerasan. sehingga ibu saya bilang agar saya pasrah dan merelakan anak2 sama mamanya. tapi saya masih menghubungi istri saya dan menanyakan berapa bayaran yg mereka minta. klau memang saya sanggup akan saya usahakan. tapi dia malah bilang hrus selesaikan dulu urusan kita. dengan perjanjian hitam diatas putih bahwa saudaranya menjamini istrisaya sudah bersikap baik. tapi aku tetap tidak percaya. dan tdk mau. karna mereka sudah terlalu menghina keluarga saya terutama Ibu Saya.</p>
<p>Saya Kerja di Palembang dan skrng Istri saya di Mdn, sementara Ibu Saya di Deli Serdang.</p>
<p>yg mau saya tanyakan :<br />
        Apakah bisa mengajukan cerai tanpa ada surat nikah? karna Surat Nikah dari Catatan Sipil, dipegang Istri saya dan tidak mau memberikan.  kalau bisa, bgmn caranya.<br />
Bgmn saya hrs ajukan permohonan cerai ini?<br />
Mohon bantuan penjelasan dr bapak. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: raka putra pratama</title>
		<link>http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22166</link>
		<dc:creator><![CDATA[raka putra pratama]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 10:01:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2007/09/24/contoh-gugatan-perceraian/#comment-22166</guid>
		<description><![CDATA[Ass,..sy mau tanya apa bisa perceraian dilangsungkan di pengadilan agama yg bukan berasal dari asal kita menikah (contoh:sy menikah di cirebon tapi pengen cerainya di PA bandung) bisa nga?terima kasih atas perhatiannya wslm.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass,..sy mau tanya apa bisa perceraian dilangsungkan di pengadilan agama yg bukan berasal dari asal kita menikah (contoh:sy menikah di cirebon tapi pengen cerainya di PA bandung) bisa nga?terima kasih atas perhatiannya wslm.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

