Pertemuan Dengan Sawali
19 05 2008Jumat 16 Mei, saya menghadiri peluncuran buku kumpulan cerpen dari salah seorang bloger yang saya hormati yaitu pak Sawali. Acaranya sendiri diadakan di TIM tepatnya di Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin.
Saya datang bersama istri , disana saya bertemu dengan caplang, om ade, yudhis, mbak hanna, chika, dan yang paling penting akhirnya saya bisa berkenalan dengan pak Sawali dan meminta bukunya yang saya pegang untuk beliau tanda tangani.
Saya sendiri, tidaklah termasuk penggemar sastra, jadi saya bingung hendak berkomentar apa tentang kumpulan cerpennya pak Sawali yang diberi judul Perempuan Bergaun Putih. Istri saya, sempat berbisik, bahwa cerita yang ditulis pak Sawali, berkisar di dunia mistis dan kriminal.
Meski acara peluncuran bukunya menarik, tapi ada beberapa hal teknis yang saya rasa menganggu, ada penulisan singkatan Doktor yang menurut saya keliru yaitu menggunakan singkatan DR padahal seharunya Dr. Selain itu, kenapa penulisan Malaysia ditulis dalam huruf kapital semua? Apakah PENA MALAYSIA merupakan singkatan sehingga kata Malaysia ditulis dalam huruf besar semua? Padahal kata Indonesia pada Komunitas Sastra Indonesia dan Komunitas Cerpen Indonesia, ya ”I”-nya saja yang ditulis dalam huruf kapital bukan keseluruhan kata Indonesia.
Sekali lagi, saya ucapkan selamat pada pak Sawali, mudah-mudahan dapat meninggalkan jejak sejarah pada kesusastraan Indonesia


















Menyesal sekali ga bisa hadir krn kondisi kesehatan tdk memungkinkan

Mudah2an bisa dapetin bukunya
akhirnya bisa ktemu om anggara
jadi malaysia lebih besar dari INDONESIA … wah gak kesitu mikirnya..
perlu ditambahin di blog gak ya ? 
salam kenal pak.. maaf kemaren belum kenalan ya..
terima kasih pak anggara telah menyempatkan hadir. waduh, kok sampai tdk tahu kalau ternyata pak anggara hadir bersama istri, yak? lupa berkenalan saat itu, hehehehe
masukan pak anggara tentang masalah ejaan itu memang benar, pak. nggak tahu juga kenapa bisa terjadi kesalahan semacam itu?
om sawali kok enggak bilang2 sih..
Kok bisa ya? Aneh..
maaf pak anggara, cuma curious. tidak banyak yang dateng berdua di “acaranya pak sawali” kemaren. seingat saya cuma ada 3 pasang. dan yang sudah berumur (maksud saya tidak muda lagi) cuma satu pasang. benarkah bapak yang berkaca mata, rambut memutih? mohon maaf jika salah.. cuma curious saja.. (jika tidak berkenan mohon di delete saja pak
)
maap.. dah ketemu photonya… met kenal mas (gak pake pak lagi)
@triyani
sayang enggak bisa hadir, bagus loh
@caplang
geuleuh sia
@nindityo
salam kenal juga
@sawali
kang sawali sibuk sih :D, saya maklum koq
@ulan
dia udah woro-woro di blognya loh
@dhimas
ya bisa aja
@nindityo
*sok narsis*
masak enggak ngeh saya sih
[...] lama datang [lupa urutannya] Om Anggara dan istri, Ridu, Imam dan Aris, Tante cK, Yudis, Bang Dana, Jenderal Bayut™, dan Ichan yang [...]