Saat Sore Merengkuh Jiwa


Saat sore itu datang, kau hadir mengisi hatiku. Dan sang angin bertiup lembut membelai kedua tangan kita yg menyatu dalam pagutan rembulan

Aku takkan pernah mengenalmu jika sore itu tak mampir di beranda. Lalu kenapa senyum itu terus hadir menghias sore?

Ingatkah kamu di sore itu? Dan kita berpeluk peluh di tengah hamparan dengan jantung yang memompa seluruh hasrat
Malampun menghampiri kita yang basah membasuh bumi, maukah kamu memelukku sekali lagi? Karena aku ingin tertidur bersamamu malam ini

2 comments
  1. Hei, mesra sekali….good…dari jendelakatatiti.wordpress.com

  2. LORI said:

    KAWIN aja Luh jangan mau makenya aja… enak ajah anak orang tau…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: