Iklan

kamu ada menggoda hatiku, tepat di jantungku
susah aku lupakan
sedekat itu wajahmu denganku, ini mimpi atau nyata
tatap matamu buatku tak bisa berkata-kata
aku diam hanya diam

Iklan

Hi Ma

Apa kabarnya Mama disana? Aku rindu sama mama. Hari ini, mestinya mama berulang tahun. Hari ini, mestinya aku berbincang sama mama dan bilang selamat ulang tahun buat mama

Tapi, semua cuma jadi sekedar harapan ya Ma. Karena Tuhan sudah meminta mama untuk pulang.

Aku kangen banget Ma, rindu. Pagi ini aku cuma bisa berkirim doa buat Mama. Semoga Tuhan berkenan untuk menghapus semua kesalahan dan menerima semua hal yg baik dari Mama.

Semoga Tuhan juga berkenan untuk membuat mama tertidur lelap dan nyenyak sampai nanti.

Meski tak ada lagi, nggak apakan ma kalau aku bilang selamat ulang tahun. Meski mama tak bisa lagi hadir diantara kami, tapi kenangan akan Mama akan selalu ada di hatiku

*peluk cium dan doa terbaik untuk Mama

Selamat Ulang Tahun

Tujuh tahun yang lalu, ia hadir diantara aku, istriku, dan juga anak perempuanku. Bayi lelaki mungil yg hadir diantara kami bertiga telah mengisi hari2ku selama 7 tahun ini.

Aku menamainya Ibrahim Satria Anggara. Aku sengaja menggunakan nama Ibrahim. Tidak saja karena Ibrahim adalah nama dari bapak para Nabi, tapi juga nama dari Bapak Republik Indonesia. Selain itu, namanya juga bisa disingkat menjadi ISA, salah satu Nabi besar dalam peradaban Manusia,

Ketiga orang yg hanya aku kenal melalui buku ini selalu mengisi imajinasiku sampai saat ini. Aku tak berharap, anak kami akan mewarisi semua sifat dari Nabi Ibrahim, Nabi Isa ataupun pahlawan Idolaku itu. Tapi setidaknya, cukuplah jika ia bisa tumbuh menjadi anak yg sehat, cerdas, mau berbuat banyak untuk sesamanya, dan berani menentang kezaliman.

Malam ini, aku hanya mampu berdoa agar Tuhan berkenan menjaganya dan memudahkan semua langkahnya.