“jadi” anda berkata setelah anda berdua duduk, “apa yang membuat anda kemari?’
“seperti yang sudah saya katakan, saya sedang berjalan-jalan dan
melihat papan nama anda” kata Hukum
Anda bertanya lagi, “apakah anda sesuatu yang khusus yang hendak anda
bicarakan?”
Hukum kemudian diam sejenak dan kelihatannya sedang melihat sesuatu di
lantai ditengah-tengah anda berdua. dan Hukum kemudian menatap anda
dan berkata “ya, saya pikir ada sesuatu yang mengangguku saat ini”

 

Pertanyaan kedua
Apa yang hukum bicarakan, apa yang mengganggu pikiran hukum

Aku ingin berbagi cerita soal memberi nama anak, bagiku nama anak adalah bagian dari harapan kedua orangtuanya. Karena itu, aku berharap bisa memberi nama yang baik untuk anakku. Dan ternyata sangat sulit untuk menemukan nama anak yang baik. Waktu itu aku membuat kriteria untuk memberi nama anak antara lain:
Read More

oleh: Frans Hendra Winarta
berita diambil dari situs www.komisihukum.go.id

“Profesionalisme tanpa etika menjadikannya “bebas sayap” (vleugel vrij) dalam arti tanpa kendali dan tanpa pengarahan. Sebaliknya, etika tanpa profesionalisme menjadikannya “lumpuh sayap” (vleugel lam) dalam arti tidak maju bahkan tidak tegak,” (Soelaiman Soemardi: 2001).

Saat ini dinamika yang terjadi dalam proses pencarian keadilan pada pranata hukum kita ternyata telah berkembang menjadi begitu kompleks. Masalah-masalah hukum dan keadilan bukan lagi sekadar masalah teknis-prosedural untuk menentukan apakah suatu perbuatan bertentangan atau tidak dengan peraturan perundang-undangan, atau apakah sesuai atau tidak dengan hukum kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat Indonesia.
Read More

Bayangkan kalau anda adalah seorang terapis. Di tengah hari bolong, anda duduk di kantor, menerima beberapa surat. Sesi anda berikutnya masih beberapa jam lagi. Tiba-tiba seseorang datang dan mengetuk pintu kantor anda. Anda melihat buku perjanjian untuk memastikan anda tidak melupakan suatu janji pada saat itu. Dan anda yakin bahwa tidak ada janji satupun serta janji berikutnya kan ada pada pukul 4. Anda membuka pintu dan melihat seseorang yang tidak pernah anda kenal sebelumnya tetapi seseorang yang sepertinya sangat familiar untuk anda. Read More

Semalam saat pulang kantor kira-kira pukul 19.00, anakku masih tertidur pulas. Dan dia terbangun saat aku pulang. ASA aku ajak main di ruang tengah, sekilas aku melihat tumpukan bola-bola yang biasa dipakai untuk mandi bola. Lalu aku ambil ember yang agak besar dan aku dudukkan dia disana, dan bola-bola itu aku masukkan di ember itu. Senag sekali dia bermain mandi bola, tertawa girang. Rasanya senang mendengar tawa anakku, dunia serasa indah

[13/6/06] berita diambil dari situs www.hukumonline.com

’Kalau kelima-limanya diganti itu lebih bisa dipahami daripada cuma mengganti tiga hakim ad hoc’
Tidak kaget, itu yang diungkapkan I Made Hendra Kusuma, salah satu hakim ad hoc pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) saat ditanya seputar pergantian tiga hakim ad hoc dalam perkara Harini Wijoso oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Cicut Sutiarso, Senin (12/6).
Read More