<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Perjanjian Jual Beli</title>
	<atom:link href="http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/</link>
	<description>A Journey of Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 16:43:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: cholis</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-22773</link>
		<dc:creator><![CDATA[cholis]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 16:47:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-22773</guid>
		<description><![CDATA[maaf ya, mohon jawaban dari seluruh kasus yang diajukan posting juga jawabannya doong, untuk tambah pengetahuan pengunjung. terimakasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maaf ya, mohon jawaban dari seluruh kasus yang diajukan posting juga jawabannya doong, untuk tambah pengetahuan pengunjung. terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lia</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-21861</link>
		<dc:creator><![CDATA[lia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 02:06:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-21861</guid>
		<description><![CDATA[saya mau tny, sy beli rumah dgn pembayran cash bertahap. surat perjanjian apa saja yg semestinya diperlukan, supaya apabila developer lalai (belum dibangun rumahnya) saya dapat menuntut secara hukum.
terima kasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau tny, sy beli rumah dgn pembayran cash bertahap. surat perjanjian apa saja yg semestinya diperlukan, supaya apabila developer lalai (belum dibangun rumahnya) saya dapat menuntut secara hukum.<br />
terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-21434</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2010 06:03:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-21434</guid>
		<description><![CDATA[@muhammad romdon
maksudnya ijon, kalau itu menurut saya tidak bisa]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@muhammad romdon<br />
maksudnya ijon, kalau itu menurut saya tidak bisa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: muhammad romdon</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-21354</link>
		<dc:creator><![CDATA[muhammad romdon]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Dec 2010 14:04:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-21354</guid>
		<description><![CDATA[saya mau nanya kan Obyek dari perjanjian jual beli adalah barang-barang tertentu yang dapat ditentukan wujud dan jumlahnya serta tidak dilarang menurut hukum yang berlaku untuk diperjualbelikan.

trus kalo kita beli tanamman palawija yang belum panen gmn?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya mau nanya kan Obyek dari perjanjian jual beli adalah barang-barang tertentu yang dapat ditentukan wujud dan jumlahnya serta tidak dilarang menurut hukum yang berlaku untuk diperjualbelikan.</p>
<p>trus kalo kita beli tanamman palawija yang belum panen gmn?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: chen</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-20277</link>
		<dc:creator><![CDATA[chen]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 08:48:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-20277</guid>
		<description><![CDATA[Saya mau nanya nih, saya mau membeli tanah berserta bangunan KPR yang masih di angsur di bank oleh pemiliknya. Tolong informasi contoh surat perjanjian jual belinya. 
Terima kasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau nanya nih, saya mau membeli tanah berserta bangunan KPR yang masih di angsur di bank oleh pemiliknya. Tolong informasi contoh surat perjanjian jual belinya.<br />
Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Henny</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-20010</link>
		<dc:creator><![CDATA[Henny]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 10:53:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-20010</guid>
		<description><![CDATA[Saya mau menanyakan bagaimana kalo  jual beli terjadi sedangkan barang yang dibeli menjadi anggunan dibank, apakah jual beli tetap dapat saya lakukan.
Tolong infonya
Terima kasih]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau menanyakan bagaimana kalo  jual beli terjadi sedangkan barang yang dibeli menjadi anggunan dibank, apakah jual beli tetap dapat saya lakukan.<br />
Tolong infonya<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: LAMMARASI SIHALOHO, S.H</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19952</link>
		<dc:creator><![CDATA[LAMMARASI SIHALOHO, S.H]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 07:21:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19952</guid>
		<description><![CDATA[Mau Tanya,, Apakah dalam Jual beli harus mendapat izin dari istri...??? walaupunsekarang tindak lanjut dari jual beli tersebut telah dikeluarkan sertifikat Hak Milik..??? Apa dasar Hukumnya...??? Terima kasih sebelumnya...]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mau Tanya,, Apakah dalam Jual beli harus mendapat izin dari istri&#8230;??? walaupunsekarang tindak lanjut dari jual beli tersebut telah dikeluarkan sertifikat Hak Milik..??? Apa dasar Hukumnya&#8230;??? Terima kasih sebelumnya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19751</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 22:41:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19751</guid>
		<description><![CDATA[@andi
Buat saya sih tidak, karena tidak ada niat kesengajaan untuk menjadi penadah selain itu, anda termasuk pembeli beritikat baik yg harus dilindungi kepentingannya
]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@andi<br />
Buat saya sih tidak, karena tidak ada niat kesengajaan untuk menjadi penadah selain itu, anda termasuk pembeli beritikat baik yg harus dilindungi kepentingannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ritamtama</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19697</link>
		<dc:creator><![CDATA[ritamtama]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 01:25:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19697</guid>
		<description><![CDATA[PAK ANGGARA... TOLONG KAMI DIBERIKAN CONTOK PERJANJIAN JUAL BELI  YANG BAIK (JUAL BELI TANAH)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PAK ANGGARA&#8230; TOLONG KAMI DIBERIKAN CONTOK PERJANJIAN JUAL BELI  YANG BAIK (JUAL BELI TANAH)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: andi rochman</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19645</link>
		<dc:creator><![CDATA[andi rochman]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 14:10:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19645</guid>
		<description><![CDATA[pak anggara aku ingin curhat nih!aku adalah seorang pedagang jual beli barang2 elektronik bekas.dalam membeli barang milik orang lain aku selalu meminta kwitansi pembelian serta surat pernyataan yang menyatakakan bahwa barang tsbt adalah milik pribadi dan bukan dari hasil kejahatan serta bukan barang jaminan sita atau sengketa.dan akan bertanggung jawab apabila terjadi permasalahan hukum,yang ditanda tangani diatas segel oeh penjual.yang jadi pertanyaan saya bagaimana pandangan hukum apabila ternyata penjual tsbt ternyata mendapatkan barang dari hasil kejahatan.apa saya dapat dikategorikan penadah.tlng jawabanya!trims]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak anggara aku ingin curhat nih!aku adalah seorang pedagang jual beli barang2 elektronik bekas.dalam membeli barang milik orang lain aku selalu meminta kwitansi pembelian serta surat pernyataan yang menyatakakan bahwa barang tsbt adalah milik pribadi dan bukan dari hasil kejahatan serta bukan barang jaminan sita atau sengketa.dan akan bertanggung jawab apabila terjadi permasalahan hukum,yang ditanda tangani diatas segel oeh penjual.yang jadi pertanyaan saya bagaimana pandangan hukum apabila ternyata penjual tsbt ternyata mendapatkan barang dari hasil kejahatan.apa saya dapat dikategorikan penadah.tlng jawabanya!trims</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: RHATU</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19574</link>
		<dc:creator><![CDATA[RHATU]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 09:49:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19574</guid>
		<description><![CDATA[om...!!!
 Qo gda cntoh surt pnangguhan pembayaran&#039;e c??
Q bgung ni om...
 cri cntoh surat penagguhan pembayarn brang yg udh jtoh tempo,
wt tgs sql Q&gt;&gt;]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>om&#8230;!!!<br />
 Qo gda cntoh surt pnangguhan pembayaran&#8217;e c??<br />
Q bgung ni om&#8230;<br />
 cri cntoh surat penagguhan pembayarn brang yg udh jtoh tempo,<br />
wt tgs sql Q&gt;&gt;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Dewi Mega</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19457</link>
		<dc:creator><![CDATA[Dewi Mega]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 01:27:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19457</guid>
		<description><![CDATA[Mr Anggara please buatkan surat perjanjian jual beli sertifikat yang telah digadaikan ma ibu, tanpa izin dari ayah.
dan sekarang sertifikat dah tak ambil, tapi gak di kasih  surat bukti, dulu sertifikat itu dibawa pona&#039;ane ibu,dan minta tebusan 15.7 jt dan saya belum tau orangya, dan tiba-tiba pona&#039;ane ibu datang bawa sertifikat tanpa surat bukti.saya curiga ma orang yag bawa sertifikat itu(kasus gelap)
pona&#039;ane ibu tak desak gak ada.aku harus gimana...???]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mr Anggara please buatkan surat perjanjian jual beli sertifikat yang telah digadaikan ma ibu, tanpa izin dari ayah.<br />
dan sekarang sertifikat dah tak ambil, tapi gak di kasih  surat bukti, dulu sertifikat itu dibawa pona&#8217;ane ibu,dan minta tebusan 15.7 jt dan saya belum tau orangya, dan tiba-tiba pona&#8217;ane ibu datang bawa sertifikat tanpa surat bukti.saya curiga ma orang yag bawa sertifikat itu(kasus gelap)<br />
pona&#8217;ane ibu tak desak gak ada.aku harus gimana&#8230;???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: panji pridyanggoro</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19371</link>
		<dc:creator><![CDATA[panji pridyanggoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 13:02:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19371</guid>
		<description><![CDATA[mas bisa minta contoh perjanjian yang aslinya ga??
saya ada tugas kuliah ni,, suruh nyari perjanjian, klo bisa perjanjian jual beli ya mas,, makasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas bisa minta contoh perjanjian yang aslinya ga??<br />
saya ada tugas kuliah ni,, suruh nyari perjanjian, klo bisa perjanjian jual beli ya mas,, makasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: RONI</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19330</link>
		<dc:creator><![CDATA[RONI]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 10:58:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-19330</guid>
		<description><![CDATA[PAK ANGGARA, TOLONG SAYA TENTANG HUKUM-HUKUM JUAL BELI BARANG BERGERAK CONTOH BELI BARANG TAPI BAYARNYA LEWAT JATUH TEMPO. BISAKAN KITA MENUNTUTNYA. PASAL BRAPA UNDANG-UNDANG ITU DI MUAT.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PAK ANGGARA, TOLONG SAYA TENTANG HUKUM-HUKUM JUAL BELI BARANG BERGERAK CONTOH BELI BARANG TAPI BAYARNYA LEWAT JATUH TEMPO. BISAKAN KITA MENUNTUTNYA. PASAL BRAPA UNDANG-UNDANG ITU DI MUAT.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-18123</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 08:18:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-18123</guid>
		<description><![CDATA[@bambang
mohon maaf saya tidak bisa bantu]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@bambang<br />
mohon maaf saya tidak bisa bantu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bambang</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-18033</link>
		<dc:creator><![CDATA[bambang]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 09:55:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-18033</guid>
		<description><![CDATA[@pak Anggara ato yg lain...... 
kalau ada yg bisa bantu kasih contoh kontrak jual beli barang (bergerak) yang pembayarannya mundur (pembayaran saat barang diterima di tempat yg dijanjikan). sekaligus alternatif sarana pembayaran yang aman.
bisa di emailkan ke b4ng.4nto@xxx.com &lt;strong&gt;(edit oleh pengelola)&lt;/strong&gt;
terimakasih sebelumnya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@pak Anggara ato yg lain&#8230;&#8230;<br />
kalau ada yg bisa bantu kasih contoh kontrak jual beli barang (bergerak) yang pembayarannya mundur (pembayaran saat barang diterima di tempat yg dijanjikan). sekaligus alternatif sarana pembayaran yang aman.<br />
bisa di emailkan ke <a href="mailto:b4ng.4nto@xxx.com">b4ng.4nto@xxx.com</a> <strong>(edit oleh pengelola)</strong><br />
terimakasih sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17921</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 01:57:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17921</guid>
		<description><![CDATA[@vivid
menurut saya sih datang saja, atau minimal mengirimkan surat, yang intinya menjelaskan tentang perceraian yang terjadi dan juga lampirkan putusan pengadilan yang relevan soal cerai tersebut]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@vivid<br />
menurut saya sih datang saja, atau minimal mengirimkan surat, yang intinya menjelaskan tentang perceraian yang terjadi dan juga lampirkan putusan pengadilan yang relevan soal cerai tersebut</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: vivid</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17914</link>
		<dc:creator><![CDATA[vivid]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2009 16:30:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17914</guid>
		<description><![CDATA[ass wr wb, boleh tanya sedikit ya pak,
waktu akad KPR rumah (atas nama suami) dihadiri &amp; sepersetujuan istri.
namun kemudian proses bercerai.
sekarang ada undangan serah terima AJB dari developer
apakah secara administratif, kehadiran atau dokumen2 mantan istri masih diperlukan? juga dalam proses2 lainnya - cicilan blm selesai?
secara dia tidak menginginkan bagian dalam rumah tsb.
atas sarannya saya ucapkan terimakasih, vivid]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass wr wb, boleh tanya sedikit ya pak,<br />
waktu akad KPR rumah (atas nama suami) dihadiri &amp; sepersetujuan istri.<br />
namun kemudian proses bercerai.<br />
sekarang ada undangan serah terima AJB dari developer<br />
apakah secara administratif, kehadiran atau dokumen2 mantan istri masih diperlukan? juga dalam proses2 lainnya &#8211; cicilan blm selesai?<br />
secara dia tidak menginginkan bagian dalam rumah tsb.<br />
atas sarannya saya ucapkan terimakasih, vivid</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17833</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2009 06:09:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17833</guid>
		<description><![CDATA[@tri
mohon maaf saya tidak bisa membantu, tapi ke-sah-an perjanjian jual beli bukan karena di notarilkan]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@tri<br />
mohon maaf saya tidak bisa membantu, tapi ke-sah-an perjanjian jual beli bukan karena di notarilkan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tri</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17810</link>
		<dc:creator><![CDATA[Tri]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 01:23:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-17810</guid>
		<description><![CDATA[Pak, mau tanya bisa minta tolong disampaikan contoh surat jual beli barang yang menrut hukum aman?Terus surat jual beli yang dapat di notariatkan seperti apa formatnya dan unsur2 apa yang harus dikandung di dalamnya? apakah notaris akan langsung mengesahkan surat jual beli tersebut? Makasih sebelumnya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak, mau tanya bisa minta tolong disampaikan contoh surat jual beli barang yang menrut hukum aman?Terus surat jual beli yang dapat di notariatkan seperti apa formatnya dan unsur2 apa yang harus dikandung di dalamnya? apakah notaris akan langsung mengesahkan surat jual beli tersebut? Makasih sebelumnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hetty triana</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-16037</link>
		<dc:creator><![CDATA[hetty triana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 04:48:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-16037</guid>
		<description><![CDATA[wah...!! makaci ya informasinya jadi yau ne.. peralihan jual beli tanah]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah&#8230;!! makaci ya informasinya jadi yau ne.. peralihan jual beli tanah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-15774</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 02:49:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-15774</guid>
		<description><![CDATA[@komang dewi
maksudnya bagaimana bu?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@komang dewi<br />
maksudnya bagaimana bu?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: komang dewi</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-15757</link>
		<dc:creator><![CDATA[komang dewi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 04:40:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-15757</guid>
		<description><![CDATA[pak anggara...
saya tertarik ikut opini hk ini, karena ada yang mau saya tanyakan, saya baru mulai buka usaha bergerak di bidang property, saya mau buat kontrak2 pada semua yang ikut kerja sama dengan saya, saya mau semua sah/legal....
thank&#039;s]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak anggara&#8230;<br />
saya tertarik ikut opini hk ini, karena ada yang mau saya tanyakan, saya baru mulai buka usaha bergerak di bidang property, saya mau buat kontrak2 pada semua yang ikut kerja sama dengan saya, saya mau semua sah/legal&#8230;.<br />
thank&#8217;s</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14632</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 02:01:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14632</guid>
		<description><![CDATA[@iman

sebetulnya jual beli itu sah secara hukum, meski memang harus ada &quot;obat kuat&quot;nya yaitu dalam bentuk perjanjian, saran saya coba minta nasihat dari notaris silahkan berkunjung ke http://irmadevita.com]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@iman</p>
<p>sebetulnya jual beli itu sah secara hukum, meski memang harus ada &#8220;obat kuat&#8221;nya yaitu dalam bentuk perjanjian, saran saya coba minta nasihat dari notaris silahkan berkunjung ke <a href="http://irmadevita.com" rel="nofollow">http://irmadevita.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Iman</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14597</link>
		<dc:creator><![CDATA[Iman]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 16:01:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14597</guid>
		<description><![CDATA[Mas Anggara, saya ada pertanyaan yang mengganjal:

Ibu saya (alm.) pernah membeli sebidang tanah beserta bangunan di atasnya dari paman saya (alm.) pada 1980-an. Namun, jual beli tersebut tidak disahkan/dilaporkan kepada notaris, melainkan hanya ditulis di atas selembar kertas segel yang ditandatangani kedua belah pihak (alm. ibu dan alm. paman saya), serta dua orang saksi (yang juga masih ada kaitan keluarga).

Permasalahannya, baru-baru ini anak-anak dari alm. paman saya menuntut hak atas tanah dan bangunan tersebut. Menurut mereka, ayah mereka (alm. paman saya) tidak pernah menjual tanah dan bangunan tersebut kepada alm. ibu saya meski surat perjanjian jual beli dan bukti (kwitansi) pembayaran atas jual beli tersebut telah ditunjukkan kepada mereka.

Pertanyaan saya, apakah jual beli yang dilakukan antara alm. ibu dan alm. paman saya sah secara hukum? Dapatkah notaris mengesahkan jual beli tersebut kendati kedua pelaku jual beli sudah meninggal dunia?

Mohon maaf kalau kepanjangan.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Anggara, saya ada pertanyaan yang mengganjal:</p>
<p>Ibu saya (alm.) pernah membeli sebidang tanah beserta bangunan di atasnya dari paman saya (alm.) pada 1980-an. Namun, jual beli tersebut tidak disahkan/dilaporkan kepada notaris, melainkan hanya ditulis di atas selembar kertas segel yang ditandatangani kedua belah pihak (alm. ibu dan alm. paman saya), serta dua orang saksi (yang juga masih ada kaitan keluarga).</p>
<p>Permasalahannya, baru-baru ini anak-anak dari alm. paman saya menuntut hak atas tanah dan bangunan tersebut. Menurut mereka, ayah mereka (alm. paman saya) tidak pernah menjual tanah dan bangunan tersebut kepada alm. ibu saya meski surat perjanjian jual beli dan bukti (kwitansi) pembayaran atas jual beli tersebut telah ditunjukkan kepada mereka.</p>
<p>Pertanyaan saya, apakah jual beli yang dilakukan antara alm. ibu dan alm. paman saya sah secara hukum? Dapatkah notaris mengesahkan jual beli tersebut kendati kedua pelaku jual beli sudah meninggal dunia?</p>
<p>Mohon maaf kalau kepanjangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14426</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 10:01:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14426</guid>
		<description><![CDATA[@putra
sepanjang kuasa tersebut sah, maka tidak ada masalah]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@putra<br />
sepanjang kuasa tersebut sah, maka tidak ada masalah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Putra Ardhana</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14396</link>
		<dc:creator><![CDATA[Putra Ardhana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:10:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-14396</guid>
		<description><![CDATA[Saya mau tanya jika saya mau membeli rumah tapi ternyata sertifikat bukan atas nama penjual. Tapi penjual memiliki PPJB dan Surat Kuasa menjual dari pihak yang namanya tertera di sertifikat. Apakah saya bisa melakukan transaksi jual beli langsung dengan penjual tanpa melibatkan pihak yang namanya tertera di sertifikat ? Mohon masukannya, terima kasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mau tanya jika saya mau membeli rumah tapi ternyata sertifikat bukan atas nama penjual. Tapi penjual memiliki PPJB dan Surat Kuasa menjual dari pihak yang namanya tertera di sertifikat. Apakah saya bisa melakukan transaksi jual beli langsung dengan penjual tanpa melibatkan pihak yang namanya tertera di sertifikat ? Mohon masukannya, terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13729</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 06:56:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13729</guid>
		<description><![CDATA[@ridhocyber
semoga berguna

@edratna
sumbang saran yang bagus bu, terima kasih atas pendapatnya

@asti
ha..ha...ha...itu sih berarti ada indikasi korupsi]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ridhocyber<br />
semoga berguna</p>
<p>@edratna<br />
sumbang saran yang bagus bu, terima kasih atas pendapatnya</p>
<p>@asti<br />
ha..ha&#8230;ha&#8230;itu sih berarti ada indikasi korupsi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: raddtuww tebbu</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13728</link>
		<dc:creator><![CDATA[raddtuww tebbu]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 04:29:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13728</guid>
		<description><![CDATA[heeh,, aku sering bgt tu,, ketemu orang jual beli tanah tanpa alas hak yang jelas, tapi camat sebagai PPAT sering kali langsung maen tandatangan dan ngeluarin AJB,, gimana tu hukumnya pak???]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>heeh,, aku sering bgt tu,, ketemu orang jual beli tanah tanpa alas hak yang jelas, tapi camat sebagai PPAT sering kali langsung maen tandatangan dan ngeluarin AJB,, gimana tu hukumnya pak???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: edratna</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13707</link>
		<dc:creator><![CDATA[edratna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2008 05:17:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13707</guid>
		<description><![CDATA[Walau telah dilindungi pasal-pasal dalam KUHP,  para pihak dalam hal melakukan jual beli, harus memahami dan mengecek sebelumnya atas barang yang diperjanjikan. Karena notaris sekedar saksi, yang menyatakan bahwa pada tanggal sekian benar telah terjadi perjanjian jual beli antara para pihak.

Ini yang kadang kurang disadari, dengan menganggap bahwa kalau ada notaris, sudah aman segalanya, tanpa mengecek barang yang diperjual belikan.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Walau telah dilindungi pasal-pasal dalam KUHP,  para pihak dalam hal melakukan jual beli, harus memahami dan mengecek sebelumnya atas barang yang diperjanjikan. Karena notaris sekedar saksi, yang menyatakan bahwa pada tanggal sekian benar telah terjadi perjanjian jual beli antara para pihak.</p>
<p>Ini yang kadang kurang disadari, dengan menganggap bahwa kalau ada notaris, sudah aman segalanya, tanpa mengecek barang yang diperjual belikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ridhocyber</title>
		<link>http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13706</link>
		<dc:creator><![CDATA[ridhocyber]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 21:01:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2008/03/06/perjanjian-jual-beli/#comment-13706</guid>
		<description><![CDATA[makasih infonya!!!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih infonya!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

