<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kontroversi Aborsi</title>
	<atom:link href="http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/</link>
	<description>A Journey of Life</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 16:43:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Qeen</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-22055</link>
		<dc:creator><![CDATA[Qeen]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 11:24:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-22055</guid>
		<description><![CDATA[maksud saya UU kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 75, tentang kesehatan reproduksi]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>maksud saya UU kesehatan no 36 tahun 2009 pasal 75, tentang kesehatan reproduksi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Qeen</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-22054</link>
		<dc:creator><![CDATA[Qeen]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Apr 2011 11:23:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-22054</guid>
		<description><![CDATA[Untuk kasus seperti ini, harus dilakukan aborsi. bisa dibaca dalam UU kesehatan no 32 tahun 2009 pasal 75.....]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk kasus seperti ini, harus dilakukan aborsi. bisa dibaca dalam UU kesehatan no 32 tahun 2009 pasal 75&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: elvan</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-20238</link>
		<dc:creator><![CDATA[elvan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 03:40:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-20238</guid>
		<description><![CDATA[makanya... jd orng yg baik2 ja...
Tegakkan  agama masing2 dengan kuat...
biar g terjadi aborsi yg tdk diinginkan.....

betul betul betul....]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makanya&#8230; jd orng yg baik2 ja&#8230;<br />
Tegakkan  agama masing2 dengan kuat&#8230;<br />
biar g terjadi aborsi yg tdk diinginkan&#8230;..</p>
<p>betul betul betul&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: v3</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-19105</link>
		<dc:creator><![CDATA[v3]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 15:43:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-19105</guid>
		<description><![CDATA[lha mbok yao....nek ga pengen ad masalh jangan ngundang masalah....mu senang2 tapi g mau terima akibatnya...semua berawal dari kita sendiri lho....tapi nek nekat y monggo saya ga ikut hehehe....apapun alasannya aborsi menurut saya dilarang.GBU]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lha mbok yao&#8230;.nek ga pengen ad masalh jangan ngundang masalah&#8230;.mu senang2 tapi g mau terima akibatnya&#8230;semua berawal dari kita sendiri lho&#8230;.tapi nek nekat y monggo saya ga ikut hehehe&#8230;.apapun alasannya aborsi menurut saya dilarang.GBU</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-17107</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 01:53:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-17107</guid>
		<description><![CDATA[@cicci
terima kasih infonya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@cicci<br />
terima kasih infonya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: cicci</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-17102</link>
		<dc:creator><![CDATA[cicci]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 15:01:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-17102</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum....
silakan cermati secara baik2 fatwa majelis ulama indonesia tentang aborsi..

klik link dibawah ini.
http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=101

semoga bermanfaat.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum&#8230;.<br />
silakan cermati secara baik2 fatwa majelis ulama indonesia tentang aborsi..</p>
<p>klik link dibawah ini.<br />
<a href="http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=101" rel="nofollow">http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=101</a></p>
<p>semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-16696</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2009 03:22:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-16696</guid>
		<description><![CDATA[@vhie
tergantung dari mana melihatnya]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@vhie<br />
tergantung dari mana melihatnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: vhie...</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-16691</link>
		<dc:creator><![CDATA[vhie...]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:12:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-16691</guid>
		<description><![CDATA[aborsi bener2 msh jd kontroversi????
ga di aborsi salah
di aborsi salah...
bingung ya.....
tapi w setuju kalo aborsi membahayakan si ibu
tapi sekarang fatwa mui membolehkan lho kalo aborsi karena korban pemerkosaan]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aborsi bener2 msh jd kontroversi????<br />
ga di aborsi salah<br />
di aborsi salah&#8230;<br />
bingung ya&#8230;..<br />
tapi w setuju kalo aborsi membahayakan si ibu<br />
tapi sekarang fatwa mui membolehkan lho kalo aborsi karena korban pemerkosaan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14114</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2008 03:42:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14114</guid>
		<description><![CDATA[@adek
ya itu dia, kalau dilarang menurut saya malah akan membahayakan juga

@rob
he..he...he..., kira-kira bukan pak rob kan anak yang malang tersebut?]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@adek<br />
ya itu dia, kalau dilarang menurut saya malah akan membahayakan juga</p>
<p>@rob<br />
he..he&#8230;he&#8230;, kira-kira bukan pak rob kan anak yang malang tersebut?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Rob</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14089</link>
		<dc:creator><![CDATA[Rob]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 04:26:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14089</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan agak sederhana dan barangkali simplistis! Apakah kita sebagai dewasa inginkan pemerintah mengatur apa yang kita boleh atau tidak boleh lakikan ke badan kita sendiri?

Soal aborsi, memang selalu ada argumentasi dari perspektif agama sampai pertanyaan aku adalah apakah kita bisa memaksa seorang yang tidak punya agama yang sama atau tidak percaya Tuhan / Allah untuk hidup berdasarkan standard kita sendiri. Selain itu kalau aborsi memang salah dalam mata Tuhan / Allah maka lebih baik Tuhan / Allah menghukum orang tersebut daripada kita!

Ini isu &quot;freedom of choice&quot;...

Selain aborsi mungkin ada yang mau debat tentang anak yatim piatu yang ada di Indonesia karena kalau anak yang tidak diinginkan membawa rejeki sendiri semua komentator di thread ini perlu mulai proses adopsi anak malang ini...

As always...just a thought!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan agak sederhana dan barangkali simplistis! Apakah kita sebagai dewasa inginkan pemerintah mengatur apa yang kita boleh atau tidak boleh lakikan ke badan kita sendiri?</p>
<p>Soal aborsi, memang selalu ada argumentasi dari perspektif agama sampai pertanyaan aku adalah apakah kita bisa memaksa seorang yang tidak punya agama yang sama atau tidak percaya Tuhan / Allah untuk hidup berdasarkan standard kita sendiri. Selain itu kalau aborsi memang salah dalam mata Tuhan / Allah maka lebih baik Tuhan / Allah menghukum orang tersebut daripada kita!</p>
<p>Ini isu &#8220;freedom of choice&#8221;&#8230;</p>
<p>Selain aborsi mungkin ada yang mau debat tentang anak yatim piatu yang ada di Indonesia karena kalau anak yang tidak diinginkan membawa rejeki sendiri semua komentator di thread ini perlu mulai proses adopsi anak malang ini&#8230;</p>
<p>As always&#8230;just a thought!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: adek</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14083</link>
		<dc:creator><![CDATA[adek]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 13:03:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14083</guid>
		<description><![CDATA[semua dikembalikan pada yang mengandung, walaupun dilarang banyak anak muda yang menggurkan dengan berbagai pertimbangan bukan hanya moral.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semua dikembalikan pada yang mengandung, walaupun dilarang banyak anak muda yang menggurkan dengan berbagai pertimbangan bukan hanya moral.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14059</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 03:44:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14059</guid>
		<description><![CDATA[@edratna
betul bu, pasti akan banyak pertimbangannya juga, akan sulit untuk memutuskan sesuatu yang terkait dengan kehidupan]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@edratna<br />
betul bu, pasti akan banyak pertimbangannya juga, akan sulit untuk memutuskan sesuatu yang terkait dengan kehidupan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: edratna</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14051</link>
		<dc:creator><![CDATA[edratna]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 12:00:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14051</guid>
		<description><![CDATA[Dari beberapa kali diskusi dengan dokter kandungan, karena saat itu saya mengira hamil padahal bayinya masih kecil, dokter dengan jelas memberikan pandangan, pertimbangannya adalah moral. Jadi ada kemungkinan dokter mau menggugurkan janin hasil perkosaan...sepanjang masih sangat kecil, jadi belum dalam bentuk janin (dibawah 3 bulan). Tapi mungkin ada juga dokter lain yang tak mau...kembali semuanya pertimbangan moral.

Ibu yang menggugurkan juga punya beban moral.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari beberapa kali diskusi dengan dokter kandungan, karena saat itu saya mengira hamil padahal bayinya masih kecil, dokter dengan jelas memberikan pandangan, pertimbangannya adalah moral. Jadi ada kemungkinan dokter mau menggugurkan janin hasil perkosaan&#8230;sepanjang masih sangat kecil, jadi belum dalam bentuk janin (dibawah 3 bulan). Tapi mungkin ada juga dokter lain yang tak mau&#8230;kembali semuanya pertimbangan moral.</p>
<p>Ibu yang menggugurkan juga punya beban moral.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14049</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 10:37:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14049</guid>
		<description><![CDATA[@kombor
sebenarnya aturannya berserak di KUHP, UU Kesehatan, dll kang :)

@ricki
gitu yaa

@payjo
halah

@octa
no comment deh :D

@erander
jadi, kesimpulan kang eby gimana?

@palelopeyang
tergantung juga gimana melihatnya

@dragonball
terima kasih untuk pendapatnya

@sherin
terima kasih untuk pendapatnya

@munggur
kalau dilihat dari sisi itu memang betul

@peyek
nggak perlu berwacana kembali kang :D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@kombor<br />
sebenarnya aturannya berserak di KUHP, UU Kesehatan, dll kang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@ricki<br />
gitu yaa</p>
<p>@payjo<br />
halah</p>
<p>@octa<br />
no comment deh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@erander<br />
jadi, kesimpulan kang eby gimana?</p>
<p>@palelopeyang<br />
tergantung juga gimana melihatnya</p>
<p>@dragonball<br />
terima kasih untuk pendapatnya</p>
<p>@sherin<br />
terima kasih untuk pendapatnya</p>
<p>@munggur<br />
kalau dilihat dari sisi itu memang betul</p>
<p>@peyek<br />
nggak perlu berwacana kembali kang <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: peyek</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14041</link>
		<dc:creator><![CDATA[peyek]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 14:55:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14041</guid>
		<description><![CDATA[wah... contoh diatas membuat bingung, selama ini saya salah berwacana, jadi bertanya kembali tentang diskripsi moral dan asusila.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah&#8230; contoh diatas membuat bingung, selama ini saya salah berwacana, jadi bertanya kembali tentang diskripsi moral dan asusila.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: munggur</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14040</link>
		<dc:creator><![CDATA[munggur]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 11:18:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14040</guid>
		<description><![CDATA[seyogyanya melihat pada insan yang masih rapuh dan ingin hidup di dalam rahim sang wanita tersebut. kehidupan sudah ada. tak perlu membunuh kesempatan menikmati hidup. apa pun ongkos yang harus dibayar.

itu tindakan yang pro-life, bung Anggara. 

baru setelah itu diurus kemudian masalah hukum atau nasib ibu si jabang bayi tersebut. tak mudah memang. tapi... bila bayi itu adalah saya, saya tak mau &#039;dicancel&#039; begitu saja.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seyogyanya melihat pada insan yang masih rapuh dan ingin hidup di dalam rahim sang wanita tersebut. kehidupan sudah ada. tak perlu membunuh kesempatan menikmati hidup. apa pun ongkos yang harus dibayar.</p>
<p>itu tindakan yang pro-life, bung Anggara. </p>
<p>baru setelah itu diurus kemudian masalah hukum atau nasib ibu si jabang bayi tersebut. tak mudah memang. tapi&#8230; bila bayi itu adalah saya, saya tak mau &#8216;dicancel&#8217; begitu saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Sherin</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14039</link>
		<dc:creator><![CDATA[Sherin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 06:38:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14039</guid>
		<description><![CDATA[saya setuju, dosa atau tidak itu hubungan pelaku dan Tuhan, tapi tetep aja aborsi itu seperti membunuh..
membunuh sesuatu ciptaan Tuhan, walaupun itu hasil dari yang tidak diinginkan.
Saya setuju aborsi kalau untuk kesehatan,, 
saya yakin kalau seorang anak yang dilahirkan meski tidak diinginkan membawa rejeki sendiri2 jadi asal tetep di jalan Tuhan akan bisa hidup dengan Baik.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju, dosa atau tidak itu hubungan pelaku dan Tuhan, tapi tetep aja aborsi itu seperti membunuh..<br />
membunuh sesuatu ciptaan Tuhan, walaupun itu hasil dari yang tidak diinginkan.<br />
Saya setuju aborsi kalau untuk kesehatan,,<br />
saya yakin kalau seorang anak yang dilahirkan meski tidak diinginkan membawa rejeki sendiri2 jadi asal tetep di jalan Tuhan akan bisa hidup dengan Baik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Akhirnya Roy Suryo bertemu bloger Indonesia &#124; BLOG BERITA</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14035</link>
		<dc:creator><![CDATA[Akhirnya Roy Suryo bertemu bloger Indonesia &#124; BLOG BERITA]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 11:13:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14035</guid>
		<description><![CDATA[[...]  Anggara - Hukum, advokat [...]]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...]  Anggara &#8211; Hukum, advokat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dragonball</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14032</link>
		<dc:creator><![CDATA[dragonball]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 18:42:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14032</guid>
		<description><![CDATA[numpang sumbang pendapat...
kalau menurut gue, aborsi itu gak masalah,
dan, gak perlu repot buang duit buat bikin undang-2 ini atawa itu,
atau menyatakan dosa atau tidak dosa....., sebab,
daripada melahirkan anak lalu gak diurusin,
daripada dipajang dilampu merah jadi pengemis,
daripada ditaro dikolong jembatan,
daripada bikin pusing orang lain, dan... daripada...daripada lainnya,
aborsi tetap pilihan yang merupakan SOLUSI FINAL,
maksudnya,
janganlah menyelesaikan masalah, dengan menimbulkan masalah lainnya,
contoh :  karena dilarang, maka sianak terus dilahirkan, dan...
karena tidak diinginkan sejak awal, maka diterlantarkan, atau diserahkan
ke panti asuhan, atau dibuang begitu saja.., maka...
timbul masalah baru, dan akan berlanjut-lanjut...
Kalau mau ditinjau dari segi agama, urusan DOSA atau TIDAK, itu jelas urusan antara si pelaku dengan dirinya dan TUHAN, kita tidak bisa menentukan apakah itu dosa atau tidak, emang kita TUHAN ???
Apa manusia berani bilang aborsi itu dosa ?? atau tidak dosa ??
Siapa berani menjadi malaikat untuk menjawabnya ???]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>numpang sumbang pendapat&#8230;<br />
kalau menurut gue, aborsi itu gak masalah,<br />
dan, gak perlu repot buang duit buat bikin undang-2 ini atawa itu,<br />
atau menyatakan dosa atau tidak dosa&#8230;.., sebab,<br />
daripada melahirkan anak lalu gak diurusin,<br />
daripada dipajang dilampu merah jadi pengemis,<br />
daripada ditaro dikolong jembatan,<br />
daripada bikin pusing orang lain, dan&#8230; daripada&#8230;daripada lainnya,<br />
aborsi tetap pilihan yang merupakan SOLUSI FINAL,<br />
maksudnya,<br />
janganlah menyelesaikan masalah, dengan menimbulkan masalah lainnya,<br />
contoh :  karena dilarang, maka sianak terus dilahirkan, dan&#8230;<br />
karena tidak diinginkan sejak awal, maka diterlantarkan, atau diserahkan<br />
ke panti asuhan, atau dibuang begitu saja.., maka&#8230;<br />
timbul masalah baru, dan akan berlanjut-lanjut&#8230;<br />
Kalau mau ditinjau dari segi agama, urusan DOSA atau TIDAK, itu jelas urusan antara si pelaku dengan dirinya dan TUHAN, kita tidak bisa menentukan apakah itu dosa atau tidak, emang kita TUHAN ???<br />
Apa manusia berani bilang aborsi itu dosa ?? atau tidak dosa ??<br />
Siapa berani menjadi malaikat untuk menjawabnya ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: palelopeyang</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14031</link>
		<dc:creator><![CDATA[palelopeyang]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2008 15:14:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14031</guid>
		<description><![CDATA[kalau dari contoh2 diatas, menurut saya, contoh A-D, bisa &#039;dipahami&#039; bila perempuan tersebut melakukan aborsi. Tapi, untuk kasus E, maaf, saya gak setuju tuh...

Lah.. yang nyuruh si perempuan &#039;test drive&#039; duluan dengan calon suaminya siapa? Itu kan sesuatu yang dengan sadar dilakukannya. So, dia harus juga menanggung resiko nya..... 

Saya setuju dengan pendapat &quot;rickysaputra&quot;, dimana apabila kehamilan terjadi dari peristiwa kriminal, dan dilakukan dengan paksaan (fisik / non-fisik), maka hal tersebut BISA dijadikan dasar untuk aborsi. Other than that, ya.. jalan lain untuk aborsi adalah bila ada indikasi medis yang disahkan oleh dokter yang kompeten (ginekolog), bahwa kehamilan akan membahayakan si perempuan.

Other than that, menurut gue, aborsi itu illegal. Sama aja dengan membunuh.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau dari contoh2 diatas, menurut saya, contoh A-D, bisa &#8216;dipahami&#8217; bila perempuan tersebut melakukan aborsi. Tapi, untuk kasus E, maaf, saya gak setuju tuh&#8230;</p>
<p>Lah.. yang nyuruh si perempuan &#8216;test drive&#8217; duluan dengan calon suaminya siapa? Itu kan sesuatu yang dengan sadar dilakukannya. So, dia harus juga menanggung resiko nya&#8230;.. </p>
<p>Saya setuju dengan pendapat &#8220;rickysaputra&#8221;, dimana apabila kehamilan terjadi dari peristiwa kriminal, dan dilakukan dengan paksaan (fisik / non-fisik), maka hal tersebut BISA dijadikan dasar untuk aborsi. Other than that, ya.. jalan lain untuk aborsi adalah bila ada indikasi medis yang disahkan oleh dokter yang kompeten (ginekolog), bahwa kehamilan akan membahayakan si perempuan.</p>
<p>Other than that, menurut gue, aborsi itu illegal. Sama aja dengan membunuh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: erander</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14027</link>
		<dc:creator><![CDATA[erander]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 15:05:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14027</guid>
		<description><![CDATA[Jadi ingat berita tadi pagi .. &lt;a href=&#039;http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/11/time/120100/idnews/921935/idkanal/399&#039; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; Raksasa internet Google kembali bermasalah dengan kelompok agama. Kali ini, sebuah kelompok agama Kristen di Inggris, Christian Institute, menggugat Google.&lt;/a&gt;

Gugatan ini dilayangkan karena Google menolak menayangkan sebuah iklan anti aborsi dari kelompok tersebut. Akan tetapi iklan mengenai aborsi dari kelompok sekuler bisa ditampilkan di Google. Jadi .. menurut Google, kampanye anti aborsi antara kelompok agama dengan kelompok sekuler memiliki pendekatan yang berbeda.

Boleh jadi .. kelompok agama menganggap apapun alasannya, aborsi itu dilarang. Ga peduli apakah itu akibat perkosaan atau karena senang-senang. Sedangkan kelompok sekuler, mungkin lebih permisif untuk membolehkan aborsi sepanjang ada pertimbangan2 tertentu.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi ingat berita tadi pagi .. <a href='http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/04/tgl/11/time/120100/idnews/921935/idkanal/399' rel="nofollow"> Raksasa internet Google kembali bermasalah dengan kelompok agama. Kali ini, sebuah kelompok agama Kristen di Inggris, Christian Institute, menggugat Google.</a></p>
<p>Gugatan ini dilayangkan karena Google menolak menayangkan sebuah iklan anti aborsi dari kelompok tersebut. Akan tetapi iklan mengenai aborsi dari kelompok sekuler bisa ditampilkan di Google. Jadi .. menurut Google, kampanye anti aborsi antara kelompok agama dengan kelompok sekuler memiliki pendekatan yang berbeda.</p>
<p>Boleh jadi .. kelompok agama menganggap apapun alasannya, aborsi itu dilarang. Ga peduli apakah itu akibat perkosaan atau karena senang-senang. Sedangkan kelompok sekuler, mungkin lebih permisif untuk membolehkan aborsi sepanjang ada pertimbangan2 tertentu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Okta Sihotang</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14026</link>
		<dc:creator><![CDATA[Okta Sihotang]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 13:43:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14026</guid>
		<description><![CDATA[aborsi bisa dilakukan asal g aada yang tw..
*geleng - geleng kepala*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aborsi bisa dilakukan asal g aada yang tw..<br />
*geleng &#8211; geleng kepala*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Payjo</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14025</link>
		<dc:creator><![CDATA[Payjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 07:13:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14025</guid>
		<description><![CDATA[Dalam konteks hukum, saya juga kurang paham.
Tapi mungkin kalo dalam konteks moral dan agama (walaupun mestinya jangan dipake menyangkut tulisan ini) diperbolehkan untuk aborsi asal umur si janin belum 4 minggi. Artinya, si janin belum ditiupkan ruh/nyawa.

Tapi ga tau juga, saya bukan ahli agama juga sih Oom. *haiyah, tetep ngawur*]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam konteks hukum, saya juga kurang paham.<br />
Tapi mungkin kalo dalam konteks moral dan agama (walaupun mestinya jangan dipake menyangkut tulisan ini) diperbolehkan untuk aborsi asal umur si janin belum 4 minggi. Artinya, si janin belum ditiupkan ruh/nyawa.</p>
<p>Tapi ga tau juga, saya bukan ahli agama juga sih Oom. *haiyah, tetep ngawur*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rickisaputra</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14024</link>
		<dc:creator><![CDATA[rickisaputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 06:58:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14024</guid>
		<description><![CDATA[setuju ama Mas Arif : saya pernah dengar ada dasar hukum ttg aborsi.. tp ga tau dengan pasti dan jelas.. mungkin Mas Anggara bisa memberikan pandangan awal..

tapi opini awam saya, kalau memang kehamilan itu karena paksaan/tindakan kriminal, dimana sang perempuan nggak pernah menginginkan hal itu akan terjadi dan menimpa dia, saya rasa aborsi boleh2 saja.. asal dengan cara yang tepat.. 

best regard.
*maaf komen nya ngasal... soalnya nggak punya pendidikan hukum si.. :D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju ama Mas Arif : saya pernah dengar ada dasar hukum ttg aborsi.. tp ga tau dengan pasti dan jelas.. mungkin Mas Anggara bisa memberikan pandangan awal..</p>
<p>tapi opini awam saya, kalau memang kehamilan itu karena paksaan/tindakan kriminal, dimana sang perempuan nggak pernah menginginkan hal itu akan terjadi dan menimpa dia, saya rasa aborsi boleh2 saja.. asal dengan cara yang tepat.. </p>
<p>best regard.<br />
*maaf komen nya ngasal&#8230; soalnya nggak punya pendidikan hukum si.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Arif</title>
		<link>http://anggara.org/2008/04/11/kontroversi-aborsi/#comment-14023</link>
		<dc:creator><![CDATA[Arif]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 05:53:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=653#comment-14023</guid>
		<description><![CDATA[Dasar hukumnya aborsi tolong disampaikan dulu. Apakah ada di KUHP atau UU Kesehatan atau SK Menteri...

Dari sana barulah kita bisa berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dasar hukumnya aborsi tolong disampaikan dulu. Apakah ada di KUHP atau UU Kesehatan atau SK Menteri&#8230;</p>
<p>Dari sana barulah kita bisa berdiskusi mengenai apa yang sebaiknya dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

