Dan saat aku pertama melihatmu
Aku terpesona oleh gerak lakumu
Begitu indah untuk dilewatkan
Dan saat aku pertama mengenalmu
Aku mengingat setiap derai senyummu
Begitu mempesona hingga ke ujung rasa
Dan aku tak mampu menahan rasa
Jatuh dalam balutan pesonamu
Begitu dalam hingga menjalari nadiku
Dan aku hanya bisa terdiam
Saat aku melihatmu menari
Aku tak ingin menutup kelopakku meski sekejap
Dan aku hanya mampu termangu
Menikmati detik
Begitu berharga untuk ditinggalkan
Dan saat aku terjatuh dalam genggamanmu
Aku tak hendak untuk melepasnya
Begitu menebar harum
Dan aku tak pernah mau pergi dari semua tentangmu








Setiawan DirgantaRa
Januari 8, 2010
Puisi yang sangat indah…
mampir pertama, salam kenal.
edratna
Januari 8, 2010
Buat siapakah puisi ini…untuk nyonya?
Hmm kayaknya kang Anggara sedang romantis…
anno
Januari 8, 2010
dan siapakah yang kamu maksud???
pernikahan adat
Januari 10, 2010
judulnya dan, isinya aku
salam dari pernikahan adat
H.Nizam
Januari 12, 2010
Rupanya anda mahir berpuisi pula.
paul
Januari 17, 2010
puisinya oke mas, tampaknya mau ngalahin Rendra nih
salam kenal
ALRIS
Januari 17, 2010
Bagus, Kang. Pintar juga bikin puisi ya.
iin syah
Februari 15, 2010
sweet,,, salam kenal,,
anggara
Februari 25, 2010
@iin
Salam kenal juga
yansDalamJeda
Juni 19, 2010
Dan aku singgah ketika kau menikmati detik itu.