Iklan

PERADI Vs. KAI


Pertarungan antara dua organisasi profesi advokat ini memasuki pertarungan politik, setelah MA dan MK membuat pernyataan bersayap, maka kedua kubu, Peradi dan KAI, yang berseteru ini menghadap Presiden untuk memberikan legitimasi politik terhadap masing-masing organisasinya.

Perebutan status sebagai organisasi profesi advokat tunggal dan sah ini tentu membawa dampak yang tidak sedikit diantaranya turunnya kredibilitas para advokat dalam mengelola konflik dan juga membuat para calon advokat dapat kebingungan tentang siapa yang berhak mengeluarkan ijin advokat.

Saya sendiri lebih menyukai ada satu organisasi advokat di tingkat nasional, bisa berbentuk konfederasi, federasi, ataupun single bar association. Nah, rupanya para advokat Indonesia perlu untuk memikirkan kembali dampak dari perpecahan yang sangat tidak perlu ini. Jujur saja, tidak ada satu negara di dunia yang punya 9 asosiasi profesi advokat di tingkat nasional

Iklan
12 comments
  1. artha said:

    bagaimana mau membela/mengadvokasi orang lain,…
    mengurus bahtera sendiri saja centang perenang
    bagaimana mau merangkul dunia, satu bangsa saja saling cerca
    pikirkan kata2 orang biasa ini
    wahai para pembela keadilan,….

  2. anggara said:

    @artha
    hehehehehehe, mudah2an komentarnya dibaca oleh para petinggi KAI dan PERADI yaa

  3. jaya said:

    ya gimana lagi disatu sisi emang Petinggi Peradi Egois si, coba la kau2 orang berendah hati sedikit saja, dengan kata lain Intropeksi diri kenapa KAI terbentuk, karena ketidak puasan kan…gw mah advokat junior tau permasalahan tu orang….. jadi advokat mah jangan Egois la…..

  4. anonym said:

    huahahuahuahaaa

    PENGURUS PERADI EGOIS
    INDRA SAHNUN LUBIS JUGA PUNYA AMBISI

    HUKUM INDONESIA
    DAGELAN

  5. anonym said:

    KEADILAN DITEGAKKAN WALAUPUN LANGIT RUNTUH BAH !!!! BOHONG BESAR !!!!!!

  6. jaya said:

    selsai sudah

  7. maju tak gentar said:

    yang jadi problem organisasinya apa undang-undangnya sich???

  8. Para petinggi berlomba mencari sensasi,
    Para bawahan berlomba mencari rezeki.
    KAI menjawab resah pencari,
    untuk mendapat status diri.

    • anggara said:

      @rein4176
      no comment deh

  9. yulius efendi said:

    Law is not everything but anything without law is nothing

  10. jangan mencela trus.. dukung donk.. ya.. 😀 ga gampang tau

  11. Sudahi aja dech perselisihan ini. Mari bersatu… Mau?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: