Iklan

Pasal 27 ayat (3) UU ITE Tidak Bisa Ditafsirkan Secara Sewenang – Wenang!


Permohonan Pengujian Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang diajukan oleh Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, PBHI, AJI, dan LBH Pers dalam perkara No 2/PUU-VII/2009 dan oleh Narliswandi Piliang dalam perkara No 50/PUU-VI/2008 telah diputus oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang pada pokoknya menolak permohonan dari Para Pemohon. (selengkapnya silahkan unduh di sini). Link terkait: Siaran Pers AJI Indonesia

Iklan
4 comments
  1. Isinya dari Pasal 27 ayat (3) UU ITE itu apa pak?

    • anggara said:

      @street walker
      isinya adalah soal penghinaan

  2. Meilinda said:

    betul betul betul

  3. Hamba Hukum said:

    makanya jika mau tulis email/ sms atau apapun harus berdasarkan bukti, sehingga tidak terjerat oleh UU ITE Pasal 27 Ayat 3 ini.

    dan bagi teman2 yang ingin kirim sms, atau email haruslah berbahasa yang sopan, sehingga tidak dianggap penghinaan. karena setiap sms dan email yang kita tulis menjadi bukti VALID akan penghinaan yang kita lakukan.

    Kita boleh tegas mengirim email atau sms kepada siapa pun, TETAPI JANGAN MENGHINA!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: