<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dunia Anggara &#187; CR UU ITE</title>
	<atom:link href="http://anggara.org/category/cr-uu-ite/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anggara.org</link>
	<description>A Journey of Life</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 20:10:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anggara.org' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/147bef5a19be22789bb822073603d61c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Dunia Anggara &#187; CR UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anggara.org/osd.xml" title="Dunia Anggara" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anggara.org/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Perdebatan di Seputar Hukum Acara Penyadapan</title>
		<link>http://anggara.org/2011/03/02/perdebatan-di-seputar-hukum-acara-penyadapan/</link>
		<comments>http://anggara.org/2011/03/02/perdebatan-di-seputar-hukum-acara-penyadapan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 02:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hukum acara pidana]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[intersepsi]]></category>
		<category><![CDATA[mahkamah konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[uu ite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=2195</guid>
		<description><![CDATA[Privasi, mungkin kata ini adalah salah satu kata yang masuk jarang diucapkan di kalangan masyarakat Indonesia. Entah karena alergi, entah pula karena memang kultur masyarakat Indonesia pada dasarnya agak menabukan hal – hal yang berkaitan dengan privasi. Sangat jarang terdapat wacana dalam khazanah hukum ataupun sosial di Indonesia. Saya sendiripun tidak melihat ada satu organisasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=2195&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Privasi, mungkin kata ini adalah salah satu kata yang masuk jarang diucapkan di kalangan masyarakat Indonesia. Entah karena alergi, entah pula karena memang kultur masyarakat Indonesia pada dasarnya agak menabukan hal – hal yang berkaitan dengan privasi. Sangat jarang terdapat wacana dalam khazanah hukum ataupun sosial di Indonesia. Saya sendiripun tidak melihat ada satu organisasi HAM di Indonesia yang berbicara secara spesifik tentang privasi. Saya kira, terdapat beragam campuran faktor – faktor pendukung dimana masyarakat dan penyelenggara negara abai terhadap perlindungan privasi ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-2195"></span>Konstitusi Indonesia, terutama sejak dilakukannya amandemen telah melindungi hak atas privasi. Secara tegas Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 telah menyebutkan “<span style="text-decoration:underline;">Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaanya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi</span>.” Namun sayangnya, hingga saat ini tidak ada formulasi hukum yang tepat untuk mengimplementasikan ketentuan Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) disahkan, Pemerintah berencana untuk mengeluarkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tata Cara Intersepsi yang memang merupakan perintah dari Pasal 31 ayat 4 UU ITE. Namun, rencana pemerintah ini dipandang oleh kalangan aktivis anti korupsi sebagai bentuk dari pelemahan upaya pemberantasan korupsi yang tengah dilakukan oleh KPK.</p>
<p style="text-align:justify;">Terlepas dari isu pelemahan pemberantasan korupsi, kita mungkin pernah ingat bahwa ada kasus penyebar luasan isi SMS yang dikirimkan oleh seorang jurnalis yaitu Metta Dharmasaputra kepada Vincentius Amin Santoso, Chief Financial Controller Asian Agri Group. Selain itu, kita mungkin ingat penyadapan terhadap Al Amin Nasution dalam kasus korupsi yang dikenal dengan “skandal gadis berbaju putih”. Masih juga segar dalam ingatan kita, dimana Antasari Azhar, dalam kedudukan sebagai Ketua KPK memerintahkan penyadapan terhadap Nasrudin Zulkarnaen, Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, dimana ternyata Nasrudin Zulkarnaen tidak terlibat dalam kasus korupsi. Kasus – kasus ini sebenarnya sudah cukup menunjukkan betapa mudahnya hak privasi dari seorang warga negara diganggu oleh negara meski dilakukan dalam bungkus upaya penegakkan hukum.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal – hal inilah yang membuat saya, dan dua orang rekan saya yaitu <a href="http://perlindungansaksi.wordpress.com" target="_blank">Supriyadi W. Eddyono</a>, dan <a href="http://wahyudidjafar.wordpress.com" target="_blank">Wahyudi Djaffar</a>, mengajukan permohonan pengujian Pasal 31 ayat (4) UU ITE ke Mahkamah Konstitusi pada 22 Februari 2010. Dalil kami sederhana yaitu pengaturan Pasal 31 ayat (4) UU ITE yang memerintahkan pengaturan penyadapan dalam bentuk PP dapat mengurangi hak – hak kami sebagai warga negara yang dilindungi hak privasinya berdasarkan Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 dan juga kami mendalilkan bahwa meski hak privasi bukanlah masuk pada kategori hak yang tidak dapat dibatasi, namun pembatasan tersebut harus dilakukan oleh UU bukan pada level PP atau peraturan lainnya di bawah UU. Pembatasan yang dilakukan oleh peraturan di bawah UU menurut kami pada saat itu bertentangan dengan Pasal 28 J ayat (2) UUD 1945.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada saat kami mengajukan pengujian tersebut, kami sadar bahwa langkah ini tentu tidak populer, karena ada beberapa lembaga penegak hukum yang mengatur penyadapan melalui peraturan internalnya seperti KPK dan juga kepolisian. Dengan mengklaim bahwa pengaturan penyadapan hanya boleh dilakukan melalui UU, secara otomatis kami juga menyatakan bahwa pengaturan internal tentang penyadapan di berbagai lembaga penegak hukum adalah bertentangan dengan konstitusi. Namun, pada saat itu saya dan teman – teman berprinsip bahwa pemberantasan kejahatan apapun termasuk korupsi hanya bisa dilakukan dengan cara memperkuat perlindungan HAM bagi setiap warga negara Indonesia termasuk untuk Tersangka/Terdakwa, Saksi, dan Korban. Tanpa perlindungan HAM yang maksimal, upaya untuk memerangi kejahatan justru akan menimbulkan kejahatan – kejahatan baru yang dilakukan atas nama hukum.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara umum penyadapan di Indonesia memiliki sejarah panjang, pada masa pemerintah kolonial Hindia Belanda, Keputusan Raja Belanda Tanggal 25 Juli 1893 N0 36, bisa dianggap sebagai peraturan tertua di Indonesia mengenai penyadapan informasi yang terbatas digunakan pada lalu lintas surat di kantor pos seluruh Indonesia. Setelah itu muncul beragam peraturan perundang – undangan yang mengatur tentang penyadapan diantaranya yaitu (1) Bab XXVII WvS Tentang Kejahatan Jabatan, Pasal 430 – 434, (2) UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, (3) UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, (4) UU No 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, (5) Perpu No 1 Tahun 20002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, (6) UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat, (7) UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, (8) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan (9) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pada level di bawah UU, setidaknya juga terdapat 2 Peraturan Pemerintah dan 1 Peraturan Menteri yang juga mengatur tentang Penyadapan/Intersepsi yaitu (1) PP No. 19 Tahun 2000 tentang Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, (2) PP No. 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi, dan (3) Permenkominfo No. 11 Tahun 2006 tentang Teknis Penyadapan Terhadap Informasi</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan beragamnya peraturan perundang-undangan dan ketiadaan aturan tunggal yang mengatur tata cara tata cara penyadapan mengandung kelemahan yang justru dapat mengancam hak atas privasi dan menjadikan masyarakat Indonesia sebagai masyarakat yang paling terancam hak atas privasinya di antara masyarakat lain di negara – negara hukum modern yang demokratis di dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu kepada Mahkamah Konstitusi, saya dan teman – teman, mengajukan argumentasi bahwa reaksi hukum untuk melakukan “kodifikasi” hukum acara atau tata cara penyadapan/intersepsi harus didukung namun ketentuan “kodifikasi” dari hukum acara tersebut tidak bisa hanya diatur dalam level setingkat Peraturan Pemerintah sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 31 ayat (4) UU ITE. Kami juga mendesak adanya keperluan untuk melalukan pembaharuan hukum acara pidana Indonesia khususnya pembaharuan UU No 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dalam hal penyediaan aturan yang komprehensif tentang Penyadapan untuk dapat memperkuat dan lebih melindungi jaminan atas hak privasi dari serangan atau campur tangan yang sangat mungkin sewenang – wenang dari aparat penegak hukum</p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat kami dalam pengujian ini sebenarnya juga didukung oleh pertimbangan tentang perlunya penyadapan diatur dalam UU Penyadapan ataupun dalam KUHAP yaitu dalam Putusan MK pada Perkara Nomor 006/PUU-I/2003 pada pengujian Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan pertimbangan hukum putusan MK dalam Perkara Nomor 012-016-019/PUU-IV/2006 pada pengujian Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pandangan saya dan teman – teman inipun memperoleh dukungan dari Ifdhal Kasim, Ketua Komnas HAM  yang menyatakan mekanisme penyadapan di berbagai negara di dunia dilakukan dengan syarat (i) adanya otoritas resmi yang ditunjuk dalam Undang-Undang untuk memberikan izin penyadapan, (ii) adanya jaminan jangka waktu yang pasti dalam melakukan penyadapan, (iii) pembatasan penanganan materi hasil penyadapan, (iv) pembatasan mengenai orang yang dapat mengakses penyadapan. Selain itu juga kami mendapatkan dukungan dari Mohammad Fajrul Falaakh, anggota KHN dan Ahli Hukum Tata Negara dari Fakultas Hukum UGM yang menyatakan Undang-Undang mengenai penyadapan seharusnya mengatur dengan jelas tentang: (i) wewenang untuk melakukan, memerintahkan maupun meminta penyadapan, (ii) tujuan penyadapan secara spesifik, (iii) kategori subjek hukum yang diberi wewenang untuk melakukan penyadapan, (iv) adanya izin dari atasan atau izin hakim sebelum melakukan penyadapan, (v) tata cara penyadapan, (vii) pengawasan terhadap penyadapan, (viii) penggunaan hasil penyadapan. Bahkan Mohammad Fajrul Falaakh berpendapat bahwa Pasal 31 ayat (3) dan ayat (4) UU 11/2008 bertentangan dengan UUD 1945 karena tidak memberikan kejelasan dan kepastian aturan tentang penyadapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Keseluruhan upaya kami ini ternyata membuahkan hasil yang menggembirakan dimana pada Kamis, 24 Februari 2011, Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan kami dan mencabut Pasal 31 ayat (4) UU ITE. Tidak hanya itu, MK juga kembali menegaskan, untuk yang ketiga kalinya, tentang perlunya pemerintah dan DPR segera mengesahkan UU yang mengatur Penyadapan secara spesifik. Kemenangan ini saya rasa perlu didorong terus oleh kalangan organisasi HAM dan juga organisasi anti korupsi, tidak hanya untuk mengajukan usulan untuk membuat UU Penyadapan, tapi secara umum juga organisasi HAM dan organisasi anti korupsi perlu terus mendorong pembaharuan Hukum Acara Pidana yang baru yang lebih memberikan proteksi dan perlindungan hak asasi manusia tidak hanya terhadap Tersangka/Terdakwa tapi juga terhadap Saksi dan Korban.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak lupa kami mengucapkan terima kasih untuk tim kuasa hukum yang telah mewakili saya dan teman2 pemohon lainnya, yaitu <a href="http://www.facebook.com/people/Wahyu-Wagiman/1007168870" target="_blank">Wahyu Wagiman</a>, <a href="http://www.facebook.com/people/Zainal-Aja/757803836" target="_blank">Zainal Abidin</a>, <a href="http://totokyuliyanto.wordpress.com" target="_blank">Totok Yuliyanto</a>, <a href="http://twitter.com/AdamPantouw" target="_blank">Adam Pantouw</a>, <a href="http://twitter.com/andimuttaqien" target="_blank">Andi Muttaqien</a>, dan <a href="http://www.facebook.com/people/Adiani-Viviana/1460287005" target="_blank">Adiani Viviana</a></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk putusannya silahkan diunduh <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2011/03/putusan-5_puu_viii_2010-_edit-panitera_.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://anggara.org/category/cr-uu-ite/'>CR UU ITE</a>, <a href='http://anggara.org/category/opini-hukum/'>Opini Hukum</a> Tagged: <a href='http://anggara.org/tag/hak-asasi-manusia/'>hak asasi manusia</a>, <a href='http://anggara.org/tag/hukum/'>hukum</a>, <a href='http://anggara.org/tag/hukum-acara-pidana/'>hukum acara pidana</a>, <a href='http://anggara.org/tag/indonesia/'>indonesia</a>, <a href='http://anggara.org/tag/intersepsi/'>intersepsi</a>, <a href='http://anggara.org/tag/mahkamah-konstitusi/'>mahkamah konstitusi</a>, <a href='http://anggara.org/tag/penyadapan/'>penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/uu-ite/'>uu ite</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/2195/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/2195/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=2195&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2011/03/02/perdebatan-di-seputar-hukum-acara-penyadapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<georss:point>-6.133000 106.750000</georss:point>
		<geo:lat>-6.133000</geo:lat>
		<geo:long>106.750000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Privasi dan Penyadapan</title>
		<link>http://anggara.org/2010/12/21/privasi-dan-penyadapan/</link>
		<comments>http://anggara.org/2010/12/21/privasi-dan-penyadapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2010 09:41:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[MK]]></category>
		<category><![CDATA[pengujian uu]]></category>
		<category><![CDATA[penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[privasi]]></category>
		<category><![CDATA[uu ite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=2116</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin, saya sempat berdiskusi dengan mbak Indri, Direktur Eksekutif ELSAM, yang menyatakan bahwa yang akan mengambil keuntungan dari Permohonan yang kami ajukan adalah para koruptor. Saya tak menolak anggapan itu, namun tekanan saya adalah hal ini dilakukan sebagai the best interest of the people dan kami tidak menginginkan negara bisa sewenang &#8211; wenang menganggu hak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=2116&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kemarin, saya sempat berdiskusi dengan mbak Indri, Direktur Eksekutif ELSAM, yang menyatakan bahwa yang akan mengambil keuntungan dari Permohonan yang kami ajukan adalah para koruptor. Saya tak menolak anggapan itu, namun tekanan saya adalah hal ini dilakukan sebagai <em>the best interest of the people</em> dan kami tidak menginginkan negara bisa sewenang &#8211; wenang menganggu hak privasi kami.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-2116"></span>Saya tahu, permohonan ini bisa jadi sangat kontroversial, karena tuntutan utama dari permohonan ini adalah, agar ketentuan acara atau hukum acara penyadapan diatur dalam UU dan bukannya PP apalagi SOP. Kenapa kontroversial, karena sampai saat ini banyak lembaga negara yang mendasarkan pada SOP untuk melakukan penyadapan. Nah, tentu mengangkat SOP ini ke aturan yang lebih tinggi semacam PP tentu harus diapresiasi, namun sekali lagi pembatasan hak asasi manusia haruslah dilakukan dengan UU bukan dengan PP.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sila nikmati kesimpulan yang telah diajukan oleh para kuasa hukum kami <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2010/12/kesimpulan-final.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://anggara.org/category/cr-uu-ite/'>CR UU ITE</a>, <a href='http://anggara.org/category/opini-hukum/'>Opini Hukum</a> Tagged: <a href='http://anggara.org/tag/ham/'>HAM</a>, <a href='http://anggara.org/tag/kejahatan/'>kejahatan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/mk/'>MK</a>, <a href='http://anggara.org/tag/pengujian-uu/'>pengujian uu</a>, <a href='http://anggara.org/tag/penyadapan/'>penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/privasi/'>privasi</a>, <a href='http://anggara.org/tag/uu-ite/'>uu ite</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/2116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/2116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=2116&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2010/12/21/privasi-dan-penyadapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-6.133000 106.750000</georss:point>
		<geo:lat>-6.133000</geo:lat>
		<geo:long>106.750000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kami Menguji Pasal 31 ayat (4) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik</title>
		<link>http://anggara.org/2010/04/08/mengapa-kami-menguji-pasal-31-ayat-4-uu-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik/</link>
		<comments>http://anggara.org/2010/04/08/mengapa-kami-menguji-pasal-31-ayat-4-uu-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Apr 2010 07:54:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[MK]]></category>
		<category><![CDATA[penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[PP Penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[rpp penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[uu ite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/04/08/mengapa-kami-menguji-pasal-31-ayat-4-uu-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik/</guid>
		<description><![CDATA[Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi RI Ijinkan Kami Para Pemohon, memohon kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia untuk memeriksa dan memutus Permohonan Pengujian Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Yang menyatakan : Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara intersepsi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1932&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi RI</p>
<p style="text-align:justify;">Ijinkan Kami Para Pemohon, memohon kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia untuk memeriksa dan memutus Permohonan Pengujian Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Yang menyatakan : Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara intersepsi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut kami pasal tersebut bertentangan dengan Pasal 28 G ayat (1), dan Pasal 28 J ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yakni: Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945: Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaanya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. &amp; Pasal 28 J ayat (2) UUD 1945: Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span id="more-1932"></span>Kedudukan dan Kepentingan Hukum Para Pemohon</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kami adalah warga negara Indonesia yang menggunakan beragam sarana komunikasi, termasuk namun tidak terbatas pada sarana komunikasi bergerak, email, sms, dan lain lain, untuk menunjang kehidupan pribadi termasuk berkomunikasi dengan teman sekerja, sahabat, keluarga, maupun lingkungan Para Pemohon secara luas.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemohon I dan Pemohon II adalah seorang Advokat yang diangkat berdasarkan ketentuan UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat juga dilindungi hak dan kewenangannya untuk menjalankan profesinya secara bebas dan mandiri. Hak dan kewenangan yang dimiliki Pemohon I dan Pemohon II sebagai Advokat tersebut ditegaskan berdasarkan Pasal 19 ayat (2) UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat, yang menyatakan, “Advokat berhak atas kerahasiaan hubungannya dengan Klien, termasuk perlindungan atas berkas dan dokumennya terhadap penyitaan atau pemeriksaan dan perlindungan terhadap penyadapan atas komunikasi elektronik Advokat”. Sebagai Advokat, pemohon I dan II tentunya menggunakan beragam sarana komunikasi, yang tidak terbatas pada sarana komunikasi bergerak, termasuk email, sms, dan lain-lain, untuk menunjang pekerjaan Pemohon termasuk berkomunikasi dengan klien yang merupakan hubungan komunikasi yang tidak boleh dilakukan penyadapan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai yang bekerja sebagai seorang Peneliti HAM dan Demokrasi Pemohon III menggunakan beragam sarana komunikasi untuk dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik dan menghasilkan karya–karya riset yang dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya dan untuk itu membutuhkan komunikasi melalui beragam sarana komunikasi untuk dapat mencari, memperoleh, mendapatkan, memiliki, menyimpan, meneruskan, dan sebagainya untuk memperoleh bahan yang diperlukan untuk menuntaskan penelitian yang dilakukan olehnya yang kemudian dipublikasikan ke masyarakat luas. Pemohon III merasa dengan pengaturan tata cara intersepsi (penyadapan) yang hanya diatur dalam Peraturan Pemerintah dapat mengganggu setidak–tidaknya punya potensi mengganggu hak dan kewenangan konstitusional Pemohon III yang dijamin dalam UUD 1945.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan berlakukan ketentuan A Quo yang mengatur tentang tata cara intersepsi atau penyadapan maka berpotensi besar untuk merusak perlindungan hak dan/atau kewenangan konstitusional dari Para Pemohon terhadap hak atas atas keamanan diri pribadi (hak atas privasi/rights of privacy) dengan argumentasi:</p>
<p style="text-align:justify;">Bahwa hak atas keamanan diri pribadi dapat dielaborasi termasuk namun tidak terbatas pada perlindungan atas rumah dan/atau tempat tinggal Para Pemohon yang tidak boleh dimasuki tanpa ijin dan/atau secara sewenang – wenang tanpa perintah atau melalui otoritasasi dari badan – badan kekuasaan kehakiman, keamanan dan/atau kerahasiaan atas hubungan korespondensi atau surat menyurat, yang dalam hal ini juga dapat diperluas pada hubungan komunikasi antara Para Pemohon dengan pihak lain atau yang komunikasi yang bersifat pribadi dan berlangsung secara dua arah<br />
Bahwa pembatasan atau penghadangan melalui tindakan intersepsi atau penyadapan terhadap alat – alat komunikasi dari Para Pemohon dapat dikategorikan sebagai tindakan melawan hukum dan juga bertentangan dengan hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD 1945 beserta perubahan – perubahannya</p>
<p style="text-align:justify;">Bahwa setiap tindakan dari aparat penegak hukum yang dapat dikategorikan sebagai “upaya paksa” hanya boleh dilakukan berdasarkan Undang – Undang dan harus diatur tata cara atau hukum acaranya melalui Undang – Undang yang secara khusus mengatur hukum acara / hukum formil terhadap penegakkan hukum materil<br />
Bahwa Para Pemohon berpendapat ketentuan tata cara atau hukum acara tentang intersepsi atau penyadapan masuk dalam kategori upaya paksa dan karena itu harus diatur melalui Undang Undang yang secara khusus mengatur tentang hukum acara penyadapan</p>
<p style="text-align:justify;">Pengaturan pembatasan dan/atau penghadangan dan/atau pencabutan hak dari setiap individu haruslah diatur dan ditetapkan oleh Undang–Undang. Ketentuan Pasal 31 ayat (4) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengamanatkan pengaturan intersepi (penyadapan) melalui Peraturan Pemerintah jelas bertentangan dengan UUD 1945 dan mempunyai potensi besar untuk disalahgunakan dan/atau terjadinya kesewenang-wenangan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dasar Permohonan</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bertentangan dengan Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945<br />
</strong>Bahwa Penyadapan oleh aparat hukum atau intitusi resmi negara tetap menjadi kontroversial karena merupakan praktek invasi atas hak-hak privasi warga negaranya yang mencakup privasi atas kehidupan pribadi, kehidupan keluarga maupun korespodensi. Mengingat Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 telah memberikan jaminan perlindungan atas diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaanya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi. Maka adanya penyadapan berpotensi melanggara ketentuan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang menurut pemohon, penyadapan juga berguna sebagai salah satu metode penyidikan, penyadapan merupakan alternatif jitu dalam investigasi kriminal terhadap perkembangan modus kejahatan maupun kejahatan yang sangat serius, dalam hal ini, penyadapan merupakan alat pencegahan dan pendeteksi kejahatan, namun penyadapan juga memiliki kecenderungan yang berbahaya bagi hak asasi manusia, bila berada pada hukum yang tidak tepat (karena lemahnya pengaturan). oleh karena itu pembatasan-pembatasan atas prosedur dan kewenangan penyadapan mutlak diperlukan karena penyadapan berhadapan langsung dengan perlindungan hak privasi individu.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemohon mengingatkan bahwa Konvensi Hak Sipil Politik telah memberikan hak bagi setiap orang untuk dilindungi dari campur tangan yang secara sewenang-wenang atau secara tidak sah dalam masalah pribadi, keluarga, rumah atau korespondensinya, serta serangan yang tidak sah terhadap kehormatan dan nama baiknya. Oleh karena itu hak ini harus dijamin agar tidak ada campur tangan dan serangan yang berasal dari pihak berwenang negara maupun orang-orang biasa secara tak berdasar. Negara juga memiliki kewajiban-kewajiban untuk mengadopsi langkah-langkah legislatif dan lainnya untuk memberikan dampak pada pelarangan terhadap campur tangan dan serangan tersebut serta perlindungan atas hak ini. Dalam paradigma inilah hukum penyadapan harus diletakkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bertentangan dengan Pasal 28 J ayat (2) UUD 1945<br />
</strong>Karena penyadapan sebenarnya merupakan pelanggaran atas hak asasi manusia maka sangat wajarlah dan sudah sepatutnya jika negara ingin menyimpangi hak privasi warga negara tersebut, maka negara haruslah menyimpangi dalam bentuk UU bukan dalam bentuk PP, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 28 J ayat (2) UUD 1945 yang menyatakan “setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Konsisten dengan Putusan MK terdahulu<br />
</strong>Para pemohon ingat bahwa dalam pertimbangan hukum putusan MK dalam Perkara Nomor 006/PUU-I/2003, MK telah menyatakan: bahwa hak privasi bukanlah bagian dari hak-hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun (non-derogable rights), sehingga negara dapat melakukan pembatasan terhadap pelaksanaan hak-hak tersebut dengan menggunakan Undang-Undang, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 J ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lebih lanjut MK menyatakan, “untuk mencegah kemungkinan penyalahgunaan kewenangan untuk penyadapan dan perekaman Mahkamah Konstitusi berpendapat perlu ditetapkan perangkat peraturan yang mengatur syarat dan tata cara penyadapan dan perekaman dimaksud”.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahwa pertimbangan hukum putusan MK dalam Perkara Nomor 012-016-019/PUU-IV/2006 menyatakan: ”Mahkamah memandang perlu untuk mengingatkan kembali bunyi pertimbangan hukum Mahkamah dalam Putusan Nomor 006/PUU-I/2003 tersebut oleh karena penyadapan dan perekaman pembicaraan merupakan pembatasan terhadap hak-hak asasi manusia, di mana pembatasan demikian hanya dapat dilakukan dengan undang-undang, sebagaimana ditentukan oleh Pasal 28J Ayat (2) UUD 1945. Undang-undang dimaksud itulah yang selanjutnya harus merumuskan, antara lain, siapa yang berwenang mengeluarkan perintah penyadapan dan perekaman pembicaraan dan apakah perintah penyadapan dan perekaman pembicaraan itu baru dapat dikeluarkan setelah diperoleh bukti permulaan yang cukup, yang berarti bahwa penyadapan dan perekaman pembicaraan itu untuk menyempurnakan alat bukti, ataukah justru penyadapan dan perekaman pembicaraan itu sudah dapat dilakukan untuk mencari bukti permulaan yang cukup. Sesuai dengan perintah Pasal 28J Ayat (2) UUD 1945, semua itu harus diatur dengan undang-undang guna menghindari penyalahgunaan wewenang yang melanggar hak asasi”.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Produk Hukum berbentuk PP akan Melemahkan Hak Konstitusional pemohon.<br />
</strong>Di samping itu, Pengaturan melalui PP memiliki Ruang Lingkup dan Daya Berlaku Yang terbatasmaka menurut pemohoan hal tidak sesuai dengan perlindungan hak asasi para Pemohon. Dimana pengaturan penyadapan dalam wadah PP tersebut tidak akan cukup mampu menampung seluruh artikulasi mengenai pengaturan mengenai penyadapan. Disamping itu pula secara normative akan mengurangi hak-hak konstitusional pemohon.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal tersebut juga potensial disalahgunakan oleh pelaku kekuasaan pemerintahan dan aparat penegak hukum. Karena itu pengaturan penyadapan dalam regulasi seperti dalam peraturan internal lembaga, Permen, Peraturan Pemerintah dan lain-lain di bawah UU seperti dalam PP atau SOP internal lembaga tak akan mampu menampung seluruh artikulasi ketentuan yang benar mengenai hukum penyadapan. Oleh karena itu penyadapan haruslah diletakkan dalam kerangka undang-undang, khususnya pada Hukum Acara Pidana. Karena Hukum yang mengatur penyadapan oleh intitusi negara harus lebih ditekankan pada perlindungan hak atas privasi indvidu dan/atau warga negara Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hukum Acara/Tata Cara Penyadapan atau Intersepsi Harus Diatur dengan Hukum Acara Pidana atau UU Penyadapan tersendiri</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada prinsipnya, seperti yang berlaku di negara-negara lain, tindakan penyadapan dilarang, demikian pula halnya di Indonesia, kecuali untuk tujuan tertentu yang pelaksanaannya sangat dibatasi oleh undang-undang yang pada dasarnya terkait dengan upaya penegakkan hukum. Pelarangan tersebut pada dasarnya adalah untuk menjamin hak atas perlindungan atau keamanan diri pribadi atau hak atas privasi dari serangan terhadap hak atas privasi yang dilakukan secara sewenang – wenang (illegal invasion of privacy).</p>
<p style="text-align:justify;">Sampai saat ini di Indonesia setidaknya terdapat sembilan UU yang memberikan kewenangan penyadapan kepada instansi penegak hukum dengan cara pengaturan tentang hukum acara dan/atau tata cara penyadapan yang berbeda – beda pula diantaranya adalah (1) Bab XXVII WvS Tentang Kejahatan Jabatan, Pasal 430 – 434, (2) UU No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, (3) UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, (4) UU No 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, (5) Perpu No 1 Tahun 20002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, (6) UU No 18 Tahun 2003 tentang Advokat, (7) UU No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, (8) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan (9) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Setidaknya sepengetahuan Pemohon juga terdapat 2 Peraturan Pemerintah dan 1 Peraturan Menteri yang juga mengatura tentang Penyadapan/Intersepsi yaitu (1) PP No. 19 Tahun 2000 tentang Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, (2) PP No. 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi, dan (3) Permenkominfo No. 11 Tahun 2006 tentang Teknis Penyadapan Terhadap Informasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemohon menyadari karena beragamnya pengaturan yang mengatur tentang hak penyadapan tersebut memang mengandung kelemahan dimana satu aturan sangat mungkin bertentangan atau tidak sejalan dengan peraturan yang lain. Dan satu prosedur penyadapan dalam satu undang – undang sangat mungkin berbeda dengan satu prosedur penyadapan dalam undang – undang yang lain. Oleh karena itu reaksi hukum untuk melakukan “kodifikasi” hukum acara atau tata cara penyadapan/intersepsi harus didukung namun ketentuan “kodifikasi” dari hukum acara tersebut tidak bisa hanya diatur dalam level setingkat Peraturan Pemerintah sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 31 ayat (4) UU ITE dan untuk itu pada dasarnya diperlukan pembaharuan hukum acara pidana Indonesia khususnya pembaharuan UU No 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dalam hal penyediaan aturan yang komprehensif tentang Penyadapan untuk dapat memperkuat dan lebih melindungi jaminan atas hak privasi dari serangan atau campur tangan yang sangat mungkin sewenang – wenang dari aparat penegak hukum</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, hak atas privasi sebagaimana diatur dalam Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 tetap bisa dibatasi pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan Pasal 28 J ayat (2) dan semata – mata hanya diperbolehkan sepanjang untuk kepentingan penegakkan hukum yang harus ditetapkan dengan Undang – Undang dimana hal ini telah sesuai dengan pertimbangan dari Mahkamah Konstitusi RI pada putusan – putusan Perkara Nomor 006/PUU-I/2003 dan Nomor 012-016-019/PUU-IV/2006 Oleh karena itu Para Pemohon berpendapat bahwa pengaturan dan/atau peraturan sepanjang mengenai hukum acara khususnya yang berkaitan dengan upaya paksa dan/atau hak atas privasi harus diatur dalam KUHAP atau UU Penyadapan tersendiri dan bukan dalam Peraturan Pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 ayat (4) UU ITE.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk risalah sidangnya silahkan <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2010/04/risalah_sidang_perkara-nomor-5-puu-viii-2010-8-april-2010.pdf" target="_blank">unduh disini</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://anggara.org/category/cr-uu-ite/'>CR UU ITE</a>, <a href='http://anggara.org/category/opini-hukum/'>Opini Hukum</a> Tagged: <a href='http://anggara.org/tag/hukum/'>hukum</a>, <a href='http://anggara.org/tag/indonesia/'>indonesia</a>, <a href='http://anggara.org/tag/konstitusi/'>konstitusi</a>, <a href='http://anggara.org/tag/mk/'>MK</a>, <a href='http://anggara.org/tag/penyadapan/'>penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/pp-penyadapan/'>PP Penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/rpp-penyadapan/'>rpp penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/uu-ite/'>uu ite</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1932/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1932/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1932&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2010/04/08/mengapa-kami-menguji-pasal-31-ayat-4-uu-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		<georss:point>-6.133000 106.750000</georss:point>
		<geo:lat>-6.133000</geo:lat>
		<geo:long>106.750000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyadapan Melanggar Privasi</title>
		<link>http://anggara.org/2010/03/12/penyadapan-melanggar-privasi/</link>
		<comments>http://anggara.org/2010/03/12/penyadapan-melanggar-privasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 08:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[hak asasi manusia]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[hukum acara pidana]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[negara hukum]]></category>
		<category><![CDATA[penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[privasi]]></category>
		<category><![CDATA[rpp penyadapan]]></category>
		<category><![CDATA[uu ite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/2010/03/12/penyadapan-melanggar-privasi/</guid>
		<description><![CDATA[Sidang uji materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) kembali digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (9/3/10) dengan agenda perbaikan permohonan. Sidang dihadiri oleh para Pemohon, Anggara, Supriyadi Widodo Eddyono, dan Wahyudi. Di hadapan Panel Hakim, para Pemohon melakukan perbaikan-perbaikan permohonan sebagaimana arahan dan nasehat Panel Hakim pada sidang pemeriksaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1909&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/fotoberitamk/3805.jpg" alt="" width="157" height="104" />Sidang uji materi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) kembali digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (9/3/10) dengan agenda perbaikan permohonan. Sidang dihadiri oleh para Pemohon, Anggara, Supriyadi Widodo Eddyono, dan Wahyudi.</p>
<p style="text-align:justify;">Di hadapan Panel Hakim, para Pemohon melakukan perbaikan-perbaikan permohonan sebagaimana arahan dan nasehat Panel Hakim pada sidang pemeriksaan pendahuluan (9/2/10).</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1909"></span>Pemohon mempertegas kerugian konstitusional yang diderita Pemohon oleh berlakunya Pasal 31 ayat (4) UU ITE yang mengatur tata cara intersepsi (penyadapan) melalui Peraturan Pemerintah. Pemohon menegaskan batu uji yang digunakan adalah Pasal 28G ayat (1) UUD 1945, dan bukan pada Pasal 28F. &#8220;Karena ini adalah hubungan komunikasi yang bersifat pribadi, bukan untuk menyampaikan gagasan atau informasi kepada masyarakat secara meluas,&#8221; kata Anggara memberikan alasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Indonesia, belum banyak teori yang mengemukakan hak atas privasi. Pemohon melakukan elaborasi hak atas privasi dalam lingkup rumah atau tempat tinggal Pemohon yang tidak bisa dimasuki tanpa izin atau dimasuki secara sewenang-wenang tanpa perintah atau melalui otorisasi kekuasaan kehakiman.</p>
<p style="text-align:justify;">Termasuk dalam hak privasi adalah hak berkorespondensi yang sifatnya pribadi antara Pemohon dengan pihak lain. Dalam hal ini diperluas pada pola hubungan komunikasi antara Pemohon dengan pihak lain yang bersifat pribadi dan berlangsung secara dua arah.</p>
<p style="text-align:justify;">Pembatasan atau Penghadangan melalui tindakan intersepsi (penyadapan) terhadap alat-alat komunikasi Pemohon, dapat dikategorikan sebagai tindakan melawan hukum dan pelanggaran HAM. &#8220;Oleh karena itu kami berpendapat bahwa tindakan penyadapan adalah bagian dari upaya paksa yang hanya boleh dilakukan berdasarkan UU dan harus diatur hukum acaranya melalui UU yang khusus mengatur hukum formil terhadap penegakkan hukum materiil,&#8221; kata Anggara.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengaturan pembatasan, penghadangan, atau pencabutan hak yang ditetapkan Pasal 31 ayat (4) UU UU ITE yang mengamanatkan tatacara intersepsi, menurut Pemohon, jelas bertentangan dengan UUD 1945 dan punya potensi disalahgunakan atau terjadinya kesewenang-wenangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan dalil-dalil di atas, para Pemohon sebagai warga negara Indonesia merasa berhak atas jaminan perlindungan diri pribadi (privasi) dan berhak atas rasa aman menggunakan alat-alat komunikasi dari tindakan intersepsi yang dilakukan secara sewenang-wenang.</p>
<p style="text-align:justify;">Jaminan atas keamanan diri pribadi tidak hanya terbatas pada pagar rumah atau tempat kediaman, tapi juga hubungan korespondensi. Hubungan komunikasi melalui segala jenis media yang tersedia harus dilindungi secara de facto dan jujur dari tindakan sewenang-wenang yang mungkin dilakukan oleh aparat penegak hukum, dan oleh instansi yang diberi kewenangan untuk melakukan intersepsi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketua Panel Hakim M. Akil Mochtar menilai permohonan sudah cukup memadai. Selanjutnya, Pemohon akan menerima pemberitahuan dari MK untuk sidang berikutnya. Akil juga menyarankan Pemohon menyiapkan saksi atau ahli yang mendukung permohonan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum menutup persidangan perkara Nomor 5/PUU-VIII/2010 ini, Panel Hakim yang terdiri dari M. Akil Mochtar sebagai ketua, dua anggota Panel Muhammad Alim dan Ahmad Fadlil Sumadi, mengesahkan alat bukti Pemohon yang terdiri dari bukti P1-P4. (<strong>Nur Rosihin Ana</strong>)</p>
<p style="text-align:justify;">Berita diambil dari <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/index.php?page=website.BeritaInternalLengkap&amp;id=3805">sini</a>, untuk Risalah sidangnya silahkan unduh <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2010/03/risalah_sidang_perkara-nomor-5-puu-viii-2010-9-maret-2010.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://anggara.org/category/berita-hukum/'>Berita Hukum</a>, <a href='http://anggara.org/category/cr-uu-ite/'>CR UU ITE</a> Tagged: <a href='http://anggara.org/tag/hak-asasi-manusia/'>hak asasi manusia</a>, <a href='http://anggara.org/tag/hukum/'>hukum</a>, <a href='http://anggara.org/tag/hukum-acara-pidana/'>hukum acara pidana</a>, <a href='http://anggara.org/tag/indonesia/'>indonesia</a>, <a href='http://anggara.org/tag/negara-hukum/'>negara hukum</a>, <a href='http://anggara.org/tag/penyadapan/'>penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/privasi/'>privasi</a>, <a href='http://anggara.org/tag/rpp-penyadapan/'>rpp penyadapan</a>, <a href='http://anggara.org/tag/uu-ite/'>uu ite</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1909/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1909/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1909&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2010/03/12/penyadapan-melanggar-privasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<georss:point>-6.133000 106.750000</georss:point>
		<geo:lat>-6.133000</geo:lat>
		<geo:long>106.750000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/fotoberitamk/3805.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Permohonan Pengujian UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org/2010/02/23/perbaikan-permohonan-pengujian-uu-ite/</link>
		<comments>http://anggara.org/2010/02/23/perbaikan-permohonan-pengujian-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 07:03:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1866</guid>
		<description><![CDATA[Setelah persidangan pada 9 Februari kemarin terjadi, maka saya, supi, dan mas wahyudi, melalui kuasa hukum kami mas Zainal, Mas Wahyu, Mas Andi, dan Mas Totok diminta untuk memperbaiki permohonan. Untuk memenuhi permintaan tersebut, maka kami telah menyerahkan perbaikan tersebut kemarin. Bisa di unduh disini koq. Untuk beritanya silahkan lihat disini, disini, disini, disini, disini, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1866&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Setelah <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2010/02/risalah_sidang_perkara-nomor-5-puu-viii.pdf" target="_blank">persidangan pada 9 Februari</a> kemarin terjadi, maka saya, <a href="http://perlindungansaksi.wordpress.com" target="_blank">supi</a>, dan <a href="http://wahyudidjafar.wordpress.com" target="_blank">mas wahyudi</a>, melalui kuasa hukum kami <a href="http://www.facebook.com/people/Zainal-Aja/757803836" target="_blank">mas Zainal</a>, Mas Wahyu, <a href="http://www.facebook.com/amuttaqien" target="_blank">Mas Andi</a>, dan <a href="http://totokyuliyanto.wordpress.com" target="_blank">Mas Totok</a> diminta untuk memperbaiki permohonan. Untuk memenuhi permintaan tersebut, maka kami telah menyerahkan perbaikan tersebut kemarin. Bisa di <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2010/02/puu-penyadapan20022010.pdf" target="_blank">unduh disini</a> koq. Untuk beritanya silahkan lihat <a href="http://hukum.tvone.co.id/berita/view/32859/2010/02/09/uu_ite_mulai_diujimaterikan_di_mk/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.gatra.com/2010-02-09/versi_cetak.php?id=134745" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.sinarharapan.co.id/berita/read/uu-ite-mulai-diujimaterikan-di-mahkamah-konstitusi/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.mediaindonesia.com/read/2010/02/09/122129/16/1/MK-Mulai-Sidang-Uji-Materi-UU-ITE" target="_blank">disini</a>, <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/02/10/03325960/hakim.konstitusi.minta.permohonan.dipertajam" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2010/02/09/brk,20100209-224513,id.html" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.suarasurabaya.net/v05/kelanakota/?id=cdccb44e6dd171c5883f66eb01225a41201073642" target="_blank">disini</a>, dan <a href="http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt4b55a9abe4094/dasar-hukum-pembuatan-rpp-penyadapan-diuji-ke-mk" target="_blank">disini</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://anggara.org/category/cr-uu-ite/'>CR UU ITE</a>, <a href='http://anggara.org/category/opini-hukum/'>Opini Hukum</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1866/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1866/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1866&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2010/02/23/perbaikan-permohonan-pengujian-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-6.133000 106.750000</georss:point>
		<geo:lat>-6.133000</geo:lat>
		<geo:long>106.750000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saat UU ITE Kembali Diuji</title>
		<link>http://anggara.org/2010/01/19/saat-uu-ite-kembali-diuji/</link>
		<comments>http://anggara.org/2010/01/19/saat-uu-ite-kembali-diuji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 05:00:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1846</guid>
		<description><![CDATA[Jadi begini, ceritanya saya, dan teman saya yaitu mas Supi dan mas Wahyudi maju untuk menjadi Pemohon Pengujian UU ITE. Tapi kami tidak menguji soal aturan kebebasan berekspresi yang dikekang ituh, namun kami menguji batu legalitas dari PP Penyadapan yaitu Pasal 31 ayat (4) UU ITE. Permohonannya silahkan diunduh disini Posted in CR UU ITE, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1846&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Jadi begini, ceritanya saya, dan teman saya yaitu <a href="http://perlindungansaksi.wordpress.com" target="_blank">mas Supi</a> dan <a href="http://wahyudidjafar.wordpress.com/" target="_blank">mas Wahyudi</a> maju untuk menjadi Pemohon Pengujian UU ITE. Tapi kami tidak menguji soal aturan kebebasan berekspresi yang dikekang ituh, namun kami menguji batu legalitas dari PP Penyadapan yaitu Pasal 31 ayat (4) UU ITE. Permohonannya silahkan diunduh <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2010/01/puu_penyadapan.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1846/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1846/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1846&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2010/01/19/saat-uu-ite-kembali-diuji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		<georss:point>-6.133000 106.750000</georss:point>
		<geo:lat>-6.133000</geo:lat>
		<geo:long>106.750000</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Putusan Pasal 27 ayat (3) UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org/2009/05/06/putusan-pasal-27-ayat-3-uu-ite/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/05/06/putusan-pasal-27-ayat-3-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 02:05:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1443</guid>
		<description><![CDATA[Sejatinya saya dan teman2 kecewa berat dengan putusan kemarin, tidak hanya soal substansinya yang membuat kami kecewa namun juga dari pandangan MK soal ne bis in idem, yang membuat kami, para kuasa hukum, nampak menjadi sekumpulan advokat yang tidak mengerti soal ne bis in idem. Dari putusan ini, saya pribadi memiliki gambaran bagaimana hasil akhir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1443&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sejatinya saya dan teman2 kecewa berat dengan putusan kemarin, tidak hanya soal substansinya yang membuat kami kecewa namun juga dari pandangan MK soal ne bis in idem, yang membuat kami, para kuasa hukum, nampak menjadi sekumpulan advokat yang tidak mengerti soal ne bis in idem.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1443"></span>Dari putusan ini, saya pribadi memiliki gambaran bagaimana hasil akhir dari proses pengajuan <a href="http://anggara.org/category/cr-uu-pornografi/" target="_blank">permohonan pengujian UU Pornografi</a> yang sedang kami upayakan juga. Mudah2an akan selalu ada arah yang baik untuk perkembangan perlindungan kemerdekaan berekspresi di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan lihat berita dan postingannya <a href="http://hukumonline.com/detail.asp?id=21918&amp;cl=Berita" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=14495:mk-tolak-uji-uu-ite-&amp;catid=3:nasional&amp;Itemid=128" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2009/05/090505_putusanmk.shtml" target="_blank">disini</a>, <a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/05/06/04464181/Pasal.Pencemaran.Nama.Baik.dalam.UU.ITE.Konstitusional" target="_blank">disini</a>, <a href="http://dailysocial.net/post/judicial-review-uu-ite-ditolak/" target="_blank">disini</a>, <a href="http://politikana.com/baca/2009/05/05/pasal-27-ayat-3-uu-ite-itu.html" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=226190" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.gatra.com/versi_cetak.php?id=125736" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.primaironline.com/berita/detail.php?catid=Fokus_Berita&amp;artid=blogger-putusan-mk-dan-tembok-baja" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/05/06/Nasional/krn.20090506.164539.id.html" target="_blank">disini</a>, <a href="http://vhrmedia.com/MK-Tolak-Uji-UU-Informasi-dan-Transaksi-Elektronik--berita1248.html" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.primaironline.com/berita/detail.php?catid=Civil_Society&amp;artid=putusan-mk-tentang-ite-bahayakan-media-online" target="_blank">disini</a>, <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/berita.php?newscode=2254" target="_blank">disini</a>, <a href="http://news.id.msn.com/okezone/komputer/article.aspx?cp-documentid=3283722" target="_blank">disini</a>, <a href="http://ndorokakung.com/2009/05/06/putusan-pecas-ndahe/" target="_blank">disini</a>, dan <a href="http://theunspunblog.com/2009/05/06/indonesian-constitutional-court-puts-bloggers-on-the-same-level-as-journos/" target="_blank">disini</a></p>
<p style="text-align:justify;">Sekali lagi terima kasih untuk dukungan dari semua pihak. Silahkan unduh  <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/05/risalah_sidang_perkara-nomor-50-puu-vi-2008-dan-no-2-puu-vii-2009-5-mei-2009.pdf">Risalah Sidang</a> Putusannya disini dan unduh juga Putusan <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/05/putusan_sidang_final-putusan-50-uu-ite-2008.pdf" target="_blank">Perkara No 50/PUU-VI/2008</a> dan <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/05/putusan_sidang_final-putusan-2-uu-ite-2009.pdf" target="_blank">Perkara No 2/PUU-VII/2009</a>.</p>
<br />Posted in Berita Hukum, CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1443/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1443/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1443&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/05/06/putusan-pasal-27-ayat-3-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pasal 27 ayat (3) UU ITE Tidak Bisa Ditafsirkan Secara Sewenang – Wenang!</title>
		<link>http://anggara.org/2009/05/05/pasal-27-ayat-3-uu-ite-tidak-bisa-ditafsirkan-secara-sewenang-%e2%80%93-wenang/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/05/05/pasal-27-ayat-3-uu-ite-tidak-bisa-ditafsirkan-secara-sewenang-%e2%80%93-wenang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 10:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alert]]></category>
		<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1437</guid>
		<description><![CDATA[Permohonan Pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang diajukan oleh Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, PBHI, AJI, dan LBH Pers dalam perkara No 2/PUU-VII/2009 dan oleh Narliswandi Piliang dalam perkara No 50/PUU-VI/2008 telah diputus oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang pada pokoknya menolak permohonan dari Para Pemohon. (selengkapnya silahkan unduh di sini). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1437&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">Permohonan Pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang diajukan oleh <a href="http://caplang.net" target="_blank">Edy Cahyono</a>, <a href="http://aruta.wordpress.com" target="_blank">Nenda Inasa Fadhilah</a>, <a href="http://amriehakim.blogspot.com" target="_blank">Amrie Hakim</a>, <a href="http://www.pbhi.or.id" target="_blank">PBHI</a>, <a href="http://www.ajiindonesia.org" target="_blank">AJI</a>, dan <a href="http://www.lbhpers.org" target="_blank">LBH Pers </a>dalam perkara No 2/PUU-VII/2009 dan oleh Narliswandi Piliang dalam perkara No 50/PUU-VI/2008 telah diputus oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang pada pokoknya menolak permohonan dari Para Pemohon. (selengkapnya silahkan unduh <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/05/siaran-pers-pengujian-pasal-27-ayat-3-uu-ite.pdf" target="_blank">di sini</a>). Link terkait: <a href="http://ajiindonesia.org/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=157:belum-ada-perubahan-paradigma-hukum-defamasi-di-mk&amp;catid=14:alert-bahasa-indonesia&amp;Itemid=287" target="_blank">Siaran Pers AJI Indonesia</a><br />
</span></span></p>
<br />Posted in Alert, CR UU ITE  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1437/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1437&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/05/05/pasal-27-ayat-3-uu-ite-tidak-bisa-ditafsirkan-secara-sewenang-%e2%80%93-wenang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Datang Juga</title>
		<link>http://anggara.org/2009/04/30/akhirnya-datang-juga/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/04/30/akhirnya-datang-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 02:23:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Lain-Lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1432</guid>
		<description><![CDATA[Setelah penantian yang lama, Mahkamah Konstitusi telah mengumumkan pembacaan putusan dengan Perkara No 2/PUU-VII/2009 Permohonan Pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang diajukan oleh Edy Cahyono (aka Caplang), Nenda Inasa Fadhilah (aka Calupict), Amrie Hakim, PBHI, AJI, dan LBH Pers. Putusan itu akan dibacakan pada Selasa 5 Mei 2009 pukul 11.00 di Ruang Sidang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1432&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Setelah penantian yang lama, Mahkamah Konstitusi telah mengumumkan pembacaan putusan dengan Perkara No 2/PUU-VII/2009 Permohonan Pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang diajukan oleh Edy Cahyono (aka <a href="http://caplang.net" target="_blank">Caplang</a>), Nenda Inasa Fadhilah (aka <a href="http://aruta.wordpress.com" target="_blank">Calupict</a>), <a href="http://amriehakim.wordpress.com" target="_blank">Amrie Hakim</a>, <a href="http://www.pbhi.or.id" target="_blank">PBHI</a>, <a href="http://www.ajiindonesia.org" target="_blank">AJI</a>, dan <a href="http://www.lbhpers.org" target="_blank">LBH Pers</a>. Putusan itu akan dibacakan pada Selasa 5 Mei 2009 pukul 11.00 di Ruang Sidang Pleno Lt 2 Gedung Mahkamah Konstitusi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1432"></span>Sebagai kuasa hukum, tentu saya mengharapkan kemenangan. Namun seperti biasa, karena saya adalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Street_Lawyer" target="_blank">Advokat Jalanan</a> dan bukan Advokat dari kantor hukum besar macam <a href="http://arijuliano.blogspot.com" target="_blank">om Ajo</a> yang di <a href="http://www.ahp.co.id/" target="_blank">AHP</a> atau<a href="http://www.ahmadzakaria.net/blog/" target="_blank"> om Zka</a> di <a href="http://www.hhp.co.id/" target="_blank">HHP</a>, maka saya sudah sangat terbiasa dengan kekalahan. Jadi saya sudah mempersiapkan diri untuk menerima  kekalahan apabila permohonan kami ditolak oleh Mahkamah</p>
<p style="text-align:justify;">Secara reputasi, tentu sangat sulit orang umum mempercayai seorang Advokat Jalanan yang juga memimpin tim yang terdiri dari para Advokat Jalanan dapat bekerja dan menjalankan tugas profesionalnya dengan baik. Namun, saya dan teman2 dalam Tim Advokasi untuk Kemerdekaan Berekspresi di Indonesia (setidaknya menurut saya sendiri) sudah bekerja keras untuk menangani permohonan ini dengan tetap mematuhi <a href="http://www.peradi.or.id/admin/download.php?docid=1dd8b42e3dcc7fc592934b359e2c1469" target="_blank">Kode Etik Advokat Indonesia</a>. Masalah dikabulkan atau tidak, tentu perkaranya sudah masuk lingkup kewenangan Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, selain itu saya berharap putusan nanti adalah hadiah yang bagus untuk om Caplang yang kebetulan hari ulang tahunnya akan dimeriahkan oleh seluruh buruh di dunia pada Jumat 1 Mei nanti. Namun, kalau jelek saya minta maaf ya om hehehehehe</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in CR UU ITE, Lain-Lain  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1432/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1432/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1432&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/04/30/akhirnya-datang-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya</title>
		<link>http://anggara.org/2009/03/30/akhirnya-2/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/03/30/akhirnya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 03:51:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1349</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya hukumonline nulis juga soal sidang kemarin. Silahkan lihat disini, makasih ya rekan Ali Posted in Berita Hukum, CR UU ITE<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1349&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Akhirnya <a href="http://www.hukumonline.com" target="_blank">hukumonline</a> nulis juga soal sidang kemarin. Silahkan lihat <a href="http://hukumonline.com/detail.asp?id=21577&amp;cl=Jeda" target="_blank">disini</a>, makasih ya rekan Ali</p>
<br />Posted in Berita Hukum, CR UU ITE  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1349/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1349/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1349&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/03/30/akhirnya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesimpulan CR UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org/2009/03/27/kesimpulan-cr-uu-ite/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/03/27/kesimpulan-cr-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 05:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1345</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini kami memberikan kesimpulan ke Mahkamah Konstitusi, mudah-mudahan April depan sudah ada putusannya yang bisa disimak bersama Posted in CR UU ITE, Opini Hukum<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1345&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hari ini kami memberikan <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/draft-kesimpulan-ite.pdf" target="_blank">kesimpulan</a> ke Mahkamah Konstitusi, mudah-mudahan April depan sudah ada putusannya yang bisa disimak bersama</p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1345/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1345/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1345&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/03/27/kesimpulan-cr-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Laporan Sidang Kemarin</title>
		<link>http://anggara.org/2009/03/20/laporan-sidang-kemarin/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/03/20/laporan-sidang-kemarin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 09:55:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1330</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum sidang berlangsung, saya mendapat informasi bahwa Pemerintah akan menghadirkan pak Mudzakkir, pad Tedy Sukardi, Ka Unit Cyber Crime Mabes Polri, dan dari Kejaksaan Agung. Namun yang mengejutkan saya adalah berita kehadiran Rahma Azhari, Sarah Azhari, Luna Maya, dan Tamara Blezinsky Mendengar hal itu, saya segera menginformasikan ke seluruh tim kuasa dan membongkar serta mempelajari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1330&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebelum sidang berlangsung, saya mendapat informasi bahwa Pemerintah akan menghadirkan pak Mudzakkir, pad Tedy Sukardi, Ka Unit Cyber Crime Mabes Polri, dan dari Kejaksaan Agung. Namun yang mengejutkan saya adalah berita kehadiran Rahma Azhari, Sarah Azhari, Luna Maya, dan Tamara Blezinsky</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1330"></span>Mendengar hal itu, saya segera menginformasikan ke seluruh tim kuasa dan membongkar serta mempelajari kembali seluruh berkas permohonan kami sambil tidak lupa melakukan riset mendalam terhadap penerapan tindak pidana penghinaan yang dilakukan di wilayah online.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang tidak lupa kami lakukan adalah melakukan riset terhadap beberapa majalah, seperti <a href="http://www.fhm.co.id/" target="_blank">Majalah FHM</a> dan Majalah Popular. Akhirnya kami mendapatkan beberapa gambar dari para saksi seleb itu dari Majalah FHM. Niatnya akan kami pergunakan di persidangan nanti.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami sendiri menyiapkan beberapa ahli seperti Prof Soetandyo Wingnyosoebroto, Dede Oetomo, PhD, dan <a href="http://andika-lives-here.blogspot.com/" target="_blank">Andika Triwidada</a> untuk mendukung permohonan kami. Kami juga berkoordinasi dengan <a href="http://ronny-hukum.blogspot.com/" target="_blank">Ronny <span style="text-decoration:line-through;">Wuisan</span></a>, ahli yang disiapkan oleh Pemohon Perkara No 50/PUU-VI/2008. (<strong>update</strong> unduh keterangannya <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/ronny-keterangan1.pdf" target="_blank">disini</a>)</p>
<p style="text-align:justify;">Alkisah dalam persidangan tersebut, mbak sarah itu menyebutkan bahwa dia tidak terlampau mengenal dunia internet, dan sedikit mengetahui soal blog dan tidak tahu cara menggunakan hak jawab di dunia online. Saya jadi heran dengan pernyataan itu, karena saya tahu persis <a href="http://sarahazhari.blogdetik.com/" target="_blank">mbak sarah</a> dan <a href="http://rahmaazhari.blogdetik.com/" target="_blank">mbak rahma</a> punya blog yang di hosting di blogdetik dan mbak sarah <a href="http://sarahazhari.blogdetik.com/2008/12/23/another-chapter-in-my-life/" target="_blank">juga sudah menggunakan hak jawabnya</a> di dunia online tersebut</p>
<p style="text-align:justify;">Secara singkat, karena keterbatasan waktu untuk bertanya, akhirnya kami memutuskan untuk memfokuskan pada pak Mudzakkir dan juga pak Jaksa dan pak Polisi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kami juga menyerahkan keterangan beberapa bukti Ad Informandum dan juga petisi dari masyarakat sipil yang ditandatangani bahkan oleh para pegawai <a href="http://www.depkumham.go.id/" target="_blank">Depkumham</a></p>
<p style="text-align:justify;">Nah, mohon doanya yaa, karena kami harus menyiapkan kesimpulan untuk diserahkan pada 27 Maret 2008</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Update</strong>: silahkan unduh risalah persidangannya <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/risalah_sidang_perkara-nomor-2puu-vii2009-19-maret-2009.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1330/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1330/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1330&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/03/20/laporan-sidang-kemarin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Foto Sidang Pleno II CR Pasal 27 ayat (3) UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org/2009/03/20/foto-sidang-pleno-ii-cr-pasal-27-ayat-3-uu-ite/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/03/20/foto-sidang-pleno-ii-cr-pasal-27-ayat-3-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 04:04:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1327</guid>
		<description><![CDATA[Jadi setelah sidang selesai, kami pun segera mengambil foto seperti biasanya Posted in CR UU ITE, Gambar<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1327&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Jadi setelah sidang selesai, kami pun segera mengambil foto seperti biasanya</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/19032009132.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1328" title="19032009132" src="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/19032009132.jpg?w=175&#038;h=130" alt="19032009132" width="175" height="130" /></a></p>
<br />Posted in CR UU ITE, Gambar  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1327/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1327&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/03/20/foto-sidang-pleno-ii-cr-pasal-27-ayat-3-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/19032009132.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">19032009132</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sidang Pleno II: UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org/2009/03/19/sidang-pleno-ii-uu-ite/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/03/19/sidang-pleno-ii-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 08:00:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1305</guid>
		<description><![CDATA[Jadi kamis ini adalah sidang pleno II, kami juga telah menyampaikan tanggapan atas keterangan Pemerintah dan DPR. Untuk memperkuat tanggapan tersebut, kami meminta keterangan tertulis dari Advokat Singapura, George Hwang dan Alfred Dodwell serta dari Advokat Australia yaitu Jim Nolan. Keterangan dari Advokat/Praktisi Hukum dari Singapura dan Australia ini kami perlukan untuk membuktikan bahwa tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1305&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 	 	 --></p>
<p align="justify">Jadi kamis ini adalah sidang pleno II, kami juga telah menyampaikan <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/tanggapan.pdf" target="_blank">tanggapan atas keterangan Pemerintah dan DPR</a>. Untuk memperkuat tanggapan tersebut, kami meminta keterangan tertulis dari Advokat Singapura, <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/3364_001.pdf" target="_blank">George Hwang dan Alfred Dodwell</a> serta dari Advokat Australia yaitu <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/indon-brief-mar4.pdf" target="_blank">Jim Nolan</a>.</p>
<p align="justify"><span id="more-1305"></span>Keterangan dari Advokat/Praktisi Hukum dari Singapura dan Australia ini kami perlukan untuk membuktikan bahwa tidak ada duplikasi tindak pidana antara KUHPnya Singapura dan Australia dengan pengaturan hukum di dunia siber.</p>
<p align="justify">Persidangan kali ini juga akan mendengarkan keterangan ahli <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/ps27ayat3uuite_kritik.pdf" target="_blank">Prof Soetandyo Wignyosoebroto</a> dan Dede Oetomo PhD serta satu ahli dari Amsterdam yaitu <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/03/opinion-for-indonesian-consitutional-court.pdf" target="_blank">Prof Willem Korthal Altes</a> (sayang beliau tidak bisa hadir melalui Video Conference)</p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1305&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/03/19/sidang-pleno-ii-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Foto Setelah Sidang</title>
		<link>http://anggara.org/2009/02/16/foto-setelah-sidang/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/02/16/foto-setelah-sidang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2009 12:00:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Gambar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1286</guid>
		<description><![CDATA[Setelah berargumentasi di Persidangan, maka acara foto-fotopun terjadilah. Ingat foto diambil secara paksa dari bukumukanya pak Andika. Hayo tebak Dewa Bloger ada disebelah mana? Posted in CR UU ITE, Gambar<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1286&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/02/n536951092_2551691_97766.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1287" title="n536951092_2551691_97766" src="http://anggara.files.wordpress.com/2009/02/n536951092_2551691_97766.jpg?w=300&#038;h=225" alt="n536951092_2551691_97766" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Setelah berargumentasi di Persidangan, maka acara foto-fotopun terjadilah. Ingat foto diambil secara paksa dari bukumukanya pak <a href="http://andika-lives-here.blogspot.com/" target="_blank">Andika</a>. Hayo tebak <em><a href="http://caplang.net" target="_blank">Dewa Bloger</a></em> ada disebelah mana?<a href="http://andika-lives-here.blogspot.com/" target="_blank"><br />
</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in CR UU ITE, Gambar  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1286&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/02/16/foto-setelah-sidang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://anggara.files.wordpress.com/2009/02/n536951092_2551691_97766.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">n536951092_2551691_97766</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sidang di MK Kemarin</title>
		<link>http://anggara.org/2009/02/13/sidang-di-mk-kemarin/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/02/13/sidang-di-mk-kemarin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 05:42:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1273</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh saya dan teman &#8211; teman di Tim Advokasi untuk Kemerdekaan Berekspresi di Indonesia mewakili Edy Cahyono, Nenda I. F, Amrie Hakim, PBHI, AJI, dan LBH Pers terkejut, saat Majelis Hakim MK tidak lagi menanyakan kepada kami, apakah kami akan mengajukan ahli dan/atau saksi kembali. Alih-alih bertanya, Majelis Hakim MK malah menyatakan berikutnya Pemohon, Pemerintah, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1273&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sungguh saya dan teman &#8211; teman di <a href="http://anrhti.blogdetik.com" target="_blank">Tim Advokasi untuk Kemerdekaan Berekspresi di Indonesia</a> mewakili <a href="http://caplang.net" target="_blank">Edy Cahyono</a>, <a href="http://aruta.wordpress.com" target="_blank">Nenda I. F</a>, <a href="http://amriehakim.blogspot.com" target="_blank">Amrie Hakim</a>, <a href="http://www.pbhi.or.id" target="_blank">PBHI</a>, <a href="http://www.ajiindonesia.org" target="_blank">AJI</a>, dan <a href="http://www.lbhpers.org" target="_blank">LBH Pers</a> terkejut, saat <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/" target="_blank">Majelis Hakim MK</a> tidak lagi menanyakan kepada kami, apakah kami akan mengajukan ahli dan/atau saksi kembali.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1273"></span>Alih-alih bertanya, Majelis Hakim MK malah menyatakan berikutnya Pemohon, Pemerintah, dan DPR harus mengajukan kesimpulan untuk nanti segera diputuskan.</p>
<p style="text-align:justify;">Tentu saja saya segera berkoordinasi dengan teman &#8211; teman yang lain termasuk Para Pemohon dan kami memutuskan untuk mengirimkan surat ke MK untuk MK berkenan membuka persidangan kembali untuk memeriksa ahli yang akan diajukan oleh kami.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, banyak hal aneh dan lucu kemarin, ada orang yang mengaku ahli IT namun malah bicara hukum. Ahli tersebut diajukan oleh Pemohon No 50/PUU-VI/2008 (Ingat, perkara kami <strong>No 2/PUU-VII/2009</strong>). Saya no comment deh, selain hanya geleng-geleng kepala. Dan sempat juga diceramahi oleh salah satu Majelis Hakim tentang sumpahnya untuk menerangkan sesuai keahliannya</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu siapa  ahli IT yang kami ajukan, beliau adalah pak <a href="http://andika-lives-here.blogspot.com/" target="_blank">Andika</a>, secara logis beliau telah <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/02/uuite-spesifik-it.ppt" target="_blank">menjelaskan dengan gamblang </a>bahwa perumusan kalimat tersebut dapat membawa konsekuensi logis dapat terseretnya banyak pihak dalam jeratan Pasal 27 ayat (3) UU ITE. <strong>Update:</strong> silahkan unduh risalahnya <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/02/risalah_sidang_perkara-nomor-50puu-vi2008-2puu-vii2009-12-februari-2009.pdf" target="_blank">disini</a></p>
<p style="text-align:justify;">Yang jelas, silahkan <a href="http://hukumonline.com/detail.asp?id=21187&amp;cl=Berita" target="_blank">ikuti perkembangannya terus</a>. <em>Keep fighting. </em>Foto diambil dari <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/berita.php?newscode=2137" target="_blank">sini</a><em><br />
</em></p>
<p><img class="alignnone" src="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/images/foto_berita/2137.jpg" alt="" width="350" height="238" /></p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1273&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/02/13/sidang-di-mk-kemarin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/images/foto_berita/2137.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya&#8230;</title>
		<link>http://anggara.org/2009/01/29/akhirnya/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/01/29/akhirnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 06:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1253</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya selesai juga membuat perbaikan permohonan setelah sidang yang kemarin, silahkan unduh perbaikannya disini jika berminat. Tinggal tunggu sidangnya nanti Posted in CR UU ITE, Opini Hukum<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1253&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Akhirnya selesai juga membuat perbaikan permohonan setelah <a href="http://anggara.org/2009/01/22/pemeriksaan-pendahuluan-i-pengujian-pasal-27-ayat-3-uu-ite/" target="_blank">sidang yang kemarin</a>, silahkan unduh perbaikannya <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/01/final-permohoan-ite-edit-i.pdf" target="_blank">disini</a> jika berminat. Tinggal tunggu sidangnya nanti</p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1253&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/01/29/akhirnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemeriksaan Pendahuluan I Pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE</title>
		<link>http://anggara.org/2009/01/22/pemeriksaan-pendahuluan-i-pengujian-pasal-27-ayat-3-uu-ite/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/01/22/pemeriksaan-pendahuluan-i-pengujian-pasal-27-ayat-3-uu-ite/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 07:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1226</guid>
		<description><![CDATA[Persis di hari ini dan saat entry ini muncul, saya dan teman &#8211; teman yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Kemerdekaan Berekspresi di Indonesia mewakili Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, PBHI, AJI, dan LBH Pers, sedang menghadapi pemeriksaan pendahuluan untuk menguji Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Silahkan unduh permohonannya disini dan silahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1226&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Persis di hari ini dan saat entry ini muncul, saya dan teman &#8211; teman yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Kemerdekaan Berekspresi di Indonesia mewakili <a href="http://caplang.net" target="_blank">Edy Cahyono</a>, <a href="http://aruta.wordpress.com" target="_blank">Nenda Inasa Fadhilah</a>, <a href="http://amriehakim.blogspot.com" target="_blank">Amrie Hakim</a>, <a href="http://www.pbhi.or.id" target="_blank">PBHI</a>, <a href="http://www.ajiindonesia.org" target="_blank">AJI</a>, dan <a href="http://www.lbhpers.org" target="_blank">LBH Pers</a>, sedang menghadapi pemeriksaan pendahuluan untuk menguji Pasal 27 ayat (3) UU ITE. Silahkan unduh permohonannya <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/01/final-permohonan.pdf" target="_blank">disini</a> dan silahkan unduh risalah sidangnya <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2009/01/risalah_sidang_perkara-nomor-2puu-vii2009-22-januari-2009-new.pdf" target="_blank">disini<br />
</a></p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1226&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/01/22/pemeriksaan-pendahuluan-i-pengujian-pasal-27-ayat-3-uu-ite/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kejutan Awal Tahun</title>
		<link>http://anggara.org/2009/01/08/kejutan-awal-tahun/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/01/08/kejutan-awal-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2009 02:39:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1196</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin senin (5/1/2009), saat kami, atas nama para pemohon, mendaftarkan permohonan pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE ke MK, saya tidak pernah membayangkan akan menjadi heboh seperti ini. Rabu kemarin (7/1/2009) saat saya menyelesaikan pekerjaan akhir tahun dan awal tahun di kantor, saya membuka beberapa situs. Dan saya cukup terkejut saat membaca berita ini. Iseng - iseng [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1196&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kemarin senin (5/1/2009), saat kami, atas nama para pemohon, mendaftarkan <a href="http://anggara.org/2009/01/05/alert-for-criminal-defamation-on-indonesian-e-law/" target="_blank">permohonan pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE </a>ke MK, saya tidak pernah membayangkan akan menjadi heboh seperti ini. Rabu kemarin (7/1/2009) saat saya menyelesaikan pekerjaan akhir tahun dan awal tahun di kantor, saya membuka beberapa situs. Dan saya cukup terkejut saat membaca berita <a href="http://www.detikinet.com/read/2009/01/07/125517/1064368/399/uu-ite-digoyang-depkominfo-bela-diri" target="_blank">ini</a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1196"></span>Iseng - iseng saya masuk kesitusnya depkominfo dan mendapatkan bahwa ternyata kementrian telah mengeluarkan <a href="http://www.depkominfo.go.id/2009/01/07/siaran-pers-no-40pihkominfo12009-tentang-tanggapan-departemen-kominfo-terhadap-uji-materi-uu-no-11-tahun-2008-tentang-ite/" target="_blank">rilis</a> soal pendaftaran kemarin. Saya hanya heran, bukannya sudah ada permohonan yang kurang lebih sama tengah diperiksa di MK?</p>
<p style="text-align:justify;">Pagi ini, setelah membaca berita <a href="http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/01/08/Nasional/krn.20090108.153147.id.html" target="_blank">ini</a>, saya jadi tersenyum, ada amunisi yang tengah dipersiapkan depkominfo kalau kalah. Saya kemudian berpaling kembali untuk melihat situs depkominfo dan membaca <a href="http://www.depkominfo.go.id/2009/01/07/siaran-pers-no-41pihkominfo12009%c2%a0tentang-awal-kegiatan-program-kerja-departemen-kominfo-berdasarkan-pagu-definitif-departemen-kominfo-tahun-2009/" target="_blank">rilisnya</a> disana. Saya sih menduga amunisinya sudah dipersiapkan bukan karena pendaftaran permohonan kami. Tapi memang karena depkominfo sudah menyiapkannya untuk 2009. Tidak percaya silahkan baca di point 3.b.</p>
<p style="text-align:justify;">Pak Nuh, mari kita <a href="http://www.detikinet.com/read/2009/01/07/184906/1064717/399/nuh-silakan-adu-cerdas-gugat-uu-ite" target="_blank">beradu argumen di MK</a> nanti yaa, sampai ketemu disana pak.</p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1196&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/01/08/kejutan-awal-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tahun Kehormatan</title>
		<link>http://anggara.org/2009/01/07/tahun-kehormatan/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/01/07/tahun-kehormatan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 03:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1191</guid>
		<description><![CDATA[Awal tahun ini dimulai dengan hal baru, yaitu mendaftarkan permohonan pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE ke Mahkamah Konstitusi. Sebagai salah satu kuasa hukum, maka saya patut berbangga, karena dua orang yang saya kagumi dan hormati di blogosphere, om Caplang dan mas Amrie, telah memilih saya menjadi kuasa hukumnya. Tentu saya harus mengumpulkan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1191&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Awal tahun ini dimulai dengan hal baru, yaitu mendaftarkan permohonan pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE ke <a href="http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/" target="_blank">Mahkamah Konstitusi</a>. Sebagai salah satu kuasa hukum, maka saya patut berbangga, karena dua orang yang saya kagumi dan hormati di blogosphere, <a href="http://caplang.net" target="_blank">om Caplang</a> dan <a href="http://amriehakim.blogspot.com" target="_blank">mas Amrie</a>, telah memilih saya menjadi kuasa hukumnya. Tentu saya harus mengumpulkan orang &#8211; orang terbaik untuk menjadi anggota tim kuasa hukum.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1191"></span>Selain itu beban juga bertambah, karena ada <a href="http://aruta.wordpress.com" target="_blank">Nenda</a>, <a href="http://www.pbhi.or.id" target="_blank">PBHI</a>, <a href="http://www.ajiindonesia.org" target="_blank">AJI</a>, dan <a href="http://www.lbhpers.org" target="_blank">LBH Pers</a> juga ikut menjadi pemohon dalam perkara pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini sebuah kehormatan untuk saya, karena status om Caplang sebagai <span style="text-decoration:line-through;">dewa bloger</span> kumandan <a href="http://blogerbenteng.com" target="_blank">kbbc</a> dan juga reputasi mas Amrie di bidang tulis menulis tidak bisa diragukan dan diremehkan. Tentunya saya akan memberikan yang terbaik dalam perkara ini, mudah &#8211; mudahan kami bisa melampaui jalanan terjal dan berliku untuk kebaikan blogosphere sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Rekans mau ikut dukung, silahkan isi <a href="http://anggara.files.wordpress.com/2008/12/petisi-milis.doc" target="_blank">petisi ini </a>dan kirim ke aliansi dot ite at gmail dot com, agar bisa kami berikan ke Majelis Hakim nanti</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengurangi tekanan, saya mau berlibur dulu ke <a href="http://www.jogjakota.go.id/" target="_blank">Jogja</a>, <a href="http://cahyono.com" target="_blank">om Caplang</a> sih meminta saya menemui <a href="http://tikabanget.com" target="_blank">mbak Tika</a> dan <a href="http://unclegoop.com/" target="_blank">om Goop</a>, tapi saya suka enggak pede bertemu <span style="text-decoration:line-through;">seleb</span> bloger Jogja itu. <em>Let us see what I can do</em></p>
<br />Posted in CR UU ITE, Opini Hukum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1191&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/01/07/tahun-kehormatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alert for Criminal Defamation on Indonesian E &#8211; Law</title>
		<link>http://anggara.org/2009/01/05/alert-for-criminal-defamation-on-indonesian-e-law/</link>
		<comments>http://anggara.org/2009/01/05/alert-for-criminal-defamation-on-indonesian-e-law/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 06:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alert]]></category>
		<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.org/?p=1181</guid>
		<description><![CDATA[No        : 01/SP/TAKBI/I/2009 Press Realease for immediate release The Advocacy Team for Freedom of Expression in Indonesia, acting for and on behalf of Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, Indonesian Legal Aid and Human Rights Association (PBHI), Alliance of Independent Journalists, and Legal Aid Center for Press apply the constitutional review petition [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1181&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">No        : 01/SP/TAKBI/I/2009</p>
<p style="text-align:justify;">Press Realease for immediate release</p>
<p style="text-align:justify;">The Advocacy Team for Freedom of Expression in Indonesia, acting for and on behalf of Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, Indonesian Legal Aid and Human Rights Association (PBHI), Alliance of Independent Journalists, and Legal Aid Center for Press apply the constitutional review petition against  Section 27 sentence (3) Law No 11 Year 2008 concerning Information and Electronic Transaction. All the petitioners are the owner of website/blogs which have address in <a href="http://caplang.net" target="_blank">http://caplang.net</a>, <a href="http://aruta.wordpress.com" target="_blank">http://aruta.wordpress.com</a>, <a href="http://amriehakim.blogspot.com" target="_blank">http://amriehakim.blogspot.com</a>, <a href="www.pbhi.or.id" target="_blank">www.pbhi.or.id</a>, <a href="www.ajiindonesia.org" target="_blank">www.ajiindonesia.org</a>, and <a href="www.lbhpers.org" target="_blank">www.lbhpers.org</a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1181"></span>The legal reason to file petition is because Section 27 sentence (3) Law No 11 Year 2008 concerning Information and Electronic Transaction against Section 1 sentence (2), Section 1 sentence (3), Section 27 sentence (1), Section 28, Section 28 C sentence (1) and sentence (2), Section 28 D sentence (1), Section 28 E sentence (2) and sentence (3), Section 28 F, and Section 28 G sentence (1) of Indonesian Constitution.</p>
<p style="text-align:justify;">Section 27 sentence (3) UU ITE according to petitioners have opposed against the principle of rule of law in the basis that forming a law should be explained in clearly, well understood, and fairly enforceable. The Section 27 sentence (3) also oppose against the principle of legality, predictabilities, and transparency.</p>
<p style="text-align:justify;">Section 27 sentence (3) oppose against the democracy principle, where people are entitled to choose government bodies through general election. For that people are entitled to accept, produce, deliver, and overspread the background information of each government body candidates. The information, will very easy to become the insult doing an injustice, so that make petitioners shall no longer can be free to accept, produce, deliver, and overspread the background information of each government body candidates which create the petitioner lose the opportunity to determine their choice precisely, wisely, and rational</p>
<p style="text-align:justify;">The section 27 sentence (3) is also against the principle of lex certa and legal certainty because section 27 sentence (3) is not formed in formula glare at clearly and formulation of unclear criminal definition or too complicated will only peep out uncertainty of law.</p>
<p style="text-align:justify;">The section 27 sentence (3) in connected with Section of 45 sentence (1) have the fearful long-range effect because the imprisonment sanction is more than 5 year can effectively pursue the rights petitioner to become the state official and also make a burden to become part of legal profession.</p>
<p style="text-align:justify;">As the reason mention above the petitioner decide to file petition against the Section 27 sentence (3) Law No 11 Year 2008 concerning Information and Electronic Transaction before the Indonesian Constitutional Court</p>
<p style="text-align:justify;">Jakarta, 5 January 2008</p>
<p style="text-align:justify;">Yours faithfully</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>The Advocay Team for Freedom of Expression in Indonesia</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anggara </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Coordinator</strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">For Indonesian (<a href="http://anggara.files.wordpress.com/2008/12/siaran-pers.pdf" target="_blank">download</a>) For English (<a href="http://anggara.files.wordpress.com/2008/12/siaran-pers_inggris.pdf" target="_blank">download</a>)</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in Alert, CR UU ITE  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1181&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2009/01/05/alert-for-criminal-defamation-on-indonesian-e-law/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aturan Tindak Pidana dalam Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Terbukti Mengancam Para Pengguna Internet</title>
		<link>http://anggara.org/2008/12/03/aturan-tindak-pidana-dalam-undang-undang-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik-uu-ite-terbukti-mengancam-para-pengguna-internet/</link>
		<comments>http://anggara.org/2008/12/03/aturan-tindak-pidana-dalam-undang-undang-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik-uu-ite-terbukti-mengancam-para-pengguna-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 06:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>anggara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alert]]></category>
		<category><![CDATA[CR UU ITE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anggara.wordpress.com/?p=1116</guid>
		<description><![CDATA[Release: 02/ANRHTI/XI/08 Sejak ditetapkannya UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pada 21 April 2008, telah menimbulkan banyak korban. Berdasarkan pemantauan yang telah aliansi lakukan paling tidak telah ada 4 orang yang dipanggil polisi dan menjadi tersangka karena diduga  melakukan tindak pidana yang diatur dalam UU ITE. Para tersangka atau korban UU [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1116&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Release: 02/ANRHTI/XI/08</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak ditetapkannya UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pada 21 April 2008, telah menimbulkan banyak korban. Berdasarkan pemantauan yang telah <strong>aliansi </strong>lakukan paling tidak telah ada 4 orang yang dipanggil polisi dan menjadi tersangka karena diduga  melakukan tindak pidana yang diatur dalam UU ITE. Para tersangka atau korban UU ITE tersebut merupakan pengguna internet aktif yang dituduh telah melakukan penghinaan atau terkait dengan muatan penghinaan di internet.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-1116"></span>Orang-orang yang dituduh berdasarkan  UU ITE tersebut  (lihat tabel lampiran) kemungkinan seluruhnya  akan terkena pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (1) UU ITE yakni dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah, pasal tersebut menyatakan bahwa:</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Aliansi</strong> prihatin dengan kondisi ini dan seperti yang telah kami katakan beberapa waktu lalu bahwa  <strong>Aliansi</strong> pada prinsipnya tidak menolak pengaturan muatan internet karena hal itu penting bagi perlindungan publik atas konten muatan pornografi (terutama pornografi anak), penghasutan yang berakibat kekerasan dan kejahatan lainnya. Namun perumusan tindak pidananya haruslah jelas, dan tidak menimbulkan multi intrepretasi apalagi kalau bersifat over kriminalisasi dan over legislasi seperti yang diatur dalam UU ITE.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Aliansi</strong> menilai bahwa pasal-pasal tindak pidana yang mengatur konten muatan dalam UU ITE khususnya pasal 27 dan 28 UU ITE sangatlah luas dan umum. Ini akan menjadi momok baru para pengguna internet maupun komunitas-komunitas pengguna internet serta pengguna informasi elektronik lainnya. Secara umum <strong>aliansi</strong> menilai bahwa rumusan pasal tersebut sangatlah lentur dan bersifat keranjang sampah dan multi intrepretasi. Rumusan tersebut tidak hanya menjangkau pembuat muatan tetapi juga penyebar dan para moderator milis, maupun individu yang melakukan forward ke alamat tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya untuk pasal 27 ayat (3) UU ITE  terminologi <span style="text-decoration:underline;">&#8220;memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik&#8221;</span> merupakan terminologi yang sangat luas. Penghinaan dan pencemaran dalam UU ITE ini juga akan menabrak seluruh konsep dan doktrin hukum pidana dalam KUHP yang telah dijadikan acuan saat ini. Karena dalam KUHP penghinaan di jelaskan dengan bermacam-macam katgori dan ancaman yang berbeda, ITE mencampur adukkan seluruh doktrin itu dan memberikan ancaman yang jauh lebih berat tanpa kategori yalni penjara 6 tahun dan denda 1 miliar rupiah. Selain itu pasal tersebut tidak memberikan pembenaran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pembelaan kepentingan umum.</p>
<p style="text-align:justify;">Walaupun pada beberapa waktu yang lalu pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika, Muhammad Nuh, yang menyatakan telah menjamin bahwa pasal 27, yang bisa menyeret siapa pun ke penjara karena melakukan penghinaan lewat sarana elektronik tersebut tidak akan berlaku terhadap pers. Karena menururtnya dalam Undang-Undang Pers telah menyatakan, bahwa pers wajib melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum. Namun <strong>aliansi</strong> mengganggap hal itu bukanlah garansi karena justru UU ITE  dapat digunakan untuk menghajar seluruh aktivitas di internet tanpa terkecuali jurnalis atau bukan. Karena rumusannya yang sangat lentur. (lihat tabel lampiran)</p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td rowspan="3" width="60" valign="top">
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center">
<p align="center"><strong>Tindak pidana yang harus menjadi   perhatian serius dalam UU ITE</strong></p>
</td>
<td width="360" valign="top">Pasal 27 (1)</p>
<p>Setiap Orang dengan sengaja   dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat   dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang   memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.</td>
</tr>
<tr>
<td width="360" valign="top">Pasal 27 (3)</p>
<p>Setiap Orang dengan sengaja   dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat   dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang   memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.</td>
</tr>
<tr>
<td width="360" valign="top">Pasal 28 (2)</p>
<p>Setiap Orang dengan sengaja   dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa   kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu   berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu <strong>Aliansi </strong>menghimbau kepada pemerintah agar menarik kembali pasal-pasal tersebut dan merumuskan ulang sehingga dapat menjamin kebebasan menyatakan pendapat dan ekpresi para pengguna internet. Memasang kembali rambu-rambu yang lebih jelas mengenai larangan muatan internet. <strong>Aliansi</strong> juga meminta para pihak pengguna internet untuk tetap agar mendorong pemerintah dan Menteri Komunikasi dan Informatika untuk segera merevisi aturan ini karena pengguna internet merupakan calon korban terbesar dalam kasus-kasus tersebut. Secara khusus <strong>Aliansi</strong> meminta kepada pihak kepolisian agar tidak menggunakan intrumen cacat ini untuk kepentingan-kepentingan tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih jauh lagi <strong>Aliansi</strong> berharap bahwa proses legislasi untuk Rancangan undang-undang tentang Tindak Pidana Teknologi Informasi (TPTI) yang ingin di jadikan sudara kembar ITE harus di kaji lebih hati-hati dan mendalam sebelum di bahas di DPR. Karena bila tidak maka akan berpotensi sama seperti UU ITE saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hormat kami</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Atas nama</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Aliansi Nasional Reformasi Hukum Telematika Indonesia</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Anggara</strong> (Koordinator ANRHTI) 08121453771</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Suryadi Radjab</strong> (Sekretaris BPN PBHI) 08156020314</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Supriyadi Widodo Eddyono</strong> (Koordinator Hukum ELSAM) 0818120175</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Syahrial M. Wiryawan</strong> (Direktur Program Institute for Criminal Justice Reform) 08128296529</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Muhammad Halim</strong> (Ka. Divisi Non Litigasi LBH Pers) 08128296529</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nezar Patria</strong> (Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia) 0811829135</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Edy Cahyono</strong> (Koordinator Komunitas Bloger Benteng Cisadane) 0818987339</p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="424">
<tbody>
<tr>
<td width="33" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>No</strong></td>
<td width="84" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>Nama</strong></p>
<p><strong> </strong></td>
<td width="223" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>Keterangan </strong></td>
<td width="84" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>Pasal dan ancaman </strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="33" valign="top">01</td>
<td width="84" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>Prita Mulyasari</strong></td>
<td width="223" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>Digugat dan dilaporkan ke   Polisi  oleh Rumah Sakit Omni   Internasional atas tuduhan Pencemaran nama baik lewat millis. </strong>Kasus   ini bermula dari surat elektronik yang dibuat oleh Prita yang berisi   pengalamannya saat dirawat di unit gawat darurat Omni Internasional</td>
<td width="84" valign="top">Pasal 27  UU ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara dan   denda</p>
<p>Rp 1 miliar</td>
</tr>
<tr>
<td width="33" valign="top">02</td>
<td width="84" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>Narliswandi Piliang</strong></td>
<td width="223" valign="top"><strong> </strong></p>
<p><strong>wartawan yang kerap menulis    disitus Presstalk.com  14 Juli   2008  lalu di laporkan oleh Anggota DPR   Alvin lie ke Polda Metrojaya. </strong><strong>Kasus Tersebut bermula   dari tuliasn narliswandi Piliang yang berjudul &#8220;Hoyak Tabuik Adaro dan   Soekanto&#8221;, yang berisikan &#8220;PAN meminta uang sebesar Rp 2 Triliun kepada Adaro   agar DPR tidak lakukan hak angket yang akan menghambat IPO Adaro</strong></td>
<td width="84" valign="top">Pasal 27  UU ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara dan   denda</p>
<p>Rp 1 miliar</td>
</tr>
<tr>
<td width="33" valign="top">03</td>
<td width="84" valign="top">Agus Hamonangan</td>
<td width="223" valign="top">Agus Hamonangan adalah moderator milis FPK. (lihat   kasus 02)Diperiksa sebagai saksi perkara pencemaran nama baik di Markas   Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pelapor kasus tersebut adalah Anggota DPR Fraksi Partai   Amanat Nasional  Alvin Lie, terkait pemuatan tulisan   berjudul <em>Hoyak Tabuik Adaro dan Soekanto</em>, karya Narliswandi Piliang.</td>
<td width="84" valign="top">Pasal 27  UU ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara dan   denda</p>
<p>Rp 1 miliar</td>
</tr>
<tr>
<td width="33" valign="top">04</td>
<td width="84" valign="top">EJA (38) inisial</td>
<td width="223" valign="top">Atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita   bohong melalui sistem elektronik .EJA Dijadikan sebagai  tersangka karena meengirimkan e-mail kepada   kliennya soal lima bank yang dilanda kesulitan likuiditas, EJA telah resmi   ditahan. Informasi EJA itu katanya dikhawatirkan akan menyebabkan rush atau   kekacauan. Dikatakan bahwa EJA mendengar rumor soal sejumlah bank kesulitan   likuidasi dari para broker secara verbal. EJA lalu menginformasikan hal itu   kepada para kliennya melalui e-mail dengan domain perusahaannya. Informasi   inilah yang lalu tersebar luas</td>
<td width="84" valign="top">Pasal 27  UU ITE ancaman hukuman 6 tahun penjara dan   denda</p>
<p>Rp 1 miliar</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dari berbagai sumber </strong></p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="420" valign="top"><strong>The right to freedom of opinion and expression</strong></p>
<p><strong>Commission on Human Rights resolution 2000/38   tertanggal 20 April 2000</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;.</p>
<p>3. <span style="text-decoration:underline;">Expresses its continuing concern</span> at the extensive occurrence of detention, long-term detention and   extrajudicial killing, persecution and harassment, including through the   abuse of legal provisions on criminal libel, of threats and acts of violence   and of discrimination directed at persons who exercise the right to freedom   of opinion and expression, including the right to seek, receive and impart   information, and the intrinsically linked rights to freedom of thought,   conscience and religion, peaceful assembly and association and the right to   take part in the conduct of public affairs, as well as at persons who seek to   promote the rights affirmed in the    Universal Declaration of Human Rights and the International Covenant   on Civil and Political Rights and seek to educate others about them or who   defend those rights and freedoms, including legal professionals and others   who represent persons exercising those rights;</p>
<p>&#8230;&#8230;.</td>
</tr>
<tr>
<td width="420" valign="top">E/CN.4/1999/64   tertanggal 29 January 1999</p>
<p><strong>Report of the Special   Rapporteur on the protection and promotion of the right to freedom of opinion   and expression, Mr. Abid Hussain</strong></p>
<p>&#8230;&#8230;.</p>
<p>28. Following on from this, the Special   Rapporteur believes strongly that it is critical to raise the public   conscience to ensure that criminal laws are not used (or abused) to stifle   public awareness and suppress discussion of matters of general or specific   interest. At minimum, it must be understood that:</p>
<p>(a) The only legitimate purpose of   defamation, libel, slander and insult laws is to protect reputations; this   implies defamation will apply only to individuals not flags, States, groups,   etc.; these laws should never be used to prevent criticism of government or   even for such reasons as maintaining public order for which specific   incitement laws exist;</p>
<p>(b) Defamation laws should reflect the   principle that public figures are required to tolerate a greater degree of   criticism than private citizens; defamation law should not afford special   protection to the president and other senior political figures; remedy and   compensation under civil law should be provided;</p>
<p>(c) The standards applied to defamation   law should not be so stringent as to have a chilling effect on freedom of   expression;</p>
<p>(d) To require truth in the context of   publications relating to matters of public interest is excessive; it should   be sufficient if reasonable efforts have been made to ascertain the truth;</p>
<p>(e) With regard to opinions, it should be   clear that only patently unreasonable views may qualify as defamatory;</p>
<p>(f) The onus of proof of all elements   should be on those claiming to have been defamed rather than on the   defendant; where truth is an issue, the burden of proof should lie with the   plaintiff;</p>
<p>(g) In defamation and libel actions, a   range of remedies should be available, including apology and/or correction;   and</p>
<p>(h) Sanctions for defamation should not   be so large as to exert a chilling effect on freedom of opinion and   expression and the right to seek, receive and impart information; penal   sanctions, in particular imprisonment, should never be applied.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8230;&#8230;.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in Alert, CR UU ITE  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anggara.wordpress.com/1116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anggara.wordpress.com/1116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anggara.org&amp;blog=247546&amp;post=1116&amp;subd=anggara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anggara.org/2008/12/03/aturan-tindak-pidana-dalam-undang-undang-no-11-tahun-2008-tentang-informasi-dan-transaksi-elektronik-uu-ite-terbukti-mengancam-para-pengguna-internet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cb2fb836c819dac27d577fdee39cee5?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">anggara</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
