Ternyata Susah Menjadi Pengganti Ibu

Posted on Agustus 1, 2006

1



Ternyata susah mengganti peran ibu, ini aku rasakan betul saat istriku pergi untuk urusan dinas ke padang, si asa sulit untuk tidur tanpa ibunya, biasanya kalau asa tidur sama ibunya, maka pasti ada bagian tubuhnya, entah kepala, tangan, atau kaki, yang pasti ada menempel sama ibunya. Saat ibunya pergi asa tidur bersamaku dan dia menempelkan salah satu bagian tubuhnya sama aku, mungkin nggak nyaman, sehingga dia terbangun dan menangis. Sulit menenangkan asa kalau sudah seperti itu, jurus “eong” (baca:gendong) pun nggak mempan
Saat itu aku belajar satu hal yang penting lagi, peran ibu menjadi sentral dan sulit terbantahkan dalam urusan anak

Posted in: Keluarga