Jenggotan


Suatu sore, bidadari saya yang cantik itu tiba – tiba menghampiri saya dan berkata “Ayah, aku tadi makan jenggotan dong, enak deh”. Ia berkata sambil tersenyum dan mengacungkan jempolnya

Saya terkejut, karena saya memang siang tadi bercukur jenggot, pelan – pelan saya tanya begini “Teteh tadi makan jenggotannya dimana?” Lalu dia menjawab “di belakang tuh disana”. Aduh saya tambah kaget karena tempat yang dia tunjuk adalah tempat yang paling saya sukai untuk kegiatan mencukur. Sayapun langsung memeriksa mulutnya untuk melihat sisa jenggot saya (kalau ada)

Saya cari koq enggak ada ya jenggot saya, dan sayapun bertanya lagi ke putri cantik itu begini “Teteh mau jenggotan lagi enggak? Kalau mau ayah ambilkan juga ya?”. Si cantik itu mengangguk sambil berlari mengambil sesuatu. Tahu enggak apa yang diambil?

Ternyata Rambutan, duh nak rambutan koq jenggotan sih…

This entry sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Sinyal Kuat Indosat. Thanks http://anggara.org

1 comment
  1. Cerita yang sangat lucu dan menarik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: