Saat sore itu datang, kau hadir mengisi hatiku. Dan sang angin bertiup lembut membelai kedua tangan kita yg menyatu dalam pagutan rembulan
Aku takkan pernah mengenalmu jika sore itu tak mampir di beranda. Lalu kenapa senyum itu terus hadir menghias sore?
Ingatkah kamu di sore itu? Dan kita berpeluk peluh di tengah hamparan dengan jantung yang memompa seluruh hasrat
Malampun menghampiri kita yang basah membasuh bumi, maukah kamu memelukku sekali lagi? Karena aku ingin tertidur bersamamu malam ini
Posted in: Lain-Lain


















jendelakatatiti
Januari 18, 2010
Hei, mesra sekali….good…dari jendelakatatiti.wordpress.com
LORI
April 10, 2010
KAWIN aja Luh jangan mau makenya aja… enak ajah anak orang tau…