Archive

Daily Archives: August 19, 2010

Sejatinya, buku ini tak akan pernah ada, jika tiada kawan, pemilik penerbitan, yang dengan semangat “memerintahkan” saya untuk menulis tentang UU ITE dan sejarah pergulatan di Mahkamah Konstitusi. Saya saat itu enggan melayani permintaannya, dengan satu alasan karena Saya Bukan Penulis. Tapi ternyata, teman baik saya itu tak pernah menyerah dan terus mendesak saya untuk menuliskan pengalaman dalam melakukan advokasi kebebasan berekspresi di Indonesia khususnya di Internet.

Akhirnya sayapun menyerah terhadap tekanannya, tapi saya mengajukan syarat, agar buku yang rencananya akan ditulis itu harus ditulis dengan dan dalam bentuk Tim Penulis. Setelah tawar menawar dan negosiasi yang alot akhirnya saya dan kawan saya itu bersepakat untuk membentuk Tim Penulis yang terdiri dari saya, mas Supi, dan mbak Ririn

Read More

Banyak orang merasa bingung ketika mencari informasi tentang hukum agraria di Indonesia, tak usah jauh, soal jual beli tanah saja dapat membuat orang kebanyakan menjadi pusing. Belum lagi jika bicara soal wasiat, hibah, ataupun lelang. Salah satu sumber infomasi saya tentang hukum agraria adalah mbak Irma Devita. Pemilik nama lengkap Irma Devita Purnamasari ini banyak menulis soal hukum agraria di blognya, tentu dengan bahasa yang menarik dan mudah dimengerti.

Namun, di suatu hari, tiba – tiba mampir sebuah surat elektronik di inbox saya, pengirimnya ya mbak Irma Devita yang barusan saya bicarakan di atas. Dalam surat tersebut, beliau memberitahu saya tentang rencana penerbitan bukunya. Ah, saya yakin bukunya pasti berguna, karena ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti seperti ketika mbak Irma Devita menulis di blognya.

Read More