Perkawinan Beda Agama di Indonesia


Perkawinan di Indonesia diatur oleh UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Berdasarkan UU tersebut perkawinan di definisikan sebagai ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga atau rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Oleh karenanya dalam UU yang sama diatur bahwa perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya itu serta telah dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun bagaimana dengan perkawinan beda agama. Perkawinan beda agama bukanlah perkawinan campuran dalam pengertian hukum nasional kita karena perkawinan campuran menurut UU Perkawinan disebut sebagai perkawinan yang terjadi antara WNI dengan WNA. Akan tetapi perkawinan beda agama di masyarakat sering pula disebut sebagai perkawinan campuran. Untuk memudahkan, tulisan ini hanya akan menggunakan istilah perkawinan beda agama

UU Perkawinan sendiri penafsiran resminya hanya mengakui perkawinan yang dilangsungkan berdasarkan agama dan kepercayaan yang sama dari dua orang yang berlainan jenis yang hendak melangsungkan perkawinan. Dalam masyarakat yang pluralistik seperti di Indonesia, sangat mungkin terjadi perkawinan diantara dua orang pemeluk agama yang berlainan. Beberapa diantara mereka yang mempunyai kelimpahan materi mungkin tidak terlampau pusing karena bisa menikah di negara lain, namun bagaimana yang kondisi ekonominya serba pas-pasan. Tentu ini menimbulkan suatu masalah hukum

Ada dua cara dalam menyikapi perkawinan beda agama ini:

Pertama: Salah satu pihak dapat melakukan perpindahan agama, namun ini dapat berarti penyelundupan hukum, karena sesungguhnya yang terjadi adalah hanya menyiasati secara hukum ketentuan dalam UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Namun setelah perkawinan berlangsung masing-masing pihak kembali memeluk agamanya masing-masing. Cara ini sangat tidak disarankan.

Kedua: Berdasarkan Putusan MA No 1400 K/Pdt/1986 Kantor Catatan Sipil diperkenankan untuk melangsungkan perkawinan beda agama. Kasus ini bermula dari perkawinan yang hendak dicatatkan oleh Ani Vonny Gani P (perempuan/Islam) dengan Petrus Hendrik Nelwan (laki-laki/Kristen).

Dalam putusannya MA menyatakan bahwa dengan pengajuan pencatatan pernikahan di KCS maka Vonny telah tidak menghiraukan peraturan agama Islam tentang Perkawinan dan karenanya harus dianggap bahwa ia menginginkan agar perkawinannya tidak dilangsungkan menurut agama Islam. Dengan demikian, mereka berstatus tidak beragama Islam, maka KCS harus melangsungkan perkawinan tersebut.

Nah putusan ini, secara sekilas hanya berlaku bila perempuan yang beragama Islam dan Laki-laki yang beragama Nasrani hendak melangsungkan perkawinan. Lalu bagaimana dengan bila sebaliknya? Secara argumentum a contrario maka KUA wajib melangsungkan perkawinannya, karena perempuan yang beragama Nasrani tidak lagi menghiraukan statusnya yang beragama Nasrani. Oleh karena itu melakukan penundukkan hukum secara jelas kepada seluruh Hukum Islam yang terkait dengan perkawinan.

Dengan ini, dari semula pasangan yang berbeda agama tidak perlu melakukan penyelundupan hukum dengan mengganti agama untuk sementara, namun bisa melangsungkan perkawinan tanpa berpindah agama.

291 comments
  1. Menurutku perkawinan beda agama itu sangat jarang terjadi – namun yang paling banyak dan tepat adalah perkawinan “beda kelamin” – [hik…hik – jaka sembung bawa golog]

    • hahahahaha.
      aneh2 aja ya.

  2. anggara said:

    @ kang tutur
    betul kang

    • ann said:

      Boss anggara….gw amat thanx u for u informasi, sangat membantu tapi bagaimana kalau co- WNA dan kristen ???- dan apa sajakah syarat untuk melakukan perkawinan di catatan sipil ???

      thanx

  3. Sezsy said:

    eh..temen gw ada yg mo nikah campur gitu juga..
    ce-nya islam, co-nya hindu..
    tp setau gw..knynya yg ce jadi hindu (di ktp) dech..
    itu termasuk cara 1 yang tidak disarankan ya??

  4. anggara said:

    @sezsy
    betul

    • dinar giawa said:

      menurut saya sih kalau hanya ktp aja, ga usah karena agama itu kan keyakinan kita sendiri. kalau boleh ga usah dilakukan pernikahannya. krn hanya buang waktu aja…?

  5. bat man said:

    betul!…….. kawin ko jadi masalah……..??? gak kawin lebih lagi?

  6. anggara said:

    @bat man
    sepakat

  7. baru tau ada cara yang kedua.
    btw, dalam pkawinan beda agama itu apakah pelakunya mptimbangk tumbuh-kembang kehidupan beragama anaknya yach? umumnya, ibulah yang mendominasi pola asuh anaknya shg jika seorg ibu agamis mk tatacara beragama ibunyalah yang akan ditiru anaknya. children is the best copy-cat.

  8. anggara said:

    @ibunya adin
    waduh, soal psiko sosial itu saya tidak akan bahas bu, mungkin pendapat ibu benar

  9. abidin said:

    Jangan perjualbelikan agama hanya demi cinta, menurut saya pelajari dulu agama keduanya, jika ada kesepakatan dan dianggap paling baik dan cocok, maka salah satu harus masuk agamanya yang lain. Ingat? jika pernikahan tidak syah maka tidak akan ada kebahagiaan dalam rumah tangga. Karena jika pernikahan tidak syah, maka selama berzina terus.

    • ct said:

      Aku lagi ngalamin hal yang sama, pasangan aku kristen aku sendiri beragama islam, kita sama2 buntu, karena keluarga dan tetap berpegang teguh pada keyakinan masing2..
      ada saran untuk kami, trims..

  10. anggara said:

    @abidin
    saya hanya bicara soal sisi hukumnya saja, dan tidak akan menyentuh persoalan agamanya pak

    • Lia,smg said:

      Menanggapi blsan dr om anggara..
      Mmang smua trgantung saya.tp sya btuh tmn bcra..btuh support..btuh arahan…krn smua sprt simpang siur..,g tau kna
      ,g tau kiri..,yg kiri k’knan ato knan k’kiri..muterrrrr g tau kmana..
      Pgen brtahan tp sdh tak ad amunisi lg…,pgen mnyerah tp hti trlanjur kecantol..
      Ealah…lha koq susahmen to om mo hdp normal ja kayak org2…,
      Suka,lamar,nikah,pny ank…
      Lempeng hdpny..ora mbundhel koyo benang ruwet ngene ki…
      Spa ja plez bntuannya..,saran2nya…supportny..
      Sya mohon…

    • Aradeya Narasmurti said:

      benar bung…agama berkaitan ama iman, iman itu sangat pribadi…hanya kita pribadi kita sama Tuhan saja. Ya ini hanya menurut saya aja sih…maklum aku bukan pakar

      thanx

    • yunus said:

      q cm pesen am temn”, tujuan dari agama tu kn, dari kegelapan menuju pencerahan, bukan hanya islam tp semua agama jg kayax gt. hindu jg punya tuhan, kristen jg punya tuhan. buda jg sama, trz apanya yang kafir?, yang gak boleh kan kawin di luar nikah………..
      dan nikah am orang kafir (tidak punya tuhan), jangan menganggap salah klo qt sering salah……..
      apa ada dalil di al-qur’an dan hadis, injil, tri pitaka, weda? klo ad q dikasih thu doNk.Thaks You.
      moga tuhan sllu melindungi qt dan menjaga qt dari kesesatan.

  11. edratna said:

    Banyak orang menggunakan cara pertama, tapi nantinya dalam pernikahan kembali ke agama masing-masing. Kalau soal tumbuh kembang, sebetulnya disekeliling saya banyak yang tak mengalami masalah, sepanjang orangtua bisa saling mendukung. Setelah anak dewasa mereka boleh memilih agamanya masing-masing (saat kecil sesuai kesepakatan ortu; agama A semua, atau kalau cowok A dan cewek B).

    Sepupuku lebih aneh lagi, kakek nya penganut Budha dan jadi biksu, orangtua Islam, kakak perempuan Islam, dan adiknya Katolik.

    Dari sisi agama, semua mempunyai pertanggungan jawab masing-masing pada Tuhan sesuai agama yang dipeluknya, yang perlu diberikan solusi adalah bagaimana koridor hukumnya.

    • Eko Saputra said:

      terima kasih ibu, dari kasus di atas yang ibu jelaska. bagai mana kekuatan hukumnya karena menurut literatur yang saya baca dapat dilangsungkan melalui kantor catatan sipil sesuai Berdasarkan Putusan MA No 1400 K/Pdt/1986 Kantor Catatan Sipil diperkenankan untuk melangsungkan perkawinan beda agama. Kasus ini bermula dari perkawinan yang hendak dicatatkan oleh Ani Vonny Gani P (perempuan/Islam) dengan Petrus Hendrik Nelwan (laki-laki/Kristen).

    • anggara said:

      @eko
      Terima kasih atas bantuannya

  12. anggara said:

    @edratna
    nah itu diam, karena itu postingan ini dibuat, terima kasih sudah mampir

  13. tony said:

    om anggara, apa boleh hukum agama salah satu mempelai dikesampingkan oleh putusan MA? seolah-olah putusan MA itu me-waive ketentuan UU perkawinan yg menyatakan sahnya perkawinan itu apabila dilakukan menurut hukum agama masing-masing. keluar hirarki per-UUan dong? dan apakah mempelai punya pilihan untuk me-waive hukum agamanya dalam hal perkawinan?

  14. anggara said:

    @tony
    bukan melakukan waiver, tetapi karena ada kekosongan hukum, jadi MA mengisi kekososngan hukum tersebut

  15. Yari NK said:

    Di sini beda kawin agama aja masih ribut! Di Belanda, Belgia, Spanyol, Canada sama di Afrika Selatan perkawinan sesama jenis malah sudah diperbolehkan menurut hukum! Nggak tahu deh tuh, itu namanya kemajuan apa kebablasan! Hehehehe…😀

  16. anggara said:

    @yari
    saya pikir kalau kawin sesama jenis akan lebih memiliki penentang yang luar biasa di Indonesia. Meski negara ini sejatinya bukan negara agama, namun kehidupan yang katanya “beragama” mendominasi rakyat penghuni Indonesia

  17. euh… kelihatanyah cara yeng ke 2 teh.. sama ajah dengan keluar dari islam yah…
    maka Vonny telah tidak menghiraukan peraturan agama Islam tentang Perkawinan dan karenanya harus dianggap bahwa ia menginginkan agar perkawinannya tidak dilangsungkan menurut agama Islam

  18. anggara said:

    @sikabayan
    nggak juga keluar, dia tetap beragama Islam namun dalam hal perkawinan tunduk pada hukum yang lain

  19. rara said:

    berarti cara kedua itu = nikah catatan sipil spt org2 yg beda agama jaman dulu itu ya? kalo mo nyoba cara kedua gimana cara mengurusnya? brapa lama? ada ga yayasan / apapun namanya yg bisa bantu urus nikah beda agama baik di indo maupun di luar negri? apa namanya, dimana, brapa biayanya & brapa lama? tks.

  20. euh… sebetulnyah mah yah tanggung atuh kang angga…
    ingin sah dimata negara serta manusia… tetapi harom dimata Allah… pan hanya menjadi saru sajah atuh… daripada agama islam tetapi ibadahnyah ikut agama lain… atau ngarang sendiri.. tentunyah lebih baik pindah sekalian…. kalau kapan2 mau kembali mah yah… tinggal kembali… itupun kalau mampu kembali…

  21. anggara said:

    @rara
    nggak harus juga ke catatan sipil, tergantung kasusnya, biasanya kalau mau coba cara kedua harus mengajukan permohonan dulu sperti orang mau nikah biasa, kalau ditolak baru maju ke pengadilan untuk pengesahan perkawinannya. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan penasehat hukum anda

    @sikabayan
    yah, saya kan hanya bahas aspek hukumnya saja kang, nggak ada urusan sama Allah:)

  22. euleuh…😯

  23. anggara said:

    @sikabayan
    tos kang, tong dibahas duei

  24. Arie said:

    saya co islam dan ce saya kristen. kami udah serius ke jenjang pernikahan dan sepakat tetap memegang agama masing2.

    Apakah langkah yg harus kami lakukan untuk membuat pernikahan kami sah secara hukum? (kami belum tahu samasekali cara mengurus pernikahan scr hukum)

    Apakah langkah2 tersebut di atas adalah suatu hal mengakali hukum atau memang benar2 hukum di indonesia telah memperbolehkan nikah beda agama?

    mohon solusinya… kami amat membutuhkan ini.

    terimakasih

    • sisqo said:

      saya wanita 26 kristen dan suami saya 29 islam, dan udah 3 tahun nikah. So far gak ada masalah serius kalo cuma antara aku dan suami, cuma dari pihak keluarga suami selalu memaksakan aku untuk masuk islam meskipun suamiku gak pernah mempermasalahkan hal itu, soalnya kita dari awal dah commit kalau aku mau nikah secara islam tapi after that kembali lagi ke belief masing2 soale masalah prinsip itu emang bener2 gak bisa dipaksain
      yang peling penting gimana kita bisa saling mengargai n menghormati kepercayaan masing2 dengan tidak memaksakan pasangan kita” just let it flow” jadi yg jadi prinsip utama rumah tangga kami adalah “respect” dan kami udah tutup telinga dengan omongan orang2 sekitar yg selalu mencemooh kami, bahkan kami akan tunjukkan kalau beda agama bukan jadi penghalang dalam membina rumah tangga yg rukun. That’s it
      Keep trying n never give up dengan apa yg kalian yakin bisa kalian lakukan, karena gak ada orang yg berhak menghakimi kita selain “TUHAN”
      God bless u

  25. anggara said:

    @arie
    sebaiknya untuk mengurus proses ini anda didampingi oleh kuasa hukum anda. Langkah pertamalah yang saya sebut penyelundupan hukum, karena sesungguhnya anda tidak berniat untuk berpindah agama. Sementara langkah kedua diatur melalui putusan pengadilan.
    demikian tanggapan saya, semoga membantu

  26. star said:

    bro anggara.. saya pernah liat ini….

    ( UU Perkawinan No.1 Tahun 1974 tidak secara expresis verbis mengatur perkawinan campuran berdasarkan perbedaan agama.Beberapa perkecualian yang dapat diterima adalah calon istri dari agama lain menikah dengan calon suami dari agama Islam, karena hal ini tidak menyalahi peraturan pernikahan dalam agama Islam. Untuk hal ini pun tidak semua KUA mau melaksanakannya karena adanya perbedaan pemahaman Al – Qur’an antar ulama. )

    berarti sebenarny telah di perbolehkan menikah beda agama di indo kan…?!?

    yang di perbolehkan itu jikalau si pria itu islam dan si wanita non islam di perbolehkan menikah di indo kan ?…tanpa perlu keluar untuk nikah lintas agama….

  27. anggara said:

    @star
    pendapat tersebut betul, negara tidak boleh melarang suatu perkawinan yang akan dilangsungkan karena masalah agama yang berbeda, itu prinsipnya. namun tidak semua orang bersedia memahami dan menerima prinsip tersebut. Sehingga diperlukan mekanisme hukum melalui pengadilan untuk memerintahkan perkawinan tersebut untuk dilangsungkan

  28. star said:

    saya juga melihat di dalam site pemerintah yang harusnya mejelaskan sejara terperinci dan jelas di
    http://www.kependudukancapil.go.id/

    tapi pada kenyataannya mereka menjelaskannya dengan tidak detil….

    di satu sisi di jelaskan boleh menikah berbeda agama… tapi di satu sisi pula tidak memperbolehkan….

    saya juga masih sedikit bingung melihatnya apakah benar di perbolehkan perkawinan lintas agama atau tidak di indonesia… semua masih rancu….

  29. anggara said:

    @star
    kadang, informasi itu dibuat sesedikit mungkin dengan tujuan “tertentu”. Terima kasih atas infonya:)

  30. Yunie said:

    Dear All…

    Saya(wanita ) seorang muslim dan pacar saya (cowok)seorang katolik…kami berencana untuk menikah dengan mempertahankan keyakinan masing2…dan dengan perjanjian yang tentunya dibuat sebelum menikah…..

    dan yng menjadi masalah Aku jadi bingung nih baca tanggapan dari semuanya…
    saya minta tolong donk, prosedur sebenarnya menikah beda agama itu seperti apa( yang disah kan oleh pengadilan).jujur saja saya kurang paham….dan surat permohonan yang dibuat ditujukan kemana dan keisapa??

    dan bila ada yang tau juga tentang prosedur nikah disingapore oleh saya minta infonya..
    trima kasih

    • putri said:

      @Yunie
      mbak yuni saya juga senasib dengan anda, saya berencana menikah tahun depan,sedangkan saya lihat di balasan anda itu tgl 4 agt 2007,sedangkan sekarang juli 2012,bagaimana selanjutnya mbak,apa anda jadi menjalani pernikahan beda agama atau bagaimana,mohon tanggapannya.
      saya cukup frustasi memikirkannya.
      trimakasih

  31. anggara said:

    @yunie
    anda berdua bisa datang ke KCS setempat dan buat permohonan untuk menikah di KCS, kalau di tolak usahakan minta dasar hukum penolakannya dan juga surat penolakannya. setelah ada ajukan permohonan/gugatan ke pengadilan. Untuk lebih jelasnya, sebaiknya anda menghubungi kuasa hukum anda. Soal singapura, saya nggak punya
    semoga membantu

  32. rkh said:

    Maksudnya, undang2x itu memang dibuat sudah lengkap dg “lubang2x” yg dapat dimafaatkan yah…? :)

    Dan berarti memang benar kalau KUA mau melaksanakan, maka pernikahan pria beragama Islam & wanita beragama Kristen di Indonesia itu bisa dilaksanakan & sah menurut hukum..?

    salam.

  33. anggara said:

    @rkh
    kadang, lubang itu baru ditemukan saat sudah diundangkan:)
    itu jelas bisa (mestinya sih)

  34. Dignity said:

    Maaf cuman bertanya suatu contoh buruk, dimana mengesampingkan aspek agama, perumpamaan dimana saya Kristen dan calon istri saya Islam, kami menikah dengan cara kedua, dan tidak dipersulit oleh catatan sipil dikarenakan imbalan tertentu. apakah tidak membawa masalah di lingkungan sekitar misalnya (RT, RW)
    Dan cara pertama apakah memiliki konsekuensi hukum jika dilakukan mengingat yang saya tangkap menyiasati adalah “cheating”, dimana mungkin juga sama halnya dengan pelanggaran.

  35. anggara said:

    @dignity
    sepertinya yang jadi masalah, karena anda memberikan imbalan deh. Cara kedua sih sebenarnya ada tapi samar, makanya saya lebih senang dengan istilah penyelundupan hukum

  36. Ketut said:

    bang, bantuin gw…
    gw skarang lagi pacaran ma cewek yang beda agama (islam), gw ndiri hindu.
    yang pengen gw tanyain tu tentang hukum di agama islam ndiri. bole ga sih cewe islam married ma cowo yang ga seiman?
    apa emang ada pembedaan gender gt?
    kalo cowo bole, kalo cewe gapapa, atopun juga sebaliknya..
    kalo bole juga, gw pengen minta pendapat dari abang kalo misalnya gw mau married ma cewe gw. tolongin yah bang!
    makaci sebelumnya…

    • sisqo said:

      wah menarik juga nih, kalau menurut saya “jujur aja nih ya” di indonesia apa sih yg gak bisa dibeli pakai uang n itu udah jadi rahasia umum, so aku rasa cheating or not gak ada seorang pun berhak ngejudge kita” n still remember only God can judge us
      Good luck dengan pernikahan u nanti God bless u

  37. anggara said:

    @ketut
    anda ajukan permohonan saja ke kantor catatan sipil setempat. Kalau di hukum Islam jelas nggak boleh, dan tidak hanya untuk perempuan tetapi juga untuk laki-laki.
    Saran saya, cari pasangan yang tidak berlainan agama, kalaupun berlainan sebaiknya diusahakan salah satu untuk berpindah keyakinan. Kalau nggak bisa buat saja permohonan ke KCS setempat. Untuk urusan hukumnya, anda bisa menghubungi advokat anda pak

    • Satria said:

      kalau laki-laki muslim bole menikah dengan non-muslim secara islam, asalkan wanita non-muslim tersebut adalah ahli kitab, atau beragaa samawi: nasrani atau yahudi

  38. donna said:

    boss, angara.. makasih banyak infonya… gw jadi ngerti sekarang apa yg gw ama pacar gw lakuin…

    soalnya qta beda agama, dan taon depan pertengahan qta rencana mau nikah…. makasih banyak.. semua infonya sangat jelas…

    Hormat saya..

  39. anggara said:

    @donna
    semoga membantu

    • Lexya said:

      Pak anggara mw tny nc,perkahwinan bda agama nc ad dampak negatif n positif ga?Lw ad ap aj,mhon djelas kn scra jelas,thx sblm na,

  40. Daud said:

    Salam Sejahtera;
    kalau boleh komentar masalah dari perkawinan beda agama ,bagi saya kendalanya ialah di UU no 1 thn 1974 itu sendiri, karena prosesnya didasari pada hukum Islam sehingga perlu adanya revisi lagi (sehingga dulu UU perkawinan campur ditiadakan). Bahwa negara kita mengakui 5 agama (dasarnya Pancasila) buat apa kita harus melakukan penyelundupan hukum kalau itu memang bisa dan benar. Dengan penyelundupan hukum tetap saja salah satu pihak yang berbeda agama tetap harus mengalah (masih ada ego akan agamanya),sehingga unsur keterpaksaan melekat. Kalau agama menjadi penghalang bagi setiap orang untuk mempersatukan diri dalam pertalian yang suci,bagi saya itu hal yang konyol!
    Kalau kita merenungkan sejenak, tanyalah pada diri anda masing2 SIAPAKAH YANG MENCIPTAKAN AGAMA? APAKAH TUHAN MENENTUKAN AGAMA YANG TERBAIK UNTUK KITA ANUT? BAGI SAYA AGAMA ADALAH SARANA BUKAN TUJUAN,TUJUAN KITA SEMUA SAMA YAITU TUHAN. dari sini kita sadar bahwa kita semua sama dalam satu naungan TUHAN. Jadi tidak ada lagi kata perbedaan kalau kita sadar akan sumber Visi dam misi kita. kepada teman2 yang memiliki pasangan beda agama yakinlah dengan pilihan kita, sebab kita bukan menikah dengan agama,tapi menikah dengan orang yang kita cintai (sama2 ciptaan TUHAN).NB: jangan terlalu dipengaruhi oleh agama,berpikirlah realistis sedikit. Jadi jangan bertindak dengan pikiran,bertindaklah dengan hati dan logika.Terima kasih,Tuhan Memberkati kita semua

  41. anggara said:

    @daud
    sepanjang yang saya tahu, HOCI tidak serta merta dihapus, karena ada bagian dari UU Perkawinan yang tidak ada pengaturannya, seperti perkawinan antar agama. Dan saya sih nggak mau berprasangka kalau pembuatan uu perkawinan didasarkan pada hukum Islam.

  42. muklas said:

    memang HOCI tidak serta merta dihapus,tetapi sebagai pelengkap (UU lama dikesampingkan UU baru).Kenapa saya bisa beranggapan UUP didasarkan pada Hukum Islam Adanya ketentuan yang mengatur adanya Poligami secara tidak langsung. Kita tau dari 5 agama hanya 1 yang memperbolehkan Poligami (tau sendiri kan),bagi saya itu hanya cara untuk untuk mensahkan perzinahan dan hanya menonjolkan kepentingan dan keegoisan kaum pria.Wanita dan anak yang selalu menjadi korban perasaan. Poligami boleh tetapi Poliandri tidak boleh,dan ada aja alasan konyol untuk jaman sekarang. Fleksibel aja deh tetapi realistis…? dan juga UU kita banyak dari produk kolonial,makanya baru keluarin UUP belum bisa berikan solusi.Btw:Jaman masih ada HOCI orang tua kita dulu asyik2 aja nikah beda agama.Thanks buat info n pendapatnya ya….Mas Anggara

  43. anggara said:

    @muklas atau daud nih?
    terima kasih atas urun rembuknya juga, salam kenal

  44. panglima said:

    yg pasti pkw beda agama tidak sesuai konsepsi hukum perkawinan sama sekali.. yg tujuannya untuk membina perkawinan yg kekal dan abadi berdasarkan ketuhanan YME.. Diluar segi yuridis pun bisa dampak jelek ke sosiologis, gimana nanti bisa punya kehidupan bahagia kalo anak-anaknya bakal bingung dirumah mau ikut agama yg mana…

    Mending dari awal nyari jodoh yg seagama aja. Ato biar itu orang pindah agama dulu lah baru dipacarin.

  45. panglima said:

    btw, jgn lupa masuk ke situsku ya teman2.

  46. BLACK CAT said:

    Tolong agar semua meluruskan masalah pernikahan beda agama ini. Khususnya kepada muslim dan muslimah, dalam Al-Qur’an tercantum dengan jelas bahwa ada larangan untuk melakukan pernikahan antara 2 orang yang berkeyakinan berbeda. Dengan demikian, setelah pernikahan dilangsungkan, tak pantas lagi ia menyebut dirinya seorang muslim, karena ia telah melakukan larangan Allah SWT.

    Selain itu, dampak psikologis juga akan muncul pada anak yang merupakan hasil dari perkawinan ibu-bapaknya yang berbeda agama.

    Jadi, pertanyaan saya yang bisa Anda jawab secara terbuka pada saya khususnya pada yang ingin melakukan pernikahan beda agama (yg beragama islam) tersebut ialah “Mana yang Anda lebih pentingkan? Suami/Istri Anda yang bukan beragama Islam yang hanya menjadi penghibur selama hidup di dunia yang tidak kekal ini ataukah Anda lebih memegang prinsip keagamaan Anda dan patuh serta Menjauhi larangan-Nya dan Anda akan mendapatkan kesenangan kelak di akhirat nanti yang abadi itu??

    Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan, karena sesungguhnya kesempurnaan adalah milik-Nya dan keterbatasan adalah milik kita.
    Terima kasih.

    • nana said:

      sorry sebelumnya, bukannya gue gak respect ama pendapat loe, yg gue tau n gue alamin gak seperti yg loe jelasin soale suami gue murni orang kathilik n gue sendiri muslim tp dari mantan suami gue yg pertama dan beragama islam, suamiku lebih baik dari segala hal n yg paling penting dia gak pernah maksain aku buat jd orang katholik, So gue rasa bener yg dikatakan”sisqo” respect adalah kunci keharmonisan rumah tangga dan bukan agama cause it’s only facility not the aim
      regards

    • bayu said:

      gw juga setuju sama nan dan sisqo, respect…gw lagi pacaran sama muslim,coz dia duda…dulu dia nikah seiman( sama2 muslim) tapi ternyata cerai. Karna sebuah penghiatan lembaga pernikahaan.
      Sory bung…
      Cowo gw pernah merid dengan satu iman tapi gagal, mantan istrinya muslim tapi selingkuh…apa itu jauh lebih terhormat, di banding menikah dengan beda iman???
      yang akan bikin kita bahagia bukan apa iman suami kita kan? tapi bagaimana tanggung jawab, dan saling menghargai lembga pernikahaan.

      soal akherat dan dosa, pertanyaan saya adalah, adakah jaminan menikah seiman akan hidup rukun damai? dan apa kah jika kita menikah beda iman akan hancur berantakan dan di pastikan akherat kita tidak akan bahagia???

  47. anggara said:

    @panglima
    saya tidak mau masuk ke pembahasan non hukum pak, maaf, tetapi terima kasih atas urun rembuknya

    @black cat
    terima kasih atas pendapatnya

  48. Kopral ;p said:

    mmmmm, kalo bisa sih nikah sama agama.. lebih gampang proses hukumnya hehehe… tapi kalo udah terlanjur menurut gw neeeh (sorrrriiiiii banget menyimpang dari masalah hukum, n rada2 curhat dikit ;p):

    Bila ego sudah mulai berbicara susah deh… kalau bener2 cinta, mau ga kita meredam ego kita buat nerima perbedaan pasangan kita, bukannya menuntut dia untuk berpindah ke agama kita supaya bisa bersama.. gw orang yg fanatik dgn agama gw, tapi gw ngeliat kalo agama lain itu juga ga salah.. Kasihan banget orang yg ngaku fanatik dgn agamanya tapi bikin orang lain sakit hati, menderita, ato sampai meninggal (demi agama lagi!!!).. ck ck ck… fanatik ato psikopat mass??? bukannya dimana mana agama diajarin yg baik2 ?? kecuali Tuhan bilang ngebunuh orang tu baik dan benar ;p ( di agama gw juga banyak tuh orang2 ky gitu… jd malu… -_-)

    Gw milih agama gw krn gw ngerasa enjoy bgt menyembah Tuhan gw dgn agama gw, dan orang lain juga enjoy menyembah Tuhannya dengan agamanya , perbedaan itu yang bikin kita sempurna… asaaaaaal, ya itu tadi, mau menerima perbedaan dan ga maksa choi!! (ayah gw jg beda agama ma gw, sahabat2 gw yg paling deket ma gw jg ada yg beda agama, cinta sejati gw juga beda agama ma gw!!! orang2 yg paling berarti buat gw kebanyakan beda agama ma gw!! So, what’s wrong with different relligion???!!! tapi teteeep, gw tau Tuhan gw yg paling sayang ma gw…)

    Jadi, nyari pasangan KALO BISA cari yg seagama, tapi ya itu td, kl cinta sejati lo emang beda agama.. dan dua2nya mau nikah beda agama, yakinlah dengan keputusan itu… (tapi juga kalo bisa jgn pindah agama gara2 pasangan yeee… soalnya ga dari hati.. boongin Tuhan dong ;p)
    Apalagi, melihat obrolan diatas, bukan ga mungkin kalo hukum di Indonesia mengijinkan (Tapi emang sih, seharusnya bisa lebih gampang lagi, kok kayaknya hukumnya gitu, boleh nikah beda agama tapi cowo nya agama ini, cewe nya agama itu, kayaknya didasari hukum agama tertentu deh… Indonesia kita ini masih menganut demokrasi dan berdasarkan Pancasila khan??? bukan negara yg berdasarkan agama tertentu khan??? Yang tegas dan adil dong.. boleh ya boleh, enggak ya enggak!! jangan bolehin yang enggak2!! ;p)

    Nikahnya juga berdasarkan Ketuhanan YME kok, khan sama2 punya agama dn percaya ma Tuhan.. tapi kalo jadi nikah, jgn lupa ama komitmen yeeeee…. (ntar salah satu maksain keyakinan lagi, mentang2 udah nikah T_T) Gw sih ngelihat dari persepsi lain aja.. hidup dengan kasih dan cinta, bukan agama…

    well.. it’s just me… haha, piiiiiiisssss ^_^

  49. HH said:

    hmmm bagiku gak usah pindah agama juga gpp gak di pencatatan sipil juga gpp dan itu bukan dosa. ya biasa disebut kumpul kebo. tp menurutku kl dilakukan dengan benar maka bukan lg kumpul kebo. mengenai dosa…… zzzzzzz who know. saat dua hati menyatu dan ingin membangun keluarga dengan baik dan berjanji setia kepada TUHAN maka sah2 aja. mengenai penilaian dr masyarakat, toh itu cuman penilaian dr masyarakat tersebut bukan merupakan vonis dr atas kl itu adalah dosa. semua peraturan yang ada hanya agar mengikat satu dengan yang lainnya agar tidak salah jalan. jadi kl dah merasa sanggup dan yakin dengan pasangannya kl akan hidup bersama sampai akhir tidak ada lagi yang perlu ditanyakan dan perlu dihalangi lg. mengenai anak. menurutku sebaiknya tunggu dia cukup mengerti apa itu agama dan cukup bimbing dia agar memilih agamanya sendiri tanpa mengharuskan memilih salah satu dr kepercayaan yang dianut oleh ortunya. bebas karna dia sendiri yang akan bertanggung jawab akan apa yang dipilih dan ingin dijalaninya dengan semua resiko yang ada.

  50. anggara said:

    @kopral dan HH
    terima kasih atas urun rembuknya

  51. ardy said:

    salam kenal pak anggara
    saya bangga dengan bapak ternyata masih ada yg mau menyembatani amasalh perkawinan beda agama di nusantara ini trims sekali boss…
    saya sebenrya jg ada maaslah dg perbedaan itu sekali lagi thanks atas infonya .
    saya sedikit menanggapi BLACK CAT..kayaknya Tuahn sendiri ga pernah mengatur tentang perbedaan agama deh kan agama yg ada jg Tuhan sendiri yang bikin melalui nabi/utusanya jg sok tau deh masalah agama.
    agama tuh ada krn manusia juga,coba anda cermati dg jelas kebelakang para nabi dahulu yg jadi utusan langsung dr Tuhan menikah pake cara apa….?
    dahulu apa agama islam sudah ada..?apa pernikahannya jg dilakukan seperti sekarang ini…?buka hati kita sekarang renungkan dengan batin kita yg jernih..Tuhan itu milik golongan mana..?Tuhan itu agamnya apa…?.
    maaf buat semuanya apabila ada salah kata salah pemahaman.trims

  52. anggara said:

    @ardy
    salam kenal kembali dan terima kasih atas pendapat anda

  53. sarah said:

    pak anggara yang terhormat,, saya cukup terbantu untuk saran dan informasinya. pertanyaan saya.. kalau saya datang ke KCS dan tidak ditanggapai/dikabulkan pernikahan saya yang beda agama lalu saya harus menggandeng pengacara seperti yang bapak anggara sarankan. Tapai, untuk mendapatkan pengacara bagaimana caranya? apa bapak bisa kasih rekomendasi?dan berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk pengacara? kalau bapak bersedia saya ingin meminta bantuan bapak secara personal. bila bapak anggara bersedia saya bisa mendapat contact bapak dimana. thx….

  54. sarah said:

    Pak Anggara.. saya sudah mempertanyakan pernikahan beda agama di KCS. Tapi mereka tidak memperbolehkan dan kalaupun memang ada sebuah Gereja yang bisa menikahkan beda…malahan mereka bilang sedang diusut dan akan ditindak. Anda mengambil topik dan memberi harapan kalau pernikahan beda agama bisa dilakukan tanpa harus pergi keluar Negeri.. tapi mana???…anda tidak memberikan solusi action. kalau memang benar2 ingin membantu tolong kaasih saya jalan…maaf sebelumnya saya hanya bingung.

  55. anggara said:

    @sarah
    saya sudah jawab melalui email

  56. LUX1V3R said:

    salam pak Anggara.
    wah wah…
    ternyata saya tidak sendirian dalam hal ini.
    pembahasannya sampai meluas gitu.
    mari kita junjung tinggi semangat KeTuhanan yang maha esa
    walau pun saya bukan fans nya Tuhan.
    tapi saya sangat menghargai keputusan²Nya dalam kehidupan ini.
    manusia dapat berusaha semampu nya, Tuhan yg menentukan pada akhirnya.
    Terima kasih atas blog nya.

  57. anggara said:

    @lux1v3r
    terima kasih kembali

  58. Rian said:

    Tolong di buat seach engine, untuk liat2 artikel yang ada di anggara.org ini.. terima kasih

  59. Atha said:

    Aduuuuuuh…
    kayanya nasibnya sama m gw denk…tapi blm melangsungkan pernikahan denk..
    co gw dia khatolik….gw sendiri muslim…
    Malah kita sudah berpendapat untuk pegang agama kita masing2…
    tapi d negara kita kan g di bolehin untk menikah dengan agama yang berbeda…
    terus musti giman atuwh??
    tadinya gw mau ngelakuin cara yang pertama…
    sakah satu dari kita masuk agama yang sama setelah itu…masuk agama dulu lagi…
    aduuuuh tapi g boleh y????
    uuuuuuuuuuuukh capeeeeeeeeeee….deeee

  60. anggara said:

    @rian
    terima kasih untuk sarannya

    @atha
    ya tergantung pilihan saja

  61. nonem said:

    sya seorang muslim dan pacar saya kristen,,

    kami selama ini sudah serius menjalani hubungan tapi ada kendala soal agama itu….

    kami pun belum berani bicara kepada orangtua kami soal beda agama itu…

    karena kami tau kemungkinan besarnya kami akan dilarang….

    dan sekarang kami tidak tahu harus bagaimana….

  62. anggara said:

    @nonem
    coba bicarakan saja dahulu yaa

  63. bingung said:

    @nonem, masalah kita sama.. saya muslim (laki2) dan pacar saya katholik. saya sudah lama mencari cari informasi mengenai perkawinan beda agama ini, apakah halal atau tidak. beberapa artkel dan blog saya jumpai pada saat mencari di google (ketik keyword “perkawinan beda agama” atau “proses perkawinan beda agama”), banyak yang bahas juga ternyata. disitu saya ketahui perkawinin laki muslim dengan wanita ahl al-kitab (bener ga tulisnya ^^) halal menurut surat al-Maidah ayat 5 (saya dapat sini: http://www.pa-wonosari.net/asset/nikah_beda_agama.pdf).

    itu satu, lain lagi untuk kasih tau orang tua yang dari sejarah keluarga tidak ada yang nikah campur dan konservatif islam. apabila orangtua tidak kasih restu mau bilang apa coba. yang ada cinta kandas di tengah jalan, pedahal yang menjalani hidup kan kita.

    makanya sekarang saya sedang dirudung kebingungan, apakah argumen yang akan saya bawa kepada orangtua cukup untuk meyakinkan mereka bahwa pernikahan beda agama itu boleh.

    untuk mas anggara, terima kasih atas tulisan di blog nya.

  64. anggara said:

    @bingung
    ada beberapa pendapat soal ahli kitab, ada pendapat yang menyatakan itu berlaku pada masa lalu dan tidak pada masa sekarang, dan ada juga pendapat yang menyatakan itu boleh juga dilakukan sekarang.
    namun pada umumnya saya belum pernah mengetahui ada KUA yang mengesahkan perkawinan beda agama antara laki2 muslim dan perempuan non muslim
    saya pikir beda keyakinan itu tidak hanya kompleks pada masalah hukum, namun juga kompleks pada masalah sosial
    silahkan dirundingkan dulu

  65. Venus said:

    To oom Anggara,
    Ternyata bukan cuma sejuta ato dua juta orang di negara ini yang punya masalah sama. Untuk menikah saja (khususnya nikah beda agama) aja susahnya minta ampun. apa lagi kalo gak nikah tambah bikin dosa.
    Saya salah satu korban cinta beda agama, tapi sampai sekarang saya dan pasangan gak pernah meributkan soal perbedaan ini. Qta sama2 punya keyakinan yang baik dan gak pernah mempersulit satu dan yang lainnya untuk beribadah.
    Pada dasarnya tujuan qta semua kan sama, mengakui dan menghormati Pencipta qta. Cuma beda jalan aja. Misalnya mau ke Depok, satu jalan kaki, satu naik sepeda. ketemunya di Depok juga kan.
    Cuma sedikit kata hati aja untuk rekan2 pejuang cinta beda agama yang kebetulan mengalami kondisi yang sama, beda agama, kalo tau ngelola degan baik, jadinya baik juga kan. Isi hidup dengan cinta, niscaya dunia akan jauh lebih baik.
    Coba liat di luar sana, konflik atar agama yang selalu bikin perang, kalo cinta bisa merangkul keduanya, paling enggak bisa ngurangi perang.
    Jangan berhenti berjuang wahai pendekar2 cinta !!!
    Salam buat oom Anggara, bagus banget bisa curhat disini. Makasih ya oom. Lega deh

  66. anggara said:

    @venus
    senang bisa membantu anda:)

  67. mashimaro said:

    Mas..
    Matursuwun yach..utk artikelnya..kebetulan ane jg bermasalah ^_^..
    saya katolik dan pasangan saya (co) muslim..klo di agama saya sih,tidak ada masalah utk menikah beda agama.. dan nantinya pun tetap berbeda asalkan salah satu pasangan (dimana hal tersebut berari saya) sudah dibaptis secara katolik,sudah menerima komuni dan menerima sakramen krisma. (mungkin ini jg bisa membantu atha yach..)
    Tapi, yg saya pusingkan adalah ortu cowok saya tetap meminta kami menikah secara islam..wah,ini deh yg bikin mumet hehehe..sdgk cowok saya sudah setuju utk menikah secara katolik dan dia tetap dgn agamanya tanpa harus menjadi seorg katolik juga..
    eniwei..terima kasih sekali lagi yach..ternyata saya tdk sendiri :p

    Cheers,

  68. anggara said:

    @mashimaro
    sama-sama

  69. dean said:

    bg gw perkawinan sakral, perkawinan masalah hidup, agama menjadikan hidup tambah hidup, tuntunan hidup adalah agama…hukum tuhan absolut, jgn main2 dgn agama… berani main2 tau sndiri akibatnya, setiap agama sdh mengatur masalah hidup, jd kembalikan kpd agama, tanyakan kpd ahli agama masing2, jika ada agama yg tdk bisa memberikan solusi, patut di pertanyakan kemurnian agamanya, mana yg lbh penting hukum agama ( tuhan ) at hukum negara ( manusia )…? kt hidup cuma sementara, semua masalah hidup harus kt bertolak pd agama…ok coy

    • tessa said:

      wow, fanatik boleh lah tapi ingat fanatik buat diri sendiri n pls jgn memaksakan orang lain untuk punya pikiran yg sama dengan u. U can’t judge other only God can do it. lagian menurutku “difference is beautifull” so pls let them decide and don’t push urself to make them think the way u’re
      see u

  70. anggara said:

    @dean
    terima kasih atas komentarnya

  71. bagaimana ianya terjadi dan dipersetujui. alim ulama indonesia sebenarnya cukup tegas. apa langkah yang terbaik?

  72. anggara said:

    @zaki
    langkah seperti apa maksudnya

  73. sabrina said:

    mas anggara,
    berarti, kalau pengajuan permohonan ke KCS diterima, perkawinan beda agama dapat dilangsungkan di indonesia ya?
    tapi, kalau seandainya KCS tetap menolak permohonan tsb, maka perkawinan beda agama harus dilangsungkan di luar negeri?
    selama ini, apakah ada permohonan yang diterima oleh KCS mas, sehingga perkawinan beda agama dapat dilangsungkan di indonesia?
    karna yang saya tahu selama ini, perkawinan beda agama slalu dilangsungkan di luar negri.
    tolong penjelasannya mas.
    saya mhw hukum semester 3 yang sedang membuat makalah ttg perkawinan beda agama.
    terimakasih.

  74. dewi dnd said:

    saya seorang wanita,dan 2bulan lagi akan menjalani hidup yamg serius,tapi sya binggung karena saya mau menjalani kehidupan itu dengan orang yang beda keyakina saya seorang muslim sedangkan calon suani saya khatolik,
    saya ingin di dalam pernikahan ku nanti bener2 terjadi dengan sahhhhhhhh
    di dalam agama masing2 karena kami berdua berpinsip tetep pada jalan masing? terimakasih………..

  75. Johan said:

    Daku dah nikah beda agame,pelaku langchung..nih. istri Islam daku Kristen. ada catatan sipil jg kok,jd buat ngurus surat anak jd gampang nantinya, rukun2 aje mpe skarang. Ktp ane tetep Kristen, istri tetep muslim. ga ada paksaan, iklas2 aja. menurut agama mungkin haram, tp ga haram lah ” Tuhan lebih tau”. dari pd nikah sama tp dipaksa ikut agama ini,agama itu, ngalah begini,menang begitu. “tp karena kasih semua jadi “JANJI SUCI” ———-yovie Nuno———

  76. Johan said:

    ” daku nikah di INDONESIA, JAKARTA SELATAN. resmi secara Hukum negara da surat-2 nya ko. ga pake diluar negeri….kejauhan da surat jg dari. isrti saya ga dipaksa pindah agama. intinya saya menikah seperti nikah biasa digereja. disaksikan seluruh umat termasuk ortu dan saudara plus teman. yah gitu deh. Alhamdullilah sekarang istri sy dah 7 bulan mengandung….seneng ga sih…?

    • chesar said:

      kak johan,
      boleh minta kontak emailnya?
      makasih sblmnya:)

  77. Johan said:

    buat : dean

    hukum yg utama itu hukum Tuhan ( 10 Perintah tuhan )
    pernikahan beda agama bisa sah di mata Tuhan bukan dimata Agama. karena kasih…
    tp kalo dimata Agama bener….tp niat nikah karena napppPPsuuu gmn yakkkk???!!!

  78. anggara said:

    @sabrina
    logikanya begitu, tapi kalau KCS menolak, anda kan bisa menggugat KCS, kecuali kalau tidak mau susah ya beda urusannya

    @dewi
    saran saya sih, lebih baik bila satu agama, namun jika tidak silahkan menikah melewati KCS, mudah2an bisa diterima

    @johan
    terima kasih untuk info tambahannya

  79. pia said:

    aduh.. pak anggara.. makasih ada situs ini .. saya lagi pusing mikirin ttg perkawinan beda agama ini. saya (katolik) cowok saya (muslim). dari pihak cowok saya sudah mengetahui ttg hubungan kami dan merestui. Namun kalau kami tetap ingin melangsungkan pernikahan, saya harus masuk ke agamanya.Masalahnya, pihak keluarga saya belum tahu tentang masalah ini dan sempat berpikir untuk menikah dengan 2 cara . Secara gereja terlebih dahulu, baru secara KUA. tapi kok ya rasanya tidak mungkin -_-”
    saya bingung sekali dan ternyata disini juga kumpulan orang bingung

  80. anggara said:

    @pia
    hihihihi, semoga membantu yaa

  81. wd said:

    Bung Anggara.. bisakah beri informasi di mana saya bisa dapatkan salinan teks lengkap online Putusan MA No 1400 K/Pdt/1986 dan HOCI? Tks..

  82. undas said:

    duhhhhhhhh… nemu jg akhirnya t4 ngilangin streez gw,, gw pikir ga ada temennya, ternyata bnyak jg yahh😀 yng mengalami hal yang sama hhhhhhmmmm…. apakah ini semua suatu pentunjuk kebesaran Allah kah, atas kejadian ini, agar umat manusia jangan terllu melebih-lebihkan or suatu ujian bwt kita semua bahwa agama apapun sama

  83. tuti said:

    buat johan: Jaksel tepatnya dmn (KCS)? trim’s infonya……………….

    Buat om anggara : minta copy jawaban buat sarah yg via email…ditunggu & trim’s sebelumnya….

  84. ndut said:

    ternyata saya ga sendiri,,,,,
    masih banyak yang senasib,,,
    hub. beda agama,,,
    smua kembali ke hati masing2,,,
    perbedaan diciptakan untuk membuat hdp menjadi lebih indah,,,
    tak pernah terbayang kalau dunia ini cuma satu warna,,,
    apa jdnya??? gelap,,
    perbedaan yang ada sebainya jgn dijadikan permasalahan,,, apa lg menjadikan perpecahan,,,,

    negara ini juga bukan derdasarkan atas 1 agama tertentu,,,
    yang ada hanya mayoritas dan minoritas,,,
    mungkin hukun yang di buat selama ini hanya berpegang pada golongan mayoritas,,,
    tanpa pernah memikirkan adanya golongan minoritas,,,,

    sebenarnya mana yang lebih dlu ada??
    cinta atw agama???

    Tuhan menciptakan bumu ini bukannya dengan kasihnya?? dengan cintanya???

    salah kh jika 2 umat manusia ingin hdp bahagia dengan pasangannya,,, walau berbeda,,,
    sebenarnya pernikahan didasarkan cinta kasih atw agama???
    apa pernikahan sesama agama menjamin akan kebahagiaan???
    saya rasa tidak,,,

    semua kembali ke hati nurani masing2,,,
    selalu minta petunjuk n jalan yang terbaik pada-Nya,,,,

    “setia sampai akhir”
    ~ka & yi~

  85. ian said:

    Buat: johan
    salam kenal…kami da 3 tahun hub. beda agama, ingin segera menikah tapi blm tahu t4nya…so jika tidak keberatan boleh kami minta alamat t4 nikah johan di JAKSEL(atau bgm baiknya?)…trims…

    Buat: p.anggara
    salam kenal juga…kami ingin menanyakan solusi yg di berikan kepada sarah tertanggal 2 mei 2008…tolong ya pak karena kami ingin segera meresmikan hubungan kami yang sudah 3 tahun terkatung2 dan belum juga menemukan t4 yg bisa buat kami menikah…trims…

    nb: Untuk temen2 yang sudah sukses menghadapi masalah spt kami, mohon infonya…trims …

    with love
    ian n u’

  86. Icha said:

    Pak Anggara…
    Aku juga punya masalah yang sama nih..
    Pacarku kristen ‘n aku muslim, kita ada rencana buat nikah beda agama tp bener” ga tau harus gimana..
    Seandainya KCS menolak kira” saya harus gimana ya? Apa perlu pake pengacara segala?
    Tolong dijelasin secara detail donk pak..
    Saya bener” ga ngerti..
    Kalau bisa berikut alamat KCS di daerah Bekasi..
    Tolong email jawabannya secepatnya ya pak, saya sangat butuh bantuan Bapak..

    Trims,
    -Icha-

  87. ppmps said:

    Nuwun sewu mas Anggara…
    Mohon ijin copy + paste artikel ini nggiiiiihhh.

  88. ppmps said:

    Eeeh, ada yang ketinggalan… mau nanya nih, mas Anggara …

    Merujuk pada aline akhir artikel panjenengan di atas, artinya : (1) Laki-laki non-islam SAH menikahi perempuan islam dan perkawinannya tercatat di KCS, dan dilangsungkan secara non-islam. Dan (2) Laki-laki islam SAH menikahi perempuan non-islam dan perkawinannya tercatat di KUA, dan dilangsungkan secara islam.

    Kenyataan di lapangan, kalo ada calon pengantin berbeda agama datang ke KUA biasanya disuruh mengucapkan syahadat. Bukankah pengucapan syahadat itu berarti pernyataan telah masuk atau memeluk agama islam ??!!

    Artinya, tetap saja pernikahan di KUA ada peraturan berpindah agama (islam) ?
    Mohon petunjuk, bapak presiden …

  89. mBu said:

    kok gw tambah bingung yach?

  90. ade said:

    dear p.anggara…..

    aq jg punya mslh yg sama nih…ternyata byk jg ya teman senasib dan seperjuangan hehe…
    p.anggara… jawaban email yg dikirim ke sarah tlong kirim ke aq yaaaaaaa..please…aq lg kumpulin info nih buat kelancaraan rencanaku…
    mudahan th 2009 aq uda bs menikah scr sah mnrt hukum dan agama…
    thanks bgt buat situs nya ya pa anggara..

  91. noname said:

    Aih, ternyata byk juga teman senasib dan seperjuangan…jd tambah pusing…

  92. iyin said:

    thx pak Angga atas artikel ini. daridulu saya selalu bingung akan hal ini, karena kebanyakan hubungan saya ya seperti ini, berbeda agama… saya Katolik, n kebetulan cowo saya Muslim. Saya rasa Tuhan menciptakan semua Agama baik adanya. tidak ada yang satu lebih baek dari yang laennya. Maka dari itu, saya berharap sekali Pemerintah akan segera merevisi Undang-undang perkawinan, ato apalah namanya, supaya tidak menyulitkan kita warganya..
    Terus terang saya bingung sekali, apa sampai nanti hubungan saya akan terus seperti ini, tidak jelas ujung dan akhirna.. saya mohon alamat lengkap tempat menikah Johan d jaksel. humm… semoga semua ini akan segera berakhir..
    Thx atas bantuannnya Pak..

    • anggara said:

      @iyin
      semoha hubungan anda cepat dapat ditemukan penyelesaian yang baik

  93. nomeinos said:

    P.anggara terima kasih banyak atas informasinya, paling tidak ini merupakan salah satu jalan penyelesaian terhadap masalah yang saya alami.
    Terima kasih juga buat rekans yg udah urun rembuk dan berbagi pengalaman yang sama, ternyata saya tidak sendirian.
    Saya seorang muslim yang memiliki pasangan berbeda agama. Kami berencana untuk menikah dengan tetap memegang kepercayaan agama masing-masing. Saat ini kami dalam proses meminta doa restu dari kedua orang tua kami. Mudah-mudahan setelah restu didapat, kami ingin segera melangsungkan pernikahan.
    P.anggara… mohon jawaban email yg dikirim ke sarah dikirim ulang ke saya. Kebetulan saya sedang mengumpulkan info buat kelancaraan rencana kami.
    Sekali lagi thanks bgt buat situs nya ya pa anggara..

  94. Johanes said:

    Kepada Bpk Anggara terimakasih, sekarang pikiran saya semakin terbuka berkat blog anda..

    kepada Johan, boleh saya minta nomor telpon anda?? or anda bisa hubungi/sms saya di 02517175600. saya ada rencana akan menikahi pacar saya yang muslim.

    buat rekan2 yang lain. Agama itu hanya fotomorgana. agama memberikan kebahagiaan semu, agama tidak bisa dijadikan patokan BENAR dan SALAH.. saya pribadi tidak percaya agama!! dan saya tidak pernah mau mempermasalahkan setiap orang mau beragama apa, selama dia berkelakuan baik, tidak merugikan orang lain. BUAT SAYA NO PROBLEM. dan saya paling tidak suka dengan orang2 yang mengaku suci bagai malaikat tapi tingkah lakunya bejat!!

    Semua agama itu buatan manusia.. manusianya saja yang selalu mengagung2kan.. menyembah agama bagaikan berhala sehingga timbul fanatis sempit dan membuat umat manusia terpecah belah. Saya percaya akan visi saya ke depan kelak di dunia ini tidak akan ada agama dan semua manusia akan hidup dalam harmoni..

    peace….!!

    percayalah pada hati nurani anda..
    (apabila anda masih punya…??)

  95. marimin said:

    saya adalah calon yang akan menikah dengan suatu perbedaan agama menurut saya itu semua tergantung bagaimana kita menyikapinya dan luky lah saya yang mendapatkan wanita yang sepaham dengan saya, saya dan dia punya paham ” segala sesuatu yang dipondasikan dengan niat dan tekat yang baik maka hasilnya pasti baik” sekian dan terimakasih.

  96. D'Queen said:

    Iya Mas Johan, bisa ya saya minta alamat dimana Mas Johan nikah dan bagaimana caranya biar legal secara agama kami masing-masing dan secara hukum.
    Mas bisa email saya ke alithdqueen@yahoo.com.
    Toloong Banget Mas ya…..

  97. Johanes said:

    Johan sepertinya sudah hidup bahagia.. sehingga tidak mau lagi membantu kita2…😦

  98. husna said:

    waduuuh..t’rnyata seru juga ya ngebahas pernikahan beda agama!!! tapi np seh org2 malah milih nikah dengan org yg beda agama, malah tambh rumit permslhnnya???????

    • anggara said:

      @husna
      ya begitu deh

    • tessa said:

      bukannya milih beda agama, maunya dpt yg sama tp kalau takdir emang daptnya beda mau apa coba???? nah kl dah gitu gak usah lari dari masalah tp hadapi masalah, termasuk resiko nikah beda agama. sebenarnya ini bukan masalah besar selama kedua belah pihak yg mau nikah commit dari awal kalau gak bakalan mempermasalahkan agama setelah nikah meskipun beda, so kenapa enggak nikah beda agama yg penting saling mencintai dan menghormati satu sama lain tanpa ada unsur paksaan salah satu pihak untuk menuruti keinginan pihak A atau pihak B ok

    • anggara said:

      @tessa/nana/sisqo
      semuanya emailnya sama dan dari IP address yang sama

  99. Johanes said:

    iya rumit.. ya udah gak usah nikah aja .. kita kumpul kebo aja..

  100. Titus Wikarta said:

    Bentar lagi saya ( kristen) dan cewek saya (islam) akan melangsungkan pernikahan di surabaya. tapi bingung dimana untuk mengurusnya.karena KUA dan KCS menolak. tolong dibantu, mungkin anda tau orang yang bisa membantu di surabaya. terima kasih

  101. bonny said:

    buat johan: Jaksel tepatnya dmn (KCS)? trim’s infonya……………….

    Buat om anggara : minta copy jawaban buat sarah yg via email…ditunggu & trim’s sebelumnya….

  102. D'Queen said:

    Mas Anggara, saya ada posted email ini (dari milis sebelah):

    “prosesi prnikahan kita dilaksanakan 2 kali,, ijab kabul secara islam and pemberkatan scra kristen.. klo pas ijab kabul wali cw gw itu kudu seorang muslim itu syarat jg truz klo pemberkatan gw gk perlu di baptis cm cw gw aja yg di baptis..
    truuz mslh anak rncana muw dua,, yg pertama ikud gw muslim and yg kedua ikut mamany.. kl anakny satu? (yaa bikin lg hehe slh) ya cm ikud gw aja yippy..

    tadi kan amien sah scara agama naah skrg tinggal scara hukum yaah,, klo mslh hukum kita di catatkan bukan di KUA (utk islam) tapi di Catatan Sipil (Non muslim) jd sah sah secara hukum lagi2 yess.. fungsiny sah d cattn hukum biar anak kita bs bikin akte kelahiran sm urus2 klo mw keluar negeri bgtu temannss..”

    Bener ga sih Mas bisa yang seperti diatas, trus kalo kebalikannya gimana (Ceweknya muslim, cowoknya nasrani)????

    Please advisenya dong Mas….
    Temen2 lain yang punya jalan keluar, tolongin juga ya….
    Trims.

    • anggara said:

      @dqueen
      itu dia yang saya sebutkan sebagai penyelundupan hukum

  103. Killua said:

    Thx mas,, kebetulan lagi ada tugas skula tentang ini

  104. Alex said:

    heran.. hidup di indonesia ini ternyata susah ya?.

    • anggara said:

      @alex:)

  105. Alex said:

    bener tuh mas johan.
    nikah tu kan cuma peresmian aja. cuma menegaskan kalo kita ini jadi milik orang lain lebih halusnya kita ini punya pasangan yang tidak boleh diganggu gugat oleh orang lain. pake hukum manusia udah cukup. ga usah bawa-bawa agama. Mas Anggara bisa bantu untuk merevisi hukum indonesia ga ya?

    • anggara said:

      @alex
      wah saya bukan anggota DPR pak:)

  106. Lodar Efendi said:

    UU sebenarnya dibuat untuk apa? apakah untuk mengatur pola hubungan manusia agar tidak terjadi kekacauan ataukah malah untuk menciptakan perpecahan bagi manusia itu sendiri?
    pada khasus perkawinan BEDA AGAMA di Indonesia, undang-undang yang dibuat telah merusak dan mempermainkan agama. bayangkan saja” seorang beralih agama” KKARENA DIPAKSA SAMA UU. bukannya itu sebuah bentuk pelanggaran terhadap HAK ASASI?
    seorang harus menyangkal TUHAN-nya, untuk bisa serumah deng pasangan hidupnya.

    Undang-undang di Indonesia sudah terlalu lancang mencampuri urusan pribadi yang berhubungan dengan kepercayaan kepada TYME.

    Mohon bagi para Legislator agar membuat UU jangan tujuannya untuk memunculkan masalah, tetapi mengatasi masalah…

    • anggara said:

      @lodar
      terima kasih atas komentarnya

  107. Lodar Efendi said:

    saya sangat sependapat dengan Mas ALEX, perkawinan tidak usaha diatur atau dikaitkan dengan hukum agama. cukup disahkan aja oleh hukum manusia. namun hukum manusia itu tidak boleh masuk ke dalam rana AGAMA.

  108. Dwipepe said:

    Sy(kristen) jg mengalami pacaran dg cewk yg beda agama(islam)dan kami serius akan menikah,tp smp skrg blm da restu dr ke2 ortu kami..apakah dlm permohonan ke pengadilan nti bs ditentang oleh ortu kami dan akhrnya bs ditolak oleh hakim?

    • @dwipepe
      saran saya sebaiknya dibicarakan lagi dengan kedua orang tua, siapa tahu ada jalan terbaik

  109. Digen said:

    Salamu’alaikum (=Shalom alaikhem)

    Bahasa ibrani “Salom” di Arab jadi “Salam”, Bahasa Ibrani “Isho” (Yunani: Iesous, Yesus) di Arab jadi “Isa”. Itu semua hanya perbedaan bahasa (logat) belaka, tak ubahnya dengan si “Jaka” dan “Joko” atau si mas “Eka” dan mas “Eko”, hakikatnya sama saja.

    Menurut Nabi Muhammad: islam dan kristen (pengikut Yesus) itu SATU AGAMA. Itu akurat Al Qurani dan sesuai juga dengan hadits, lho!
    Bagi yang mau tahu lebih jelasnya, silakan baca aja buku tulisan Frans Donald yang judul ALLAH DALAM ALKITAB DAN ALQURAN. Sangat mencerahkan, kawan!

    dari apa yang saya sampaikan di atas tadi, intinya bagi pernikahan “beda agama” adalah: “Nikah Beda Agama? Siapa takut! YAng bilang islam kristen beda agama itu hanya orang-orang yang belum memahami benar hakikat dari agama islam/kristen”. Ingatlah kawan, Muhammad bilang: Agamanya Yesus sama dengan agama Muhammad, jadi agamanya pengikut Yesus ya hakikatnya juga sama dengan agamanya pengikutnya Muhammad.

    Oya, buku ALLAH DALAM ALKITAB DAN ALQURAN tulisan Frans Donald ada di toko-toko buku kok, buruan yang ngerasa islam or kristen cepetan simak ya, biar dapat pencerahan kayak saya juga. Di situ penulisnya juga bisa dihubungi, ia mencantumkan no HP dan email pada buku tsbt.

    salam, …

    • @digen
      terima kasih atas komentarnya

  110. Mey_Chan said:

    Dear Pak Anggara,

    Saya juga salah satu dari orang2 yang sedang bingung karna hubungan beda agama. Saya Kristen Protestan dan pacar saya Muslim. Awalnya hubungan kami enjoy2 saja tanpa mempermasalahkan agama masing2. Tapi masalah muncul ketika hubungan kami diketahui orang tua dari pihak pacar. Mereka sangat menentang keras karna saya bukan muslim dan menganjurkan pacar saya untuk memutuskan hubungan kami. Saya sangat shock. Keluarga pacar saya adalah keluarga besar yang sangat memegang teguh soal agama, dan dikeluarga mereka blom pernah ada sejarah menikah beda agama. Saya tau pacar saya sayang sama saya, tapi dia tidak bisa menentang orang tua dan keluarganya untuk menikah beda agama, terutama karna dalam Islam menikah dengan orang yang bukan muslim adalah dosa. Saya bingung…Kami sempat putus, nyambung lagi, dan sekarang baru dua hari yang lalu, saya diputusin lagi karna sebab yang sama…
    Ada yang bisa ngasih pendapat gak soal masalah saya…
    Thanks b4…

    • @mey chan
      Menurut saya silahkan dibicarakan lagi dengan keluarga terdekat, mudah2an ada jalan keluar

  111. tee said:

    Subhanallah..
    Puji Tuhan..ternyataaAa..
    Begony gw g prnh cr tw mslh bgnian via net..
    Kpn2 d kumpulin aj ne smua yg pd komen d sn..biar debat,yg ku2h m agamaNy vs pemuja cinta.
    Ha5..B-)B-)
    Asik jg ne bc komen d sn..jd haru de..hiks.
    Ne gw lg dlm proses penaklukan ortu gw yg bagekan batu karang yg d hajar aer laut jg g goyang,keukeh,ngeyel..
    Bermilyar2 cara uda d cb tp ttp nihil euy..ky mrk g prnh pcran adjah,bete..:@:'(
    Skrg ne,kptsan gw cm m tggu pe ortu nyerah,pe pd tkt ntar ankny g merit2 trus menjelma jd prewen tue..pe mrk nyerah,minta dgn spenuh ati k gw bwt merit.
    Pkkny gw tunggooOo.
    Cm,yg jd mslh adalah..gw yg g smpe ati k nyokap.
    Hugs..bnran klh rasa gw kl d tarungin m nyokap.
    Tp sudahlah..God has a plane..d jlni aj.
    Mgkn emg qt ne org2 trpilih bwt ngadepin in smwa..eh,g smua org kwt loh ad d posi2 qt..
    (Hahaha..modus penenangan dr sndr..;-))
    Btw bwt smuany,mohon doa n dukunganny yaAah..
    Mg2 gw m pcr bs ttp sabaaAar..abs mao gemana lageee… :-*:-S

    • @tee
      terima kasih untuk komentarnya

    • brownz said:

      mas anggara….
      saya agama kristen n cwe y muslim……..

      kami udah saling mencintai….tpi dri kmi msh ragu ntu cp
      yg pindah agama..??????

      jdi g mn mas solusi y…….
      plizzz massss tlong bantu…..!!!!!!

  112. maniez said:

    nikah beda agama…… itu bikin kita pusing aja. lebih baik nikah ma orang yang seiman dengan kita. jadi nggak ada masalah apapun juga. sekarang mang saling cinta esoknya gmana… menurut gw nikah beda agama tu cuma ngikutin hawa dan nafsu aja
    dan nggak mikirin akibatnya….. jadi berpikir dulu sebelum bertindak lebih jauh… negara dan agama sudah melarang jadi ma aja dengan zina… takut ma dosa pa nggak ni…..h

    • @maniez
      terima kasih untuk komentarnya

  113. marniez supanjang said:

    lagi-lagi alsannya cinta…… menurut gw ni yang lakuin nikah beda agama tu adalah orang- orang yang buta hatinya karena cinta. btw nih mnurut agama yang gw anut nikah beda agama itu dilarang n bagi yang melakukannya termasuk melakukan dosa yang amat besar… berarti dngn nikah yang mereka lakukan itu adalah tidak sah sama sekali n ma aja dengan kumpul kebo… jadi hat-hatilah sebelum berbuat sesuatu….. waspadalah waspadalah ha ha ha ha….. ingat-ingat setan ada dimana-mana buat ngancurin hidup lo lo pada yang mau lakuin nikah beda agama…

    • @marniez
      terima kasih untuk komentarnya

  114. aku pusing…pacarku minta kepastian solusi masalah beda agama kami…setelah baca2 komen2 diatas….ternyata banyak juga yang bernasib sama kayak saya. keinginan menikah udah mulai muncul, tapi..tapi…klo keluar negeri dirasa mahal…kumaha yeuh…Help me dong…klo gw pindah diprotes sama ortu gw…klo dia pindah ya sama aj…selain nikah di luar negeri ada gak seeh cara yang lebih mudah…

    • anggara said:

      @krisnaheru
      cara yang lebih mudah ya menikahnya dengan yang satu agama hehehehehehehe

  115. Mohon maaf dan mohon ijin ya Mas Anggara, di comment sebelumnya saya memberikan alamat email saya ke orang-orang yang sedang menghadapi problem cinta beda agama. Hal ini saya lakukan untuk membantu mereka agar bisa menyelesaikan problem yang mereka hadapi, baik secara hukum (agama dan negara) maupun secara sosial. Saya numpang informasi di blog mas anggara nih, karena sampai saat ini, sebatas pengetahuan saya, masih sedikit sekali informasi yang bisa didapat, salah satunya dari blog mas Anggara ini.

    Sekedar informasi, sampai saat ini sudah banyak yang datang berkonsultasi, ada sebagian yang kemudian jadi menikah beda agama dan adapula yang ujung-ujungnya tidak jadi menikah atau bahkan berpindah agama. kami hanya menemani mereka saja, adapun akhirnya keputusan apa yang mereka ambil sepenuhnya itu hak mereka. Kasus ini memang unik dan tidak bisa dipukul rata akan berujung seperti apa. karena memang terlalu banyak variabel yang ikut memberikan pengaruh.

    • anggara said:

      @asnawi hasan
      terima kasih

  116. Kaede said:

    Saya juga mengalami hal yg sama.saya sendiri Hindu dan Cewe saya Islam. Masalahnya utk melangsungkan pernikahan nya gimana?? Cewe saya setuju utk masuk Hindu, tp utk melangsungkan pernikahanya keluarganya minta secara islam, saya harus masuk islam dulu nanti kedepannya terserah kita berdua..

    Hal ini yang di tentang oleh keluarga saya. Hal ini yang membuat tertunda pernikahannya. Karena dari keluarga cewe saya tidak ada kompromi mengenai hal ini..udah segala macam cara dicoba tp tidak bisa baik dari saya maupun cewe saya.

    Mohon bantuannya dari Mas anggara??

    terima kasih

    • anggara said:

      @kaede
      kalau soal keluarga tentu lebih baik diselesaikan terlebih dahulu

  117. Reo said:

    Bagi saya, agama adalah suatu jalan manusia menuju penciptanya.

    • anggara said:

      @reo
      sepakat

  118. rattna wijayanti said:

    mau kawin ja susah! makane banyak anak muda yang gak kawin tp hamil duluan. lha nikah aja dipersulit.
    ayo gak usah nikah kawin aja!
    jadi perawan tua aja n jaka tua aja

    • anggara said:

      @rattna
      no comment deh

  119. arie said:

    iya dipersulit, padahal cewekq juga beda
    ayo nekat aja kan akhirnya nt juga jd satu hehehe

    • anggara said:

      @arie
      hehehehehe

  120. sari said:

    @Kerde : saya rasa dalam menjalankan perkawinan yang paling penting adalah restu orang tua..jadi bicarakan baik2 dengan kedua belah pihak keluarga. dan anda juga harus berlapang dada apabila keinginan anda tidak tercapai.. saya doakan yg terbaik bagi anda dan pasangan.

    • anggara said:

      @sari
      terima kasih atas sarannya

  121. Reno Rain said:

    trims sbelumnya u Mas Anggara atas blogny gw adl slh satu dr skian Ribu pasangan yang dhdpkan pd p’bdaan Agama, gw dah jlnin seriuuss dan brncana sgr mnikAHi cw gw(kristen )Tlg dunk berikan info Scr detail via email untuk bisa mdptkan solusi….Tuhan mciptakan manusia b’beda2 agar bs slg mngenal satu dg yg lainya, tp knp pnikahan bs mjadi rumit dkrnkan koridor agama…?bukankah tgjb kt itu msg2 dhadpan Tuhan YME…???(tdk ada yg bs mbantu)

    • anggara said:

      @reno
      saya sepakat, cuma ya itulah aturannya masih serba sulit

  122. @ Reno Rain, kalau anda ingin difasilitasi menuju pernikahan beda agama yang sah dimata hukum agama dan negara yang berlaku di Indonesia, saya dapat membantu hingga tuntas. untuk lebih jelasnya anda bisa membuka blog saya lalu silahkan mengirim email ke saya. saya sudah minta izin ke mas anggara sebelumnya kalau ada yang membutuhkan bantuan untuk difasilitasi perkawinan beda agama di blog ini, bisa juga menghubungi saya untuk nantinya saya bantu sampai akta perkawinan (beda agama) yang sah ada di tangan anda.

    Asnawi Ihsan,
    Konsultan & Fasilitator Perkawinan Beda Agama

  123. gimna perkawinan beda agama pria muslim dan perempuan nasrani tapi semua g mw pindah agama tp nikah di negaraq lain

    • anggara said:

      @bosher
      ya kalau mau menikah di negara lain, itu jalan yang lebih cepat

  124. lidia utami ningsih said:

    disini saya bukan mw ngomentarin perkawinan beda agama.
    karena saya berada disituasi seperti itu, nantinya. amin…
    saya islam dan cow saya kristen.
    saya mau minta saran bagi yang membaca keluahan saya,
    bagaimana pendapat kalian untuk saya.
    pliisss…saya bingung sekali…
    FB oetamee_nezz@telkom.net
    email; lidia8731@yahoo.com

    terima kasih

  125. bellarmino said:

    salam kenal,
    yah sudah saatnya smua pasangan yang bermasalah ini mengadakan protes atas ketidakjelasan hukum di Indonesia yang membingungkan.
    memang ada beberapa agama yang mengharamnkan perkawinan beda agama,ada juga yang mebolehkan dengan beberapa persyaratan…tapi lagi2 peraturan agama i\tu menurut asya adalah persepesi.siapa yang pernah mendengar bahwaTuhan berbicara dari langit mengatakan bahwa ini semua haram…kita mengetahui semua ini berdasar kitab suci dan hukum agama..tapi dimata Tuhan kita ga tau.
    Jadi menurut saya kita ga bisa terlalu picik dan fanatik…contoh cak Nur(alm( yang mengatakan bahwa pada dasarnya kawin beda agama diperbolehkan.
    Beriman bukan berarti semua yang ditulis d kitab suci adalah mutlak tapi bagaimana kita berbuat sebaik mungkin dan sesuai hati nurani.kasih antara 2 orang adalah baik dan kalau tujuannya baik mengapa jadi sebiuah dosa??
    kalau agama menjadi sebuah penghalang dan pengkotak2an apa bedanya dengan perbedaan suku dan rasisme?
    ini hanya pendapat..mohon maaf kalo ada salah kata.

    • anggara said:

      @bellarmino
      terima kasih atas pendapatnya

  126. vanny said:

    Trimakasih bang Anggara dan Bang Bella. Aku cari-cari di Alkitab juga gak ada larangan tentang pernikahan beda agama..semua rekayasa manusia. Tuhan menciptakan manusia sama. yang penting hatinya percaya pada Tuhan… Bang Anggara tolong dibantu untuk masalah hukum di Indonesia yang membingungkan ini. Sodaraku yang pendeta juga sebenarnya setuju dengan pernikahan beda agama dan ia pernah menikahkan orang beda agama…tapi sekarang gak berani lagi karena takut dipecat sama gereja tmpat di tugas karena gereja takut di “usut” oleh pihak-pihak yang tidak setuju pernikahan beda agama di Indonesia…aku sama pasangan jg beda agama…kami menikah di KUA karena pihak KUA mengatakan bersedia menikahkan pria muslim dengan wanita non muslim… tapi aa yang mengatakan pernikahan kami tidak sah…nanti akan “diusut”, benarkah…lalu kami harus bagaimana???

    • tina said:

      Mbak vanny, kalo bole tau menikah di KUA mana? saya juga pnya problem yg sama dgn temen2 yg lain. Mohon kiranya mbak vanny mau berbagi dgn saya, tuk informasi KUA nya. Ini email sy, tina_yads8@xxx.com mbak bisa tolong infonya dikirim ke email saya saja. Terimaksih sebelumnya. Tuhan memberkati…

  127. vanny said:

    Trimakasih bang Anggara dan Bang Bella. Aku cari-cari di Alkitab juga gak ada larangan tentang pernikahan beda agama..semua rekayasa manusia. Tuhan menciptakan manusia sama. yang penting hatinya percaya pada Tuhan… Bang Anggara tolong dibantu untuk masalah hukum di Indonesia yang membingungkan ini. Sodaraku yang pendeta juga sebenarnya setuju dengan pernikahan beda agama dan ia pernah menikahkan orang beda agama…tapi sekarang gak berani lagi karena takut dipecat sama gereja tmpat di tugas karena gereja takut di “usut” oleh pihak-pihak yang tidak setuju pernikahan beda agama di Indonesia…aku sama pasangan jg beda agama…kami menikah di KUA karena pihak KUA mengatakan bersedia menikahkan pria muslim dengan wanita non muslim… tapi ada yang mengatakan pernikahan kami tidak sah…nanti akan “diusut”, benarkah…lalu kami harus bagaimana???

    • anggara said:

      @vanny Maksudnya diusut bagaimana ya…, kecuali kalau anda memalsukan identitas…

      This email sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Telkomsel. Thanks http://anggara.org

    • Eka said:

      Mas Anggara, boleh minta alamat emailnya Vanny ? atau kalau boleh Vanny hubungi saya. ada yang ingin saya tanyakan dan diskusikan.
      Thanks yach…

  128. titi said:

    aku seorang wanita muslim yang sekarang menjalani hubungan dengan seorang pria non muslim(kristen),
    kami dah begitu serius menjalani hubungan ini,kami g pernah mau membicarakan tentang perbedaan agama kami karena saya takut itu akan membuat kami bertengkar,,
    bagaimana menurut mas anggara tentang ini,saya ingin sekali bisa menikah dengan dia,
    kalau saya pakai cara kedua mungkin dalam hukum itu bisa sah tapi apa dalam agama itu bisa sah??
    tolong bantuannya y!!!!!!!!!!!!!

    • anggara said:

      @titi Waduh, kalau dalam agama sah atau tidak, saya tidak kompeten menjawabnya…

      This email sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Telkomsel. Thanks http://anggara.org

  129. titi said:

    truz saya mesti gimana ka????????
    kalau kaka jadi sya apa yang akan kaka lakuin,btw gpp kan panggil kaka,hehehe…

    • anggara said:

      @titi
      ya kalau mau sah secara agama juga menurut saya ya tinggal cari jodoh yang sama agamanya😀

  130. meta said:

    ak mau komen mslh menikah aja gampang tp bgmn mslh yg timbul dikemudian hr itu yg musti jg dipikirin .terutama mslh waris tunduk pd ketentuan hukum mana soalnya hukum ttg waris kan msh ada dualisme hukum (kompilasi hukum islam, adat,ato BW)tmbh pusingkan jd lbh baik klo mau menikah dipikirin masak-masak .

    • anggara said:

      @meta
      tentu, semua harus dipikirkan dengan masak

  131. BAYU said:

    mereka yang mengkritik atau menghina pernikahan beda agama itu gak pernah ngerasain gimana perjuangan hidup untuk menyatukan 2 cinta berbeda agama

    • anggara said:

      @bayu
      terima kasih atas pendapatnya

  132. Ambar said:

    MAs Anggara bolehkan saya juga minta dikirim lewat email tentang cara2 menikah beda agama? Trimakasih sebelumnya, karena saya juga menghadapi permasalahan yang sama.

    • anggara said:

      @ambar
      waduh, ini cara yang saya sebutkan

  133. Lia,smg said:

    Slam kenal..
    Sy senang dg adny blog ini..mmbuat sya bs brkeluhkesah..
    Sy cwe muslim,pny cwo kristen.
    Qt ad niatan pgen srius.dr phak ortuq sdh ngerti’in posisi qt tp pihak cwoq..
    Ak bgung..,knp seh susah bget cm pgen nikah aj.
    Niat kami kn baek.buat tman2…tlg bntu sya..ada g tmpt yg bisa nikah 2 agama dsemarang..
    Trm ksh..

    • anggara said:

      @lia
      mohon maaf, saya tidak bisa membantu anda

  134. @Mbak Lia dan lain-lain yang membutuhkan untuk difasilitasi perkawinan beda agama, silahkan kirim email ke saya di asnawiihsan@xxx.com (diedit oleh pengelola blog). Kami akan membantu anda sampai anda mendapatkan akta perkawinan yang sah di negeri ini.

    • verita said:

      Dear Pak Asnawi,
      Knp email bpk tdk bs. Sy butuh informasi utk kami yg m renc m menikah dgn beda agama.
      Ini email sy : verita_tanuwijaya@yahoo.com.
      Di tunggu segera informasi terbaiknya.
      Trm ksh

      Regards,
      Verita

  135. suci said:

    so…langkah pertama yg harus aq lakukan apa neh..@_@ xixixi..serius neeh kasi info ya…thanks

    • anggara said:

      @suci
      langkah pertama ya bersiap diri

  136. Aries said:

    Jadi setelah baca beberapa komen di atas secara sekilas, apakah KCS ada yang menyetujui, ada yang tidak, begitu?

    Kebetulan saya tinggal di Semarang, dan sedang menjalani hubungan beda agama juga, sedang mencari informasi tentang perkawinan beda agama, bagaimana bisa sah secara hukum dan agama tanpa meninggalkan prinsip masing2…

  137. Lia,smg said:

    Slm knal,
    Msh ingt sya?sya yg pd tgl 16 july kmrn iktn sharing d’blog ini.
    Msh dg mslah yg sma…mencari cari ujung hub kami…smua-ny skrg jd gamang trasa.mo dbawa kmana hub qt brlabuhny…
    Dr pihak pcrq tu2p mulut g ad yg mo ngerti posisiq..,akhir2 ni mrka pksa ak tuk nkah kristen..pcrq pun stuju dg rncna mrka..
    Aduhhhhhhhhh ak jd pusingg..
    Agma itu soal prinsip dan cnt itu soal hati.
    Hiks…,pgen nangis..teriak kaya tarzan dhutan..
    Ap yg mst sya lakuin..,smua jd mmbingungkn…
    Prinsip ato hati?
    Help me??

    • anggara said:

      @lia Menurut saya sih tergantung pada anda, maunya bagaimana? Silahkan ditimbang dengan baik, mudah2an ada jalan yang baik

  138. Lia,smg said:

    Jumpa lg bpk anggara dg sy lia dr smg..
    Oalah…,koq skrg jd ribet gni..
    Cwoq dah mulai maen sembunyi2an ma sya…
    Blm jg qt nemuin gmn carane agar qt resmi nikah,cwoq malah dah mulai ad rahasia2an ma sya.
    Makin pusing..
    Dah trlanjur cnta,jd saya fokuskan cari jalan supaya bs lekas resmi.Eee…,koq mlah sikapny jd jauh gto..
    Ap bakal sia2 smua usaha sya..,klo tdk ad respon positif dr cwoq..
    Tolongin sya..
    Huff…cape de..

  139. Eka said:

    Mas Anggara, bisa krim ke saya alamat emailnya Vanny? saya ingin Diskusi dengannya, atau Vanny dapat menghubungi saya.
    Thanks yach

  140. yola said:

    saya juga memiliki pasangan hindu sedangkan saya islam dan adat bali sangat kental terasa dalam hubungan ayah dan anak. .
    menurut saya bagi pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan beda agama, klo memang suda sepakat dengan keputusan ini. .berikan pengertian bagi yang tidak mengerti, yang sudah mengerti. .fine. .
    pasangan yang telah menentukan pilihan untuk menjalani pernikahan beda agama,,jangan ragu,jalani apa yang ingin kalian lakukan. .tetapi hadapi konsekuensi yang muncul,dengan bijaksana tanpa harus disesali. .

  141. rini said:

    mantan pacarku(islam)bener-bener lelaki yang brengsek dan sekarang aku pacaran sama co kristen,dia baik,perhatian dan sangat menghormati saya.religion is nothing to do with that.the question is are you good person or bad person?

  142. chanty said:

    saya beda agama dgn pasangan, saya muslim dan dia katolik, kami akan melakukan pemberkatan gereja dan hasilnya kemudian dicatat oleh catatan sipil tapi memerlukan surat pengantar N1-N4 dari kelurahan utk catatan sipil

    pihak kelurahan mempersulit saya utk mendptkan surat pengantar itu krn saya seorang muslim namun melakukan pernikahan di gereja, mereka mengatakan hal itu menyalahi prosedur dan bertentangan dgn UU Perkawinan thn 1974,

    yang mau saya tanyakan, apa kelurahan memiliki wewenang seperti itu dan mempersulit saya utk mendapatkan surat pengantar???apa dasar hukumnya bila mereka menyalahi prosedur bahwa islam akan melakukan pemberkatan di gereja tanpa melakukan pindah agama, sedangkan pihak gereja sudah menyetujui pernikahan dispensasi utk umat katolik dan non-katolik..

    saya merasa sepertinya mereka melakukan sentimen terhadap agama pasangan saya, bahkan mereka menasehati saya utk mencari yang seiman atau meminta pasangan saya pindah agama islam atau sebaliknya..

    mohon tanggapannya ya mas anggara..^_^

    • anggara said:

      @chanty
      kalau soal kelurahan, saya no comment, tapi mereka seharusnya memberikan pengantar untuk itu

  143. Ephine said:

    Salam kenal m’Anggara,

    Waduhh…ternyata gak cuma aku yah yang punya problem yang sama…
    Aku (wanita, Katolik) & pasanganku Muslim. Beniat mau menikah awal tahun depan.

    M’Anggara, maaf nih.. Tapi aku boleh minta copy email dari jawaban si Sarah nggak?
    Sekalian dengan salinan teks lengkap online Putusan MA No 1400 K/Pdt/1986 dan HOCI juga ya…

    Temen2, yang sudah bisa melewati ini, mau dong sharing ke aku…
    Untuk Johan, boleh diinformasikan ke aku tempat menikah di Jakarta Selatan nya waktu itu tidak? Tolong yah…

    Makasih yah m’Anggara…

  144. ghe said:

    maap ne sblmx…..
    q mau nax prtmbngan apa yg m’dsari p’kawinan bda agma?
    cos,mnrut q lrngan ky gtu sma aja m’btasi arti bhineka tunggal ika….
    bkanx qta itu d’akui k’beragamanx?
    mhon jwabanx….cos q mank lg pngn mndlami aja……

  145. mario said:

    pa anggara…punten lam knal dari saya…
    ternyata banyak temenya bwt masalah ini…karena saya (co:kristen) mau menikah dengan pasangan saya (ce:moslem)
    tp klo boleh saya minta copian artikel putusan MA dan info lengkap lainnya, biar saya jd lebih paham dan smuanya lncr…
    thanks…ditunggu balasannya yaw

  146. Rida said:

    Dear mas Anggara…

    Saya mengalami masalah yg sama, saya kristian, cowok muslim. kami benar2 tidak tau cara mengurusnya sudah setahun kami mencari info tapi ngak ketemu caranya…. tolong dong minta alamat email or contack person mas Asnawi Ihsan n sekalian vanny jg. tks before

  147. Yoko love Ella said:

    q sedang dekat dengan seorang cw muslim,q sendiri katolik. terus terang, dr sekian banyak cw seoman yg pnh mnjalin hubungan dgn q, ga ada yg ky dy dalam personality, kami bner2 klop,seolah dy itu adalah perwujudan diri q tapi dalam bentuk wanita. q merasa dia adalah soulmate q. tp cm 1 hal yg membuat kami ragu2, perbedaan agama.
    q bingung harus gmana, q sendiri ga mempersoalkan agama, tp gmana dengan keluarga kami masing2 atau lingkungan kami yang belum tentu dapat menerima…

  148. Dina said:

    Seandainya cara pertama dan kedua gak bisa, ada cara lain gak mas???

    Ribet ya kalo harus ke luar negri dulu, mahal e biaya nya……….

  149. KIMIMAKI said:

    Trus menanggapi perkawinan beda agama apa seharusnya dilarang?? sedangkan dua sejoli itu sudah saling mencintai.tetapi keluarga si cewe melarang mereka menikah dengan alasan dari:

    keluarga si cewe:
    Kamu tu haram menikah dengan si cowo karena dia beragama kristen sedangkan kamu beragama islam.kalo kalian menikah itu sama aja kalian selamanya melakukan ZINA.kalo kamu menikahi sicewe bakal kami usir n g kami anggap keluarga lagi…..!!!
    keluarga si cowo mengijinkan mereka menikah karena tau mereka saling mencintai n sudah berpacaran lebih dari 4 th tetapi tetap keluarga sicowo tidak mengijinkan perpindahan agama dari si cowo.

    nah yg akan saya tanyakan: bagaimana cara menghadapi kenyataan yg seperti itu?? mohon bantuannya terimakasih.

  150. reza said:

    masalh nikah lain agama dah menjadi hal yang lumrah tuk di perbincangkan….

  151. shandy said:

    ini adalah mimpi buruk yg ga pernah mau gw alami,,,gw ce, seorang muslim, cwo gw protestan, km sangat serius, bahkan berencana menikah di tahun depan, permasalahan beda agama sudah kami sadari dr awal, dan kami sangat menghormati perbedaan ini, kami tidak pernah mempermasalahkanya, masalah timbul, sejak keinginan kami untuk menikah semakin kuat, orang tua saya mau dy masuk islam, begitupun pihak dia, hal yang paling aku sesalkan, yang akan menjalani ini semua adalah aku dengannya, beserta calon keluarga kecil kami nanti, tp tidak ada yg mau mengalah, untuk pilihan pertama, sudah saya jabarkan dengannya, tp belum ada reaksi, ini semua sangat berat, untuk agama sendiri saya tidak bs berbicara banyak karena saya tidak terlalu tau, kami hanya mau memperjuangkan ini semua, yang kami tau, niat kami dr awal sangat baik, kalau permasalahan beda agama, saya percaya dengan apa yang saya anut, begitupun dia, jd tidak masalah, selama saya mampu mempertanggungjawabkannya, hanya saja, kami sekarang buntu dengan arah yg akan kami ambil,,,bukankah rasa cinta kasih tu dr ALLAH, lantas kenapa d permasalahkan,,,mohon kiranya dapat memberi masukan buat saya…terima kasih..

    • kutu loncat said:

      betul itu mba` shandy.. karena Allah cinta sama mba`, makanya sebelum nikah mba` dihadapkan oleh beberapa masalah supaya mba` benar2 berpikir.. setiap cobaan ga melebihi kapasitas kemampuan makhluknya.. klo mba` shandy sadar itu bagus sekali…

      seringkali manusia berpikir ini yg terbaik buatnya.. tapi apakah baik buat orang tuanya?
      keluarganya? lingkungannya? komunitasnya? agamanya?

      sebaik baiknya manusia adalah manusia yg berguna untuk manusia lain

  152. sastro said:

    aku ce 26 thn islam.. co ku 28thn hindu…
    dari pada repot”.. aku mau masuk hindu nanti jika kami benar-benar menikah..
    meskipun orang tua ku melarangnya sampai sekarang…
    aku ingin hidup bahagia bersama orang yang menyayangiku dan aku juga menyayanginya…
    intinya tak ada agama yang mengajarkan umatnya hal-hal yang buruk..
    semua agama sama…..

    • Ups said:

      “semua agama sama”.. knapa ga dijadiin satu aja agamanya????????

      tar jd gini nama agamanya : dhaisprokatdu ato prokatdudhais ato katdudhaispro ato dudhaisprokat ato isprokatdudha????

  153. devi said:

    Mas anggara…sy sdh baca semua komentar2 di blog mas ini..jd bingung krana tidak ada yg spesifik penjelasannya.
    mas.. tolong kirimkan step2/ tata cara nya untuk menikah beda agama
    sy Ce (islam) dan co ( kristen)..sy adalah satu dari sekian pasangan yang menghadapi permasalah yg sm “PERBEDAAN AGAMA” dan ingin sekali menikah, kami saling mencintai, kel kami pun juga sudah merestui..tp kami bingung mau kemana untuk meresmikan hub kami ini…
    mungkin mas anggara dapat mengirimkan email ke sy devi.yuniarti@xxx.com..atas bantuan mas kami ucapakan terima kasih..

    • Angelic said:

      @ devi : kalo dah tau jawabnya tolong di post yah. thx

  154. agung said:

    salam Mas Anggara
    pertanyaan saya mungkin hampir sama dengan apa yg sudah teman2 tanyakan,tp saya belum merasa mengerti bagaimana cara kami (cew saya seorang khatolik) bisa menikah walau kami beda agama.tolong kirim ke email saya penjelasan yg lebih jelas n dimana tempat yg bisa mengurus pernikahan kami
    trimakasih banyak.

  155. Karen said:

    ‘agama’ tuh aneh yah.. jadi kita harus milih antara orang yang kita sayang dan tuhan .. kalo nikah beda agama ada yg bilang dosa, kalo ikut agama pasangan tapi ga ikhlas pun dosa… lantas kalo dah stress bisa gila trus bunu diri … dosa juga donk???
    ..emang yang namanya soulmate itu cuma ‘halusinasi’ manusa aja kali yah =.=’

    • udang dibalik batu said:

      hmm.. agama ga aneh, mba`.. yg aneh manusianya..

  156. ANDREAS said:

    Salam kenal pak. anggoro
    di dalam kutipan akhir, saya sangat setuju!
    tidak perlu adanya penyeludupan hukum untuk mengganti agama….

  157. Angelic said:

    tanya donk, aku & calon beda agama, kristen & budha, apa bisa melangsungkan pernikahan resmi tercatat secara hukum tanpa mengganti id agama di KTP (di luar masalah pemberkatan secara agama) ? gimana ya caranya ? atau di singapura bisa ?

    • Iis Alfian said:

      @Angelic, coba deh kunjungi group ini:

      http://groups.yahoo.com/group/kawinbedaagama/

      banyak info yang bisa kamu dapat tentang pernikahan beda agama di Indonesia

  158. rifQi said:

    Bagaimanapun, perkawinan siLang agama tidak dibolehkan,, di dalam aL Qur’an sudah disebutkan.. janganLah para laki2 mengawini seorang perempuan sebelum perempuan tersebut benar2 masuk isLam. begitu puLa sebaLiknya..!!!

  159. en-kha said:

    gmn z…it seh tgntung iman perorang…gmn jg dh tlnjur cnt it slt…dh kadung klop!!tp z kmbl m dr kt msing2…toh hdp it ad sbab ad akibat…y brani bbuat brni tggung resiko dnk???nmny jg loph…pancen bt musmet….hehehe n_n

    • gali lobang tutup lobang said:

      haha… akibat di dunia sih ga seberapa..
      tar deh rasain aja akibatnya di alam selanjutnya…
      agama kok di buat maenan.. ~_~

      peace

  160. cempaka said:

    Pak Anggara, saya boleh minta tolong minta di forward Email yg buat mba Sarah ke saya…? trus saya jg minta tolong jelasin prosesi acara nya seperti apa…

    apakah cara yang kedua sama dengan nikah siri yang hanya di catatan sipil saja?? saya masih bingung karena saya sedang mengalamai masalah ini.

    Terimakasih banyak sebelumnya.

  161. Veve said:

    Salam kenal Pak Anggara,

    Trima kasih sudah menampilkan bahasan mengenai nikah beda agama..
    karena rencananya akhir taun ini saya mau mnikah..tapi tetap mempertahankan agama masing2..

    tapi saya masih bingung..krn kliatannya masih ada penolakan dari KCS utk permohonan nikah beda agama..tolong bantu untuk cari solusinya..apakah bisa minta tolong Pak Anggara sbg konsultan ato mungkin bapak punya kenalan yg bisa membantu saya untuk mengurus pernikahan beda agama??

    Mohon bantuannya..terima kasih

  162. avenggus said:

    Terima kasih Pak Anggara telah membuat forum ini,

    Saya pria beragama Katolik ingin melangsungkan pernikahan dengan pacar saya beragama Islam tahun ini. Kami telah menjalani hubungan selama 9 tahun, kami dengar bahwa pernikahan tersebut bisa dilakukan tanpa harus berpindah agama dan bisa dilakukan dengan 2 tahap yaitu akad nikah dan pemberkatan ( seperti pernikahan Deddy Cobuzier dgn Kalina ) dimana pernikahan tersebut sah menurut hukum dan sah secara agama juga.

    Yang ingin saya tanyakan dimana saya dapat melangsungkan pernikahan dengan tata cara tsb di kota Surabaya, atau jika tidak ada di kota mana yang bisa melangsungkan pernikahan beda agama tersebut dan pihak2 yang bisa menikahkan kami berdua.

    Mungkin ada info dari Pak Anggara atau rekan2 lainnya yang mengalami hal yang sama, atau yang telah melangsungkan pernikahan beda agama mohon berbagi info dimana tempatnya, melalui email saya

    Mohon dibalas secepatnya ya Pak Anggara, karena kami ingin melangsungkan pernikahan tahun ini, atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih

    • anggara said:

      @avenggus
      Silahkan perkawinannya anda catatkan di KCS setempat

  163. mesta said:

    ya kao dbkn ribet pastina akan ribet,,,, byr gampang cari dwt sbnyk2na aj dulu.truz nikah diluar negri dweh…mulai dr skrng,,ok ~_^

  164. yanti said:

    aaaargghhhtt…pusing jg baca2 komentar kawan2 smua diatas yg punya masalah sama kayak aku..jadi mau nangis nech..aku muslim yg punya pasangan protestan dan sudah jalan selama 7 tahun.. tahun ini aku pengen nikah tapi ga tau sama sekali apa yg harus di lakuin krn UU pernikahan di indonesia tercinta ini.. help me..aku butuh saran yg konkrit

    • anggara said:

      @yanti
      Loh bukannya artikel diatas merupakan saran konkrit?

    • wahyu filadelfia said:

      gua punya kakak sepupu kristen protestan, trus nikah ama muslim,,, eee… gak tau nya dia malah ikut muslim, padahal sebenarnya ortu nya gak setuju.. tapi anak nya bantah , akhirnya mereka nikah diem,diem walau pun ortu nya gak se7 tapi dy nekat abis loo demi cintanya … menurut kalian semua , bagus gak thu ??

    • Cape deh said:

      @wahyu : ga bagus.. pindah agama karena cinta..
      seandainya besok klo cerai.. ktemu ama yg beda agama lg.. ikut lg pindah agama??

      ckckck..

  165. heru said:

    baca p[asal 35 undang undang no 23 th 2006,,,tentang adm kependudukan,

  166. Cinta said:

    Bagi kalian mungkin mudah mengatakan kawin beda agama itu haram, dlsbg. Namun bagi saya yang bertahun2 mempertahankan agama, sangat sulit. Saya sdh berusaha untuk bergaul dengan pemuda yang seiman. Namun mereka hanya mengecewakan dan menyakiti. Kehidupan menggiring saya berkenalan dan dekat dengan pria non muslim yang saya rasakan menghormati saya. Namun saya masih tetap percaya, suatu saat Allah pasti memberikan yang terbaik, yaitu pria seiman. Namun sampai saat ini, sampai umur saya yg orang bilang kadaluarsa, yang menghormati dan menyayangi saya selalu pria non muslim. Pria muslim selalu menipu saya. Bagaimana pendapat kalian? Umur saya sudah tidak muda lagi, fitnah dan hinaan sudah kenyang saya terima. Tidak layakkah saya hidup bahagia bersama orang menyayangi saya?

    • Pria muslim pnasaran ama mba cinta said:

      wajarlah mba`.. mba` hidup di lingkungan yang mayoritas muslim..
      mba` bisa ngomong gitu..

      coba pikir misal : mba` hidup di lingkungan yg mayoritas non muslim.. dan mba` bukan seorang muslim.. pasti ada kemungkinan mba` jatuh cinta ama pemuda muslim dan mba` curhat jg klo pemuda non muslim tuh jg tukang tipu??

      yang tabah mba`..

  167. eri said:

    kawin banyak diomongin…….

  168. ake said:

    mas..anggara sy butuh bantuan anda…mohon contact numbernya dan brp biaya yg hrs sy siapkan
    terimakasih

  169. perempuan said:

    apa bisa??? bisakah bantu saya? bgmn caranya.. saya (wanita) hindu pasangan saya muslim (pria)
    thx

  170. perempuan kalimantan said:

    Bagaiman bila perkawinan beda agama itu tidak dapat di terima oleh orang tua sebut saja si bunga (Nasrani) dan elang (muslim). Bila si bunga ingin mengikuti si Elang trus setelah menikah bunga akan kembali lagi ke agama semula. Apakah itu melanggar UU yang berlaku??????
    Yang membuat Bunga ragu sekarang ini, ia belum tau bagaimana dan apa saja yang terdapat dalam pembelajaran agama si Elang. Bisakah bantu si Bunga mencari bagaimana jalan keluar yang terbaik ???? Bunga membutuhkan saran yang bisa membuat hubungan mereka tidak terpecah gara-gara agama saja….. pleaseee………… bantuin ya??????

    • Pria surabaya said:

      wah.. ckckck..

      dengan hormat saya sampaikan
      jngn sekali kali anda mempermainkan hukum agama..

      maaf..

  171. roby said:

    apa cara no 1 itu tidak melanggar hukum tenteng penipuan & cara no.2 dapat dijamin keberhasilannya.sesab masalah Q skrng sama seperti Ani Vonny Gani P (perempuan/Islam) dengan Petrus Hendrik Nelwan (laki-laki/Kristen).
    klu boleh tau jg apa ada gereja yg bisa menikahkan pasangan seperti kami serta memberikan pemberkatan nikah…???
    mohon bantuannya…

  172. cinta said:

    Dear all ..

    Ternyata disini orang2 senasib yh ..
    Saya mohon bantuan ,,
    Saya cwe (muslim) pasangan saya katolik ..
    Saya sedang dlm masalah besar ,, saya memang khilaf , skrg saya hamil 2 bulan ..
    Tp sampai skrg , kami msh bingung karena tdk ada yg mau mengalah ..
    Sya dengar d greja katolik bisa ,, tp bgmna nasib saya ? Apa saya tetep dianggap zinah seumur hidup ??
    Mohon bantuannya ,, dmna saya bisa melakukan pernikahan ..

  173. Meis said:

    Dear Pak Anggara,

    Aku juga lagi pacaran beda agama…Aku Kristen n si Cwo Muslim…kami juga berencana pengen nikah beda agama…….org2 skrg kasih tanggapan kalo itu ga blh…gmana yah Pak…mohon informasinya.

    Regards

  174. Didiet said:

    Selamat siang pak anggara,
    Saya masih belum mengerti bagaimana peraturan, issue dan solusi utk pernikahan beda agama.
    Apa benar kalau laki2 islam masih bs menikahi wanita katolik. mohon penjelasannya. . bs langsung email ke saya. .
    terima kasih sebelumnya pak anggara.

    Best Regards,
    Didiet

    • anggara said:

      @didiet
      secara praktis saya belum pernah mengetahui kasusnya

  175. Teguh Pambudiyono said:

    saya udah 7 thn pacaran,saya muslim ‘n cwe saya kristen. knapa susah sekali pengen bisa bersatu sebagai rumah tangga yg bahagia??? kami sama2 makhluk ciptaan TUHAN YME, kami mencintai satu sama lain, kami sama2 tidak memaksakan untuk beralih prinsip (cz maslah prinsip menurut saya adalah mutlak berasal dari masing2 individu). kenapa INDONESIA-Ku ini sangat rumit??? ANDAI SAJA TIDAK RUMIT SEPERTI INI,MUNGKIN TAHUN KEMARIN KAMI SUDAH MENIKAH!!!
    SEANDAINYA sudah menikah secara SAH dan sama2 makhluk ciptaan TUHAN YME, padahal ini adalah bersatunya MANUSIA laki-laki dengan MANUSIA perempuan (bukan “manusia dengan anjing ato yg lain” misalnya) yang secara sah, masa’ divonis BERZINA selamanya????????
    Pak Anggara yg saya hormati,saya cuma mau tanya dan dapet jawaban yg pasti.
    APAKAH KAMI BISA MENIKAH SECARA SAH DI INDONESIA TERCINTA INI???
    Trima kasih banyak…………………………………

  176. Adul said:

    Semua sudah diatur dalam kitab suci masing2 agama..
    tinggal bagaimana anda menjalankannya..

    klo agama cma buat formalitas.. yah.. beginilah jadinya..:-)

  177. manusia biasa said:

    ga yang cowo, ga yang cewe..

    pada kmana IMAN kalian nih…
    kok pada kayak tempe bru diuji begini aja…

    parah nih Indonesia…………………

  178. yamin said:

    keren dah ni pak anggara, gw baru tau nih kalo nikah beda agama itu legal di indonesia. legalnya dari taun 1986 lagi. ckckck ko kynya gada sosialisasinya ya. website catatan sipil juga ga detail lagi. emang ada tujuan “tertentu” nih. jadi ga usah perlu ganti agama dan repot2 ke luar negeri dunk. tapi kok artis2 yang beda agama banyak yang nikah di luar negeri ya? lagi2 sosialisasi kurang.
    btw gw juga mao uji materi pasal 1 UU No1 tahun 74 ke mahkamah konstitusi ah. masa perkawinan antara seorang wanita dan seorang pria. padahal kan pasangan homoseksual juga pengen nikah. kalo di luar negeri bisa, kenapa di indonesia engga. tapi gw pesimis bakal dikabulin, hakim mahkamah konstitusi pada konservatif. wish me luck ya

  179. tinne said:

    salam perkenalan….saya org malaysia, pacarku juga org malaysia…bisa ngak saya berkawin di Indonesia, sebabnya aq (Kristian) pacar q (Islam) tapi kami mahu berkawin beda agama… bisa ngak org bukan warganegara berkhwin di Indonesia kalau perkhawinan beda agama blh kah didaftarkan disana dan sah? tolong bantu qmi…hantar jawabannya d emel saja ….terima kasih

    • tinne said:

      Pak Anggara…bisa dijawab….

  180. sisco said:

    Trims buat diskusi yang menarik dari teman-teman tentang pernikahan beda agama.

    Setelah membaca tulisan teman-teman, pernikahan beda agama di Indonesia menjadi begitu rumit karena dua faktor: agama (impor) itu sendiri dan hukum positif di Indonesia.

    Berkaitan dengan dogma yang digariskan oleh agama-agama (impor) ini, ujung perdebatan sudah bisa ditebak: “sebaiknya kamu menikah dengan orang yang masih satu agama.” Karena sebagian besar manusia meyakini bahwa agama-agama (sekali lagi: impor) ini adalah berkah atau wahyu dari Sang Maha Kuasa, maka untuk merevisinya akan menimbulkan konsekuensi berkepanjangan.

    Celakanya, Indonesia (yang katanya bukan negara agama) justru melibatkan urusan agama ke dalam hukum positif. Sudah dari segi agama cukup rumit, ditambah lagi dengan ruwetnya hukum positif di Indonesia tentang pernikahan yang sampai saat ini masih mengacu pada UU Perkawinan warisan Orde Baru.

    Zaman sudah berganti. Indonesia sudah memasuki Reformasi. Tapi, kenapa produk hukum yang satu itu masih saja dipertahankan? Terlepas dari maksud2 “tertentu” seperti yang disinggung Pak Anggara, ada baiknya kalo ada lebih banyak teman seperti Yamin yang mau mengajukan uji materi. Semoga Pak Anggara dan rekan2 lainnya yang lebih paham produk hukum bisa berada di garis depan untuk uji materi UU No 1 Th 1974 ini. UUD ’45 aja bisa diamandemen, apalagi cuma UU konyol yang coba2 memainkan peran “tuhan” atas percintaan manusia.

    Semoga makhluk2 yang coba mempertahankan maksud2 “tertentu” di balik UU konyol ini bisa memperoleh pencerahan dengan memisahkan hukum positif yang lebih mengakomodasi semua warga negara Indonesia daripada hukum agama yang lebih personal.

    Ini adalah warisan yang lebih bernilai dan tepat guna buat generasi masa depan Indonesia. Pernikahan beda agama akan tetap ada, kini dan kelak. Biarlah anak-cucu kita kelak bisa menikah tanpa ada hambatan hukum positif di negaranya sendiri, meskipun mereka beda agama. Sehingga, mereka tidak perlu repot2 ke luar negeri untuk mendaftarkan pernikahannya (Devisa negara bisa berkurang, tuh. Lain cerita kalo sekalian mau bulan madu.).

    Biarlah negara mengayomi semua warganya, tanpa memperuncing perbedaan keyakinan yang akan tetap ada. Biarlah agama menuntun semua umatnya, dengan saling mengasihi umat lainnya.

    Buat rekan2 yang tetap mau menikah, meskipun beda agama, saya hanya bisa mengucapkan selamat berjuang. Buat Pak Anggara, terima kasih telah merintis forum ini dan memberi informasi bagi rekan2 tadi, sekaligus semoga mau merintis jalan menuju revisi UU No. 1 Th. 1974.

    Trims,
    Sisco, bukan Sisqo.

  181. RD said:

    Assalamualaikum…

    Bener2 pusing, permasalahan yg sama spt tmen2.
    Pacarku yg skrg non muslim jg lbh menghormati aku.
    Insyaalloh ku mencintainya setulus hati.
    Saya berkeinginan menikah dg dia.

    Tolong pak Anggara Cc jawaban dr e mail sarah untk saya.
    Terimakasih…

    G L for all. . . .
    W3. . . .

  182. Hanoman Smile said:

    yah… masalah yg berat. saya bilang begitu karena mengalaminya selama 5 tahun lebih dan sampai sekarang belum ada kejelasannya, karena sulitnya NBA di negara ini.
    setelah mencari informasi ke KUA dan KCS (di kota saya, sekarang disebut Kantor Pelayanan Terpadu), saya menemukan keanehan.
    1. fungsi KUA itu sebagai apa aja? kalo salah satunya untuk nikahkan pasangan, kenapa cuma orang Islam aja? sedangkan sejauh yg saya ketahui, KUA itu instansi pemerintah dan kalo orang non Islam mo nikah, gak perlu ke KUA dulu. bukankah KUA=Kantor Urusan Agama, dan kata “agama” yg tertulis di situ tidak spesifik untuk agama Islam aja.
    2. kembali sejauh yg saya pahami, KCS adalah instansi pemerintahan yg fungsinya sebagai dokumentator. tapi info yg saya terima 3 bulan yg lalu (maaf kalo saya salah), KCS tidak menerima NBA. ini berbeda dengan tulisan di atas. atau mungkin ada peraturan baru???

    berbagai pencerahan mohon dikirimkan ke email saya… terima kasih…

  183. Hanoman Smile said:

    teman2, silahkan baca buku karangan ahmad nurcholish, salah satu pelaku NBA, sedangkan background beliau sendiri dari pesantren. atau mungkin sudah pernah dengar???

  184. say said:

    salam untuk semua
    semoga kita semua dilindungiNya dari godaan syetan yang terkutuk.
    sebelum melangkah lebih jauh mari kita merenung dan berfikir, kita hidup di Dunia ini tujuannya apa sih? mungkin kah kita melakukan aktifitas di Dunia kekal abadi? mari kita berfikir dan merenung sebelum kita mengambil keputusan!! untuk semua temen2 yang beraga sucikan dirimu dan cari lah tempat untuk berkonsentrasi “manunggaling gusti” mohon petunjuk pada Tuhan karena pernikahan bukanlah hal sepele tapi sangat syakral, carilah Ridlo Tuhan karena itu nanti akan memudahkan dalam menghadapi hidup, dan dalam hidup memang pasti selalu ada godaannya karena kita tau Tuhan mengizinkan pada setan untuk menggoda kita ingat godaan syetan sangat lah halus. jadi siapapun anda apapun agama anda mohon jangan terlalu berfikir dengan logika karena urusan ini sangat sakral, dan jangan melihat pada acuan pada negara barat untuk masalah ini,..
    sekali lagi masalh ini bukan masalah biasa tapi masalah yang serius sebelum mengambil keputusan mari kita merenung dan memohon petunjuk pada Tuhan..!!!
    semoga kita selalu mendapat RahmatnNya.
    karena itu adalah yang terbaik
    salam

  185. Lhya said:

    waaah seneng bgt bisa nemu ini…
    kayak dapat pencerahan kalo agama itu bukan pemisah

    aQ katolik n cowQ islam
    Qta sama2 saling menghormati agama masing2..
    org tuanya pun juga nikah beda agama..
    dari pihak keluarganya sich sangat baik dan saling menghargai..
    yg agak susah dari keluargaQ padahal ada beberapa keluarga yg masuk islam juga…

    aQ dah dapat informasi kalo di katolik itu bisa diberkati meskipun beda agama
    tp sayangnya untuk ke hukum aQ masih belum dapat info jelas…

    pak anggara bisa bantu untuk langkah2 dalam pengurusan secara hukum??
    apakah lewat KUH ato catatan sipil?
    ma’kasih..

  186. stevani said:

    ​:/Ђµнннº°˚˚º:/º°˚˚º:/ ,, emang susah ya perkawinan beda agama, kenapa ya hrs ketemu jodoh yg beda agama sama qt?? Cowo g jg memaksakan g spy msk agama dia, apa itu benar??sedangkan di hati kecil saya masih mau menganut agama saya.bagaimana solusinya?? Kalo harus berpisah gara2 beda agama tp masih sayang dan cinta,apa itu benar jg?? Jd bingung hrs gimana?? Kalo saya engk mau ikut agama dia, dia ga mau trima saya, sedangkan saya sayang sama dia, apa kami hrs berpisah?? Tolong kasih solusi ya.. Thanx b4.

  187. CP said:

    Saya pgn mnt bantuan nih, saya punya rencana utk menikah tahun depan. Kasusnya sama, saya akan NBA. Saya kristen dan calon istri saya islam. Bagaimana yah solusi untuk pernikahan nya. Saya lakukan di luar negri atau di dlm negri saja bisa. Tolong bantuannya yah. Thx

  188. eric said:

    calon istri saya muslim dan sy non muslim , sy mau nikah n perlu surat2 tp saya tdk mau memaksakan calon sy pindah agama jd ada yg bisa bantu saya urus surat2 tanpa hrs mengikuti prosedur yg ada ( alias langsung selesai surat2nya) walaupun di suratnya agamanya sama tolong email k mohon bantuannya , thx . n tolong pihak2 yg terkait dlm urusan UU ini jgn membuat org susah .

  189. Sekar said:

    @Eric, apa sudah pernah menghubungi konsultan pernikahan beda agama yang bernama Pak Asnawi Ihsan? Lembaga beliau bisa bantu berbagai case pasangan beda untuk bisa menikah secara legal di Indonesia. Kalo mau tau email dan alamat kantornya search atau googling aja nama Asnawi Ihsan di internet.

  190. lisa said:

    Bersyukurlah anda2 yg menemukan pasangan hidup satu keyakinan, karena sesungguhnya jalan kalian untuk bersatu dalam restu Tuhan itu sangat mudah. Jangan kotori dengan tidak setia, tidak hormat, kekerasan, apalagi perceraian..
    Saya pun alami hal ini, sampai2 keinginan menikah itu jadi gak kepikiran karena jalannya yg rumit begini.. Lumayan sekarang saya tahu sedikit harus berbuat apa.. Daripada saya harus murtad, tinggalkan adik dan ortu, bohongi hati kecil, demi bersatu dengan dia.. Mungkin saya harus pikirkan jalan yg satu ini.. Karena sayapun tidak tega tuk tinggalkan dia yg sudah begitu baik dan cocok dgn saya.. “We’re good to be together”
    Hmm, rumit juga yah, tp benar2 membantu, krn selama ini yg saya dengar, tidak ada hukum di Indonesia yg mengijinkan NBA, tp ternyata ada..

  191. Puchy said:

    Binguuung… bisa gak ya saya nikan sama cowok saya yang notabene beda agama??? T_T

  192. ocie said:

    kalau menurut saya sih…wajar2 aja pernikahan 2 agama…soalnya setiap person berhak memilih sesuatu yang dipercayainnya sih…boleh nanya gak…di kota mana ya bisa dilaksanakan pernikahan 2 agama………..bali ada gak ya???????????soalnya lagi ngalamin sih………

  193. ocie said:

    dan adakah undang2 yang mengatur pernikahan perbedaan agama……hiks..hiks…hiks…soalnya banyak nih yang pengen tau…karna temen2 banyak yang mau nikah 2 agama……kenapa ya mau menikah susah banget hanya karna agama…padahala kalau kita bawa agama masing2 kan ga jadi masalah itukan prinsip tidak boleh dipaksakan…masa karna beda agama harus pisah sih………………………………………

  194. ocie said:

    about diferent religion…huffff…. i’am stress yg luar biasa…i’ll be waiting answer from friend disini…please apakah smua harus berakhir dngan bgni apalgi dia benar2 mencintai saya….hm…hm…hm…jasi sedih deh…apakah ada jalan yang tidak merugikan 1 dengan yng lain baik dari keluarga juga….oh…my god

  195. ocie said:

    pliss………………….

  196. ocie said:

    bagaimana meyakinkan ortu bhwa nikah beda agama tdak mnjadikan momok bagi yg menjalani n juga utk keluarga……n kasih solusi dunk pa

  197. eva said:

    Aq jga :D……Snasib dah 6 taon pacaran ngk nikah2 cuman krna beda agama

  198. cici said:

    di Manado ada ga KCS/KUA yg bisa proses nikah beda agama??butuh banget nih…..

    • wesi aji said:

      nikah beda agama hanya ada dicatatan sipil komandan…anda islam/bukan gak masalah perhatikanlah syarat syah pernikahan islam

  199. hasta said:

    ..hMmm.. tnyta banyak zuga tah yG ngaLamin diLema cinta “beda aGama”
    kLo aQ see.. gag adaaa kendaLa yG beRaRti.. yG ptg ituuu kedua beLah pihak keLuaRga mendukung dan meRestui… bukan kah restu ortu zuGa Restu ALLAH..
    cumaaa nie ya mo nikaaah saya dgn pasangan sayaa, tp gmna dan dmna haRus muLai menguRuss SAH dan LEGAL nyaaa peRnikahan itu.. mohon bantuan nyaaa.. thx >,<

    bwt yG dah meLaLui msLh nie dan suksesss.. share dunKzzzz ke qT2..

  200. ahmadsall said:

    Dengan nama tuhan yg maha pengasih dan penyayang, sejatinya cintaku pada pasanganku yang kristen krn sejatinya cinta adalah mengasihi dan menyayangi, dansejatinya agama adalah sejatinya hati pada seluruh yg baik sebab rusaklah seluruh amal ibadah apabila hatinya rusak, sejatinya kebaikan pada tuhan tergantung sejatinya kebaikan pada sesama manusia apapun agamanya, sdh jelas dalam islam kalimat tertinggi adalah pengasih dan penyayang krn kesempurnaan nama allah, hmmmm… menarik brow…!!!
    renungkan brow…! mengasihi dan menyayangi adalah dengan nama tuhan, iyyaa…. mengasihi dan menyayangilah pasanganmu atas nama tuhan dalam hatimu,,, sepertiku yang pria islam tetap mengasihi dan menyayangi pasanganku yg protestan atas nama tuhanku allah swt, tuhannya muhammad tuhannya yesus tuhannya musa tuhannya daud dan tuhannya kita semua,
    ingat brow…!
    yang paling tinggi ternyata bukan agama tapi tuhan dalam hatimu dan manusia didekatmu sudahkah hatimu hidup dengan penuh cinta dan kasih sayang untuk mereka .,, sebab apa gunanya agama kalo hati kita tidak ada cinta dan kasih sayang ???,
    pertanyaanku ??,,
    mana yang lebih tinggi hidup beragama dengan hidup bercinta kasih ? ” baiknya kita tanyakan pada rumput yang bergoyang ,. www. htt//hati hati dijalan tnp cinta/ksh syg.compak ok.

  201. jessi said:

    menurut gua ya agama itu kebebasan n kepercayaan . ga ada tuntutan ..
    coba tnya sama diri kalian , kalian skrg beragama A krn bawaan kluarga atau mncari sndiri agama kalian ???
    pasti bawaan kluarga kan ???
    aku sih s7 perkawinan beda agama , ketimbang harus memaksakan masuk agama B….

  202. Boim said:

    @ahmadsal, jessi , ini dia yg bikin binun masalahnya sama orang tua yg sepertinya susah untuk memeluk agama masing masing maunya mereka itu seagama. Hiks sedih ya problem ku begini

  203. deix said:

    tapi,kalau kita saling mencintai apa salah ??
    apa cinta itu harus terbebani oleh peraturan ,, jika begitu , kenapa tuhan menciptakan manusia dengan berbeda agama??
    hal itu tiada lain untuk membuat kita menghargai satu sama lain,,

  204. I Gde Putu Swastika said:

    Agama pada dasarnya adalah karya manusia yg mengatas namakan wahyu Tuhan. Jika mau dibuktikan juga kayaknya kita gak bakal bisa agama mana yg ada di muka bumi ini duluan. Jadi bila kita mencintai seseorang yg akan kita ajak “menikah” hendaknya msg2 individu melupakan perbedaan. Aturan yg ada saat ini semakin membuat kita semakin terpetak2 dgn aturan agama msg2. Jadilah kita katak dlm tempurung. Agama urusannya ke Tuhan sdg kita manusia ayo bergandeng tangan melakoni peran hidup bersama2.

    • wesi aji said:

      menselijke oordelen dat het niet een absolute benchmark, om te worden gebruikt als een leidraad voor mij een advies van een man is echt op maat zelf, maar het is niet en volgens anderen gij moogt erkennen wat is ware religie na de dood op te halen ..

  205. sebelumnya terimakasih atas pembuat situs ini…….
    jujur saya menagalami hal yang demikian, dimana saya seorang cowok (nasrani), yang sampai saat ini masih melanjutkan pacaran dengan pacar saya yang beragama muslim…..
    yang menjadi pertanyaan saya adalah. bagai mana keputusan pemerintah akan hal ini, yaitu masalah pernikahan 2 agama. apakah semua agama itu tidak sama. apakah hubungan kami ini akan seperti-seperti inisaja dengan tidak ada keputusan. karena ini semua menyangkut mencintai dan menyayangi. yang sampai sekarang ini kami bingungkan, apakah kami harus mengambil tindakan diluar dugaan, dalam arti apa kami harus mengabaikan agama. karena buat saya semua itu kita sama. terimakasih.

  206. chece said:

    masa angara aku mau tanya , cowo aku islam sementara aku katolik itu gimana pernikahannya? Ngurusnya mesti kemana sih? trus apa sah secara agama aku dan agama dia? Tolong jelasin step2 buat ngurus nikahnya itu loh soalnya aku masih binggung. thanks

  207. oncom said:

    oncom: lw dlm islam, perkawinan beda agama tidak dibenarkan bahkan di katagorikan zina. dari pada membingungkan, lw ada orang islam mw kawin beda agama, ya tinggalkan aja islamnya n pindah ke agama calon pasangannya…karena ia tak butuh islam dan islam tak butuh dia lagi.

  208. dbee said:

    nice, prosedurnya bagaimana ya? apakah bisa langsung ke catatan sipil atau KUA, syarat nya bagaimana… mohon info lebih lanjut. Trims

  209. Dina said:

    terus bagaimana pernikahannya ? jika perempuan ber agama nasrani dan laki2nya yang beragama islam…??

  210. to kakak anggara yang budiman

    saya hidup di negara yang berdasarkan PANCASILA bukan negara AGAMA jadi saya sangat mengedepankan toleransi antar umat beragama, dan saya yakin masalah seperti ini akan semakin banyak ditemui dikemudian hari.
    kalau kita bisa memilih pasti kita memilih yang seiman, tapi kalau TUHAN memberikan seseorang kepada kita dengan adanya perbedaan apa ya harus kita tolak??????
    jadi kenaapa tidak diperjelas saja hukumnya, jangan dibuat samar dan terlihat seperti pada hukum agama tertentu

    bapak anggara yang baik hati
    perkenankan saya minta copy jawaban buat sarah yg via email…ditunggu & trim’s sebelumnya….

    ryo_der@yahoo.com

  211. ieien said:

    Pak anggara,saya mau tanya proses pernikahan beda agama bagaimana? Tanpa harus berpindah agama?…balas ke e_mail saya ya pak? Thx a lot…..

  212. ieie said:

    mass broo.. mau tanyaa!! gw kristen, cowo gw islam.. gw pacaran udah 7 tahun..cowo gw Pegawai Negeri. nah lo susuah kan kalo nikah cara ke 2, kan PNS gak boleh pindah agama dan gak boleh pasangan beda agama.. tp kita uda sama2 cinta, keluarga gw maunya gw nikah kristen sedangkan keluarga dia maunya nikah islam.. nah peraturan Negara yang pegawai negeri, setelah menikah cewe harus masuk ke darma wanita kan, buat dpt tunjangan dll. nah kalo pas nikah gw buat KTP baru dgn agama ISLAM, terus pas nikahnya secara agama mis. JUmat AKAD sabtu PEMBERKATAN dan secara negara KUA, itu gimana?? kira2 bisa gak?? pleassseeeeee dibantuu

  213. Reni said:

    Hello,,, salam kenal…

    Langsung aja ya pak ke permasalahannya,,,

    Gini,,, saya seorang cewe muslim dan cowok saya beragama hindu,, kita berencana akan menikah tahun ini…

    Tolong bgt pak saran nya,,, di mana kah kita bisa menikah ???
    Apa aja syarat” nya… ???
    Apakah kita bisa melangsungkan pernikahan kita di Bali ???
    Mahal gak ya biaya nya???

    Tolong balas ke email saya secepatnya,,, terimakasih sebelum nya…

  214. kiki said:

    kita gak usah munafik, krna kita gak mengalami seperti orang lain, kalo sudah cinta, terkadang yg satu agama pun blm tentu ortu stuju karna perbedaan EKONOMI… antara si kayak dan si miskin, namun karna cinta jugalah pasangan tersebut mewmilih untuk tidak mendengar kata2 ortunya.. jdi mslah perbedaan gama bukan lah suatu yang harus menghambat suatu cinta tuk berkembang… dari pada kumpul kebooooo, lebih baik sah walau di catatan sipil.

  215. SakaDei said:

    seru banget ternyata, tapi satu hal yang jelas dan sangat ironi di sini, yakni ketidakpekaan pemerintah untuk dapat mekmpermudah dan melancarkan segala kebutuhan hidup masyarakatnya. Bahkan bertolak belakang dengan HAM: hak untuk menikah dan mempunyai keturunan.
    Asal usulnya, dalam Islam dapat dilihat bahwa para muslim dilarang untuk menikahi orang-orang kafir (yang jelas rujukannya adalah yang tidak beragama dan menyembah berhala), hal ini tentu sebagai batasan untuk perilaku yang akan menyimpang nantinya. saya sepakat dengan ini. akan tetapi hukum yang diterapkan di Indonesia ini hanya mengacu dan mengadopsi pada hukum mayoritas saja. Banyaknya komentar dari awal mula artikel ini ditulis sampai tahun 2012 ini menunjukkan bahwa banyak pihak di Indonesia yang menjadi korban atas hukum yang mempersulit ini. sekarang saat yang tepat untuk pemerintah meninjau kembali peraturan tersebut karena sangat bertentangan dengan hak asasi manusia.

    Saya pribadi adalah seorang muslim, saya punya banyak teman yang memeluk berbagai agama yang berbeda hanya saja yang hars digaris bawahi adalah semua agama bermuara pada satu, TUhan dan bagaimana kita menjalani kehidupan untuk menujuNya. Jadi, selama apa yang kita lakukan bisa kita pertanggungjawabkan kelak, maka seharusnya negara menjadi dewasa.

    Salam,

  216. nyum__ nyum___ said:

    salam pak anggara dan semuanya…

    mungkin dalam pembahasan di topik ini relatif satu masalah ya NBA, yang ternyata saat ini saya juga mengalaminya..
    saya berencana menikah tahun depan saya sendiri muslim sedangkan pasangan saya kristen…
    mohon info dan solusi kepada pak anggara ataupun rekan-rekan yang punya pengalaman NBA tentang prosedur dan tatacaranya.

    mohon bantu kami teman-teman infonya sangat kami tunggu dan perlukan
    dan mohon dikirim ke email saya

    sebelumnya kami ucapkan banyak terima kasih.

  217. lisnawa said:

    Menikah beda agama,
    setahu saya di Kota dimana saya tinggal tidak ada yang berani menikahkan orang yang beda agama, baik itu islam maupun hindu, adapun cara-cara yang lazim dilakukan pada saat perkawinan adalah :
    1. Bagi Calon Mempelai Pria Islam dan Wanita lain nIslam, maka Sebelum akad nikah dilakukan seorang calon pengantin wanita ( yang bukan berasal dari Agama Islam) dilakukan pengislaman (dengan mengucapkan kalimat lima sahadat) dihadapan penghulu dan pemuka agama (biasanya dari aparat Departemen Agama sehingga si perempuan sah menjadi Islam.
    2. setelah itu baru dilakukan pernikahan (akad nikah).
    3. Setelah akad nikah baru diadakan acara adat lainnya sesuai dengan adat setempat.
    Biasanya seluruh prosesi adat dan agama mengikuti cara-cara adat laki-laki.
    Demikian juga proses perkawinan Laki-laki Hindu dengan wanita bukan HIndu, dilakukan hal-hal sebagai berikut :
    1. Sebelum upacara Perkawinan (Widhiwidana) dilakukan, Calon mempelai perempuan ditanyakan dulu kesediaannya untuk memeluk Hindu, dan apabila si perempuan sudah rela dan ikhlas masuk Hindu baru dulakukan upacara pengalihan agama dari Islam/Kristen ke Hindu dengan Prosesi adat (mengucapkan Keyakinan HIndu PANCA SERADA) dihadapan Ketua Parisadha Setempat disaksikan oleh para pinandita dan orang tua kedua mempelai dan undangan;
    2. Setelah itu baru dilakukan upacara Widhiwidana dipimpin oleh Pinandita atau Penanda sebagai upasaksi pemuput upacara dan dihadiri oleh undangan.
    3. Selanjutnya baru dilakukan acara adat ikutannya.
    itulah yang terjadi di Mataram Lombok NTB

  218. dyna said:

    So complicated

  219. berliana said:

    kalau bicara berbeda agama …. tentu banyak arti dan maknanya … saya sdh 7 thn berpacaran dengan pacar saya yang beragama muslim sedangkan saya sendiri adalah penganut khatolik .. agama adalah kepercayaan kita dan tanggung jawab kita kepada yang maha kuasa , sekarang kita lagi proses untuk menikah dimana kita sama2 kuat dengan keyakinan kita , tuhan menciptakan kita dari segala perbedaan , dan sekarang kita lagi mencari solusi untuk kendala yang kita alami .. dari kedua keluarga sangat2 menentang keputusan kita .. tapi kita berdua lagi mencari jalan yang terbaik apalagi bentar lagi akan ada baby di antara kita berdua …
    apakah ada solusi terbaik buat masalah ini yang bukan hanya saya dan pasangan saya saja yang alami tapi di luar sana masih banyak pasangan yang tertahan gara2 perbedaan keyakinan ….
    apakah ini akan ada UU mengatur karna ini menyangkut hak …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 419 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: