Iklan

Nenek Melahirkan Cucu


Tadi pagi aku mendengarkan siaran radio yang cukup mengejutkan, berita ada nenek melahirkan cucunya, wah ini mengejutkan. bagaimana bisa…?

Nah menurut berita itu, bahwa anak si nenek rahimnya telah diangkat karena terkena kanker rahim dan sel telur dan sel sperma dari anak dan menantunya yang telah jadi itu ditanam di rahim neneknya. Peristiwa ini terjadi di Jepang dan sudah terjadi 1 tahun yang lalu. Menurut Departmen Kehakiman Jepang, ibu dari si anak tetap si nenek dan karena itu menurut berita tersebut orangtua biologisnya kemudian melakukan adopsi atas “anaknya” sendiri.

 

Wah ini harus ada penemuan hukum, misalnya kalau ada peristiwa seperti ini terjadi di Indonesia, misalnya penyewaan rahim oleh pihak ketiga, pasti akan menimbulkan silang sengketa karena selam 9 bulan 10 hari si anak berada dalam asuhan ibu yang melahirkan dan bukan ibu aslinya

 

Menurutku, bagaimana pendapat hukum di Indonesia khususnya hukum Islam bila merespon masalah ini, aku sendiri masih blank dalam hal ini. Karena pasti ada masalah hukum yang menjadi dampak ikutannya. Menurutku sih ini perbuatan perdata biasa, bila ada penyewaan rahim, cuma pasti akan menimbulkan masalah, misal kalau anaknya perempuan siapa yang berhak menjadi wali hakim dalam pernikahan tersebut dll

 

Erhm, pucccciiiiing nih

Iklan
5 comments
  1. Cenik kemboja said:

    he eh pusing, ternyata ga rumah aja yg bisa disewain, rahim juga bisa, ihhhh

  2. Lanthz said:

    Aku udah pernah denger di LN (mana tau lupa, yg pasti bukan jepang) sm ko, nenek si perempuannya yang menjadi penampung bayi anaknya. anak perempuannya itu kanker rahim juga. bayi tabung gitu kali. ya pokoknya gitu lah… udah lama banget, lupa.. :p

  3. pyuriko said:

    Kalo tidak salah,… sinetron kita disini jg ada yg sprt itu, walaupun tdk mirip… “IUS”… sang istri mengizinkan suaminya utk menikah lg,… dgn wanita pilihan istrinya,… dan wanita lain itu dikontrak, jika suatu saat melahirkan anak dari suaminya… anak itu akan menjadi bagian dari keluarganya.

    Nah hukumnya gimana tuh,… kalo suatu saat diperlukan bukti2 siapa nama kecil ibu kandungan (biasanya banyak pengisian form. yg pertanyaannya sprt ini)… bener sprt komentar Cenk… “Pusing”

    Yo wis… ini hanya sekedar komentar saja,… iseng2 😀

  4. randy said:

    berarti saudaraan dong ibu sm anaknya. Kayaknya biodata rapor harus ditambahin nama ibu kandung dan nama ibu penghasil ovum.

  5. agatha said:

    menurut, gw…. emang benar masalah ini sangat kontroversial… tetapi di pandang dari segi hukum (KUHP) dan hukum medis itu salah… juga dari segi agama… tetapi apa kamu pernah berfikir bagaimana jadinya tragedi ini terjadi pada diri kamu?? apa yang akan kamu lakukan?? jujur saya sendiri juga tidak tahu…. karena itu saya tidak berani untuk menjudge orang yang melakukan penyewaan rahim itu salah 100%….

    lihatlah alasan dari si nenek mau melakukan hal itu, karena ia sangat sayang kepada anaknya, maka ia relah berkorban….

    seharusnya kita bersyukur karena ada orang yang mau berkorban….
    ok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: