Simpati Untuk Mereka Yang Diduga Teroris

Posted on Maret 11, 2010

11


Hei, kenapa bersimpati untuk teroris? Sebenarnya, secara prinsip, saya tidak bersimpati dengan gerakan terorisme dan orang – orang yang melakukan teror. Namun saya cukup prihatin dengan banyaknya kematian yang disebabkan upaya pemberantasan terorisme.

Saya sendiri cukup heran, setiap penyergapan ”teroris” selalu ada kematian disana, dan yang mati adalah orang – orang diduga petinggi dari gerakan terorisme. Dalam hati saya cukup sedih, karena orang – orang yang mati itu tidak diupayakan ditangkap hidup – hidup? Membawa mereka ke Pengadilan supaya mereka dapat membela dirinya di Pengadilan yang terbuka adalah jalan yang adil untuk membuktikan apakah mereka benar terlibat di jaringan terorisme Internasional?

Belum lagi jika keluarganya mau dihitung, saya terbayang, mereka hanya bisa pasrah menerima ”tuduhan” bahwa salah satu anggota keluarganya yang telah ditembak mati itu adalah ”teroris”. Stigma teroris buat saya sama dengan stigma PKI di masa lalu dan bisa mengakibatkan banyak hal yang tidak perlu seperti tekanan psikologis yang pasti diterima oleh keluarga para ”teroris” itu

Meski saya tidak sepakat, kalaupun mau ditembak mati, biarkan Pengadilan yang melakukan dan mereka punya hak untuk tidak mati di tangan kepolisian atau Densus 88

Posted in: Opini Hukum