Menjadi Oposisi, Kenapa Takut?

Posted on Mei 7, 2009

6


Paska Pemilu 2009 untuk memilih anggota DPR, DPRD, dan DPD, tidak nampak satu partaipun yang mendeklarasikan dirinya sebagai partai oposisi di DPR. Perbincangan politik yang tampak di media massa juga hanya mengarah bagaimana menjalin koalisi untuk memenangkan Pemilu Presiden nanti.

Saya sendiri melihat, dalam sejarah tradisi politik di Indonesia, terutama yang dialami partai – partai besar, tidak pernah ada budaya menjadi oposisi yang tangguh. Sejak Pemilu 1955 diadakan, bahwa Partai sekelas PKI sekalipun tidak pernah menjadi oposisi dari pemerintahan. Kalaupun ada partai oposisi, kita masih mungkin membaginya menjadi dua kategori, partai yang menjadi oposisi sekedar untuk mengincar kursi kekuasaan atau partai oposisi yang benar dan sejati. Kalaupun ada partai yang beropisisi, sepertinya hanya ada dua yaitu PSI dan Masyumi.

Saya sebenarnya rindu ada sebuah Partai Oposisi di Indonesia yang mampu memainkan perannya dengan baik dan bermartabat dan tidak hanya asal memerangi kebijakan pemerintah. Sebuah partai oposisi sejatinya harus mempunyai program tandingan dari program pemerintah dan mampu membuktikan bahwa program-programnya akan berhasil apabila di kesempatan lain ia diberi kesempatan untuk memegang pemerintahan.

Sungguh disayangkan, tidak ada satupun dari 10 Partai Politik besar saat ini mempunyai niat untuk menjadi oposan dan lawan tanding untuk pemerintah

Posted in: Lain-Lain