Peradi Fakir Benwit?


Kemarin, sekira pukul 13, melalui milis mendapat kabar mengejutkan dari advokat senior pak RGS yang mengabarkan bahwa situs Peradi tidak dapat diakses karena Bandwidth Limit Exceeded.

Hei, rasanya koq aneh yaa, situs sebuah asosiasi advokat bisa fakir benwit, ternyata ada penjelasan dari mas Amrie yang menyatakan bahwa ” masalah ini akibat penyesuaian yg belum lama ini dilakukan atas situs Peradi”

Mas Amrie, lain kali benwitnya dibuat unlimit dong, masa kalah sama bloger hihihihihihihihihi

12 comments
  1. edy said:
    caplang's avatar

    hehehe om anggara dong sumbang benwit 😀

  2. amrie said:
    amrie's avatar

    Iya deh oom Anggara. Mudah-mudahan persoalan yg kemrin menimpa situs Peradi tdk terulang lagi. Terima kasih untuk masukannya. Salam.

  3. anggara said:
    anggara's avatar

    @edy
    wah, gimana cara nyumbangnya, apa harus kontak om matt?

    @amrie
    hehehehehehe

  4. hermanus said:
    hermanus's avatar

    wah, masa sih abis bandwit abis tak pake yang unlimite sih, kurang ya budgetnya, salam kenal

  5. indrajava's avatar

    MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
    mohon Maaf Lahir dan Batin

  6. Yari NK said:
    Yari NK's avatar

    Wah…. baru tahu ya kalau blogger pada keren2 alias unlimited benwitnya, yang gratisan macam kita aja unlimited…. huehehehe….. berarti keren dong yah?? :mrgreen:

  7. bundarie said:
    bundarie's avatar

    wh maaf bunda pake blogger he.he. salam kenal pak

  8. ulan said:
    ulan octavia's avatar

    walah.. ya mbok jangan di sebar luaskan om..

  9. suamimalas's avatar

    untungnya sekarang sudah bisa diakses lagi…

  10. aha said:
    aha's avatar

    pikiranya mungkin mo nya masuk Rp terus kali..he2

  11. anggara said:
    anggara's avatar

    @hermanus
    enggak tahu deh hihihihihi

    @indra
    sama-sama ya pak

    @yari
    yang keren kan kang yari hehehehehe

    @bundarie
    koq minta maaf bunda?

    @ulan
    kan ini kritik, enggak masalahkan hehehehehe

    @reza
    iya tuh

    @aha
    enggak tahu deh mas kalau itu

Leave a reply to bundarie Cancel reply