<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Menista Agama</title>
	<atom:link href="http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/</link>
	<description>A Journey of Life</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 20:10:36 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: apa kata gayus.....</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-20148</link>
		<dc:creator><![CDATA[apa kata gayus.....]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 09:36:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-20148</guid>
		<description><![CDATA[gw yang termasuk demo di depan MK untuk menolak penghapusan uu PNPS 65,,dan gw puas sekali dengan keputusan MK menolak permohonan penghapusan UU PNPS 65 tsb,,,
hahahaha,.......]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw yang termasuk demo di depan MK untuk menolak penghapusan uu PNPS 65,,dan gw puas sekali dengan keputusan MK menolak permohonan penghapusan UU PNPS 65 tsb,,,<br />
hahahaha,&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19860</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 13:43:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19860</guid>
		<description><![CDATA[@sufehmi
Terima kasih atas kunjungannya loh mas :) hate speech di Indonesia itu sebenarnya ada dua yaitu ke pemerintah (pasal 154 dan 155) dan ke sekelompok masyarakat (pasal 156 dan 157). Ke pemerintah sudah di delete oleh MK
Hate speech ini diatur supaya tidak terjadi genosida sehingga yg ada di Indonesia dilarang penyebaran kebencian terhadap segolongan orang. Jadi tidak bisa terhadap pribadi atau institusi
Soal agama bukan hate speech tapi penodaan/penghinaan ini yg coba dihapuskan oleh beberapa rekan saya :)
]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sufehmi<br />
Terima kasih atas kunjungannya loh mas <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  hate speech di Indonesia itu sebenarnya ada dua yaitu ke pemerintah (pasal 154 dan 155) dan ke sekelompok masyarakat (pasal 156 dan 157). Ke pemerintah sudah di delete oleh MK<br />
Hate speech ini diatur supaya tidak terjadi genosida sehingga yg ada di Indonesia dilarang penyebaran kebencian terhadap segolongan orang. Jadi tidak bisa terhadap pribadi atau institusi<br />
Soal agama bukan hate speech tapi penodaan/penghinaan ini yg coba dihapuskan oleh beberapa rekan saya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sufehmi</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19852</link>
		<dc:creator><![CDATA[sufehmi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 13:17:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19852</guid>
		<description><![CDATA[&lt;i&gt;Namun bagiku, kalau hendak melindungi ketertiban umum mencegah hate speech sudah lebih dari cukup ada.&lt;/i&gt;

Menarik pak, numpang tanya -- apakah hate speech itu (di Indonesia) juga berlaku kepada agama / institusi ?

Atau, hanya kepada pribadi ?

Terimakasih.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><i>Namun bagiku, kalau hendak melindungi ketertiban umum mencegah hate speech sudah lebih dari cukup ada.</i></p>
<p>Menarik pak, numpang tanya &#8212; apakah hate speech itu (di Indonesia) juga berlaku kepada agama / institusi ?</p>
<p>Atau, hanya kepada pribadi ?</p>
<p>Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Wawan</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19851</link>
		<dc:creator><![CDATA[Wawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 21:54:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19851</guid>
		<description><![CDATA[oh ya.. kenapa kok pas ribut2 aksi lintas agama di monas kok ya yang bikin rusuh malah orang2 islam, pada pake baju koko semua... agama yang laen pada kemana??? apa agama islam memang tidak mengajarkan perbedaan..]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oh ya.. kenapa kok pas ribut2 aksi lintas agama di monas kok ya yang bikin rusuh malah orang2 islam, pada pake baju koko semua&#8230; agama yang laen pada kemana??? apa agama islam memang tidak mengajarkan perbedaan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19834</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 10:00:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19834</guid>
		<description><![CDATA[@arsil
ah, saya justru belajar banyak dari om Arsil, terima kasih atas diskusinya yang selalu mencerahkan :)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@arsil<br />
ah, saya justru belajar banyak dari om Arsil, terima kasih atas diskusinya yang selalu mencerahkan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: krupukulit</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19831</link>
		<dc:creator><![CDATA[krupukulit]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 06:47:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19831</guid>
		<description><![CDATA[hehe...dalam hal ini pandangan kita beda tapi sebenarnya tidak bertentangan. point gue mengutip penjelasan pasal 4 (156a) sebenarnya mau menunjukkan bahwa selama ini ada pemahaman yang keliru terutama dari penegak hukum itu sendiri tentang makna dari pasal 156a itu sendiri. 

gue tidak bertentangan dengan loe mengenai judicial review, menurut gue fine2 aja PNPS itu dicabut, karena tokh juga sudah ada 156. 

soal film fitna, sudah ada putusan Pengadilan Tinggi di belanda yang memerintahkan agar penuntut mengusut kasus ini (di Belanda, penuntut punya kewenanga untuk mengusut atau tidak mengusut suatu perkara, namun jika tidak mengusut keputusan tersebut dapat dichalange di (kalo ga salah) pengadilan tinggi. ya seperti praperadilan atas sp3 gitu lah).

btw, senang juga diskusi dengan anda, karena tulisannya selalu provoking, memancing diskusi.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehe&#8230;dalam hal ini pandangan kita beda tapi sebenarnya tidak bertentangan. point gue mengutip penjelasan pasal 4 (156a) sebenarnya mau menunjukkan bahwa selama ini ada pemahaman yang keliru terutama dari penegak hukum itu sendiri tentang makna dari pasal 156a itu sendiri. </p>
<p>gue tidak bertentangan dengan loe mengenai judicial review, menurut gue fine2 aja PNPS itu dicabut, karena tokh juga sudah ada 156. </p>
<p>soal film fitna, sudah ada putusan Pengadilan Tinggi di belanda yang memerintahkan agar penuntut mengusut kasus ini (di Belanda, penuntut punya kewenanga untuk mengusut atau tidak mengusut suatu perkara, namun jika tidak mengusut keputusan tersebut dapat dichalange di (kalo ga salah) pengadilan tinggi. ya seperti praperadilan atas sp3 gitu lah).</p>
<p>btw, senang juga diskusi dengan anda, karena tulisannya selalu provoking, memancing diskusi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19828</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 14:30:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19828</guid>
		<description><![CDATA[@arsil
Kita memandang satu persoalan dgn memakai pendekatan yg berbeda. Tapi aku pastikan aku selalu menyukai berdiskusi dgn pandangan yg berbeda.
Namun bagiku, kalau hendak melindungi ketertiban umum mencegah hate speech sudah lebih dari cukup ada.
Soal Pasal 156a pemberatan dari Pasal 156 hmm sepertinya aku tidak sependapat obyek yg diaturnya beda
Film fitna juga tidak dipandang sebagai kejahatan di Belandakan? ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@arsil<br />
Kita memandang satu persoalan dgn memakai pendekatan yg berbeda. Tapi aku pastikan aku selalu menyukai berdiskusi dgn pandangan yg berbeda.<br />
Namun bagiku, kalau hendak melindungi ketertiban umum mencegah hate speech sudah lebih dari cukup ada.<br />
Soal Pasal 156a pemberatan dari Pasal 156 hmm sepertinya aku tidak sependapat obyek yg diaturnya beda<br />
Film fitna juga tidak dipandang sebagai kejahatan di Belandakan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: krupukulit</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19823</link>
		<dc:creator><![CDATA[krupukulit]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 05:56:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19823</guid>
		<description><![CDATA[agama memang (mungkin) tidak bisa dinodai dalam pengertian tertentu, namun jika penodaan tersebut diartikan seperti penjelasan pasal 4 pnps tsb (penodaan dalam artian menghina)  maka bisa. contoh misalnya seseorang mengolok-olok agama lain, atau suatu ritual dari suatu agama. Tindakan tersebut tentunya dapat memicu konflik di masyarakat. Contoh kongkrit mungkin film Fitna. 

Pasal 156 a huruf a memang agak bersinggungan dengan pasal 156 (yang cukup sering juga dipakai - Munarman kan kena pasal ini). Namun gue menafsirkan bahwa pasal 156a huruf a ini merupakan pemberatan dari pasal 156. Di belanda sendiri walaupun telah ada pasal yang sama dengan pasal 156 setelah adanya konvensi mengenai anti diskriminasi terhadap agama, ras dll Belanda menambahkan pasal hatespeech berdasarkan agama dan ras.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>agama memang (mungkin) tidak bisa dinodai dalam pengertian tertentu, namun jika penodaan tersebut diartikan seperti penjelasan pasal 4 pnps tsb (penodaan dalam artian menghina)  maka bisa. contoh misalnya seseorang mengolok-olok agama lain, atau suatu ritual dari suatu agama. Tindakan tersebut tentunya dapat memicu konflik di masyarakat. Contoh kongkrit mungkin film Fitna. </p>
<p>Pasal 156 a huruf a memang agak bersinggungan dengan pasal 156 (yang cukup sering juga dipakai &#8211; Munarman kan kena pasal ini). Namun gue menafsirkan bahwa pasal 156a huruf a ini merupakan pemberatan dari pasal 156. Di belanda sendiri walaupun telah ada pasal yang sama dengan pasal 156 setelah adanya konvensi mengenai anti diskriminasi terhadap agama, ras dll Belanda menambahkan pasal hatespeech berdasarkan agama dan ras.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19821</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 00:59:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19821</guid>
		<description><![CDATA[@arsil
Posisi saya tetap tidak, karena agama secara alamiah bisa di nodai atau ternodai yg bisa yang pengikutnya. Kalau hendak melindungi kepentingan umum kan sudah ada ketentuannya yg amat jarang dipakai :)
Lumayan repot nih berdiskusi dgn pakar hukum pidana hehehehe ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@arsil<br />
Posisi saya tetap tidak, karena agama secara alamiah bisa di nodai atau ternodai yg bisa yang pengikutnya. Kalau hendak melindungi kepentingan umum kan sudah ada ketentuannya yg amat jarang dipakai <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Lumayan repot nih berdiskusi dgn pakar hukum pidana hehehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: krupukulit</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19820</link>
		<dc:creator><![CDATA[krupukulit]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 17:03:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19820</guid>
		<description><![CDATA[agama bisa dinodai jika pengertian menodai seperti dalam penjelasan pasal 4 jo. 156a, yaitu yang pada intinya menghina. (ga perlu gue contohin kan, nanti malah gue yang kena pasal ini :) )

Kepentingan apa yang hendak dilindungi? penghinaan dan &#039;eksternalisasi&#039; rasa permusuhan tentunya dapat memicu konflik sosial.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>agama bisa dinodai jika pengertian menodai seperti dalam penjelasan pasal 4 jo. 156a, yaitu yang pada intinya menghina. (ga perlu gue contohin kan, nanti malah gue yang kena pasal ini <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Kepentingan apa yang hendak dilindungi? penghinaan dan &#8216;eksternalisasi&#8217; rasa permusuhan tentunya dapat memicu konflik sosial.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19817</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 15:33:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19817</guid>
		<description><![CDATA[@arsil
Perdebatan pokoknya bisakah agama dinodai, kepentingan apakah yg hendak dilindungi bro
]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@arsil<br />
Perdebatan pokoknya bisakah agama dinodai, kepentingan apakah yg hendak dilindungi bro</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: krupukulit</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19815</link>
		<dc:creator><![CDATA[krupukulit]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 14:31:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19815</guid>
		<description><![CDATA[coba baca penjelasan pasal 4 PNPS 1/1965. &quot;Tindak pidana yang dimaksud di sini, ialah semata-mata (pada pokoknya) ditunjuk kepada niat untuk memusuhi atau menghina.

Dengan demikian, maka uraian-uraian tertulis atau lisan yang dilakukan secara obyektif, zakeliyk dan ilmiah mengenai suatu agama yang disertai dengan usaha untuk menghindari adanya kata-kata atau susunan kata-kata yang bersifat permusuhan atau penghinaan, bukanlah tindak pidana menurut pasal itu.&quot; 

dari penjelasan tersebut (seharusnya) yang disebut sebagai Aliran &#039;sesat&#039; tidak bisa dikenakan dengan pasal 156a.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>coba baca penjelasan pasal 4 PNPS 1/1965. &#8220;Tindak pidana yang dimaksud di sini, ialah semata-mata (pada pokoknya) ditunjuk kepada niat untuk memusuhi atau menghina.</p>
<p>Dengan demikian, maka uraian-uraian tertulis atau lisan yang dilakukan secara obyektif, zakeliyk dan ilmiah mengenai suatu agama yang disertai dengan usaha untuk menghindari adanya kata-kata atau susunan kata-kata yang bersifat permusuhan atau penghinaan, bukanlah tindak pidana menurut pasal itu.&#8221; </p>
<p>dari penjelasan tersebut (seharusnya) yang disebut sebagai Aliran &#8216;sesat&#8217; tidak bisa dikenakan dengan pasal 156a.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19796</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 04:14:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19796</guid>
		<description><![CDATA[@nizam
Sepertinya lbh krn kita belum lagi stabil proses demokrasinya pak]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@nizam<br />
Sepertinya lbh krn kita belum lagi stabil proses demokrasinya pak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: H. Nizam</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19794</link>
		<dc:creator><![CDATA[H. Nizam]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 03:35:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19794</guid>
		<description><![CDATA[Mas,

Sebagai konsekwensi dari demokrasi bebas yang kita pilih maka kita harus menerima apapun yang disetujui oleh mayoritas suara lembaga2 yang seharusnya mewakili rakyat tapi nyatanya lebih berpihak pada partai. Celakanya agar mereka bisa jadi wakil rakyat mereka gunakan segala cara, termasuk agama.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas,</p>
<p>Sebagai konsekwensi dari demokrasi bebas yang kita pilih maka kita harus menerima apapun yang disetujui oleh mayoritas suara lembaga2 yang seharusnya mewakili rakyat tapi nyatanya lebih berpihak pada partai. Celakanya agar mereka bisa jadi wakil rakyat mereka gunakan segala cara, termasuk agama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19785</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 07:21:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19785</guid>
		<description><![CDATA[@edratna
Begitulah bu, saya juga bingung, meski saya menghormati hak demonstrasi juga. Ya itulah resiko hidup di negara demokrasi ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@edratna<br />
Begitulah bu, saya juga bingung, meski saya menghormati hak demonstrasi juga. Ya itulah resiko hidup di negara demokrasi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: edratna</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19779</link>
		<dc:creator><![CDATA[edratna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 04:31:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19779</guid>
		<description><![CDATA[Yang demo  itu coba ditanya, apa ngerti tujuan demo ...jangan-jangan nggak tahu.
Setiap kali ada perlu, saya naik taksi.... suatu ketika kami terjebak demo, dan sopir nyeletuk, mengatakan udah bosen lihat demo...dan akhirnya pasrah, asal nggak rusuh. Adanya demo membuat macet, dan membuat target pemasukan dia tak tercapai. Dan bilang begini...

&quot;Teman saya kadang cuti dari nyopir (mereka punya hari libur yang bisa dipilih)....untuk ikut demo, lumayan bu, dapat Rp.7*****,- plus makan siang...&quot;

Terus apa bapak pernah ikut? &quot;Nggak bu, nurani sayatak sampai, itu kan nggak benar....&quot;
Entah dimana dan siapa yang benar...saya pusing.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang demo  itu coba ditanya, apa ngerti tujuan demo &#8230;jangan-jangan nggak tahu.<br />
Setiap kali ada perlu, saya naik taksi&#8230;. suatu ketika kami terjebak demo, dan sopir nyeletuk, mengatakan udah bosen lihat demo&#8230;dan akhirnya pasrah, asal nggak rusuh. Adanya demo membuat macet, dan membuat target pemasukan dia tak tercapai. Dan bilang begini&#8230;</p>
<p>&#8220;Teman saya kadang cuti dari nyopir (mereka punya hari libur yang bisa dipilih)&#8230;.untuk ikut demo, lumayan bu, dapat Rp.7*****,- plus makan siang&#8230;&#8221;</p>
<p>Terus apa bapak pernah ikut? &#8220;Nggak bu, nurani sayatak sampai, itu kan nggak benar&#8230;.&#8221;<br />
Entah dimana dan siapa yang benar&#8230;saya pusing.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anggara</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19770</link>
		<dc:creator><![CDATA[anggara]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 10:50:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19770</guid>
		<description><![CDATA[@yari
Masak nggak ngerti kang? Senang dpt kunjungan lagi :mrgreen: ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@yari<br />
Masak nggak ngerti kang? Senang dpt kunjungan lagi <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Yari NK</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19769</link>
		<dc:creator><![CDATA[Yari NK]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 10:47:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/02/25/menista-agama/#comment-19769</guid>
		<description><![CDATA[Ooo... gitu ya?? Yang demo-demo pasti nggak tahu yg kayak ginian lah.... Mereka tahunya yang penting mereka punya &#039;payung hukum&#039; sebanyak2nya agar tidak terkena &#039;hujan&#039; yang bernama penistaan agama. Maklumlah di negeri ini masih banyak yang menganggap bahwa agama bukan hanya urusan pribadi tetapi menyangkut hal2 sosial lainnya bahkan politik. Ah, tauk ah, binun aku juga! :P]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ooo&#8230; gitu ya?? Yang demo-demo pasti nggak tahu yg kayak ginian lah&#8230;. Mereka tahunya yang penting mereka punya &#8216;payung hukum&#8217; sebanyak2nya agar tidak terkena &#8216;hujan&#8217; yang bernama penistaan agama. Maklumlah di negeri ini masih banyak yang menganggap bahwa agama bukan hanya urusan pribadi tetapi menyangkut hal2 sosial lainnya bahkan politik. Ah, tauk ah, binun aku juga! <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

