Mau jadi apa sih loe? Tetiba ada seorang teman yg bertanya gitu, saat tahu status saya yg bener – bener jadi Pengacara alias “pengangguran banyak acara” sejak awal Mei kemarin.
Author Archives: anggara
Ceroboh
Dalam banyak hal, saya memang suka ceroboh. Naruh apa2 suka sembarangan dan parahnya lagi suka lupaan naruhnya dimana. Seperti kemarin, tetiba saya seperti kehilangan kunci mobil. Mobilnya sih lagi di taruh di kantor, dan saya pergi pakai angkot. Tiba di tempat tujuan, tiba2 panik aja karena kunci mobilnya nggak nemu.
Hujan
Aku merindukan hujan bukan hanya karena hujan menebarkan wangi tanah yang basah karenanya. Hujan juga membawaku pada kenangan saat kamu memeluk aku erat dalam nyanyian rindu
Harusnya
Harusnya sih nggak gitu ya, tapi namanya juga perasaan sih, suka tiba2 muncul dan tiba2 menghilang di saat yg sama.
Beberapa Permintaan
Tuhan, kalau aku egois, aku memang egois sih. Sudah jarang berdoa, sekalinya berdoa malah rewel banget, minta ini minta itu. Tapi aku yakin, kalau Engkau itu Maha Baik, apapun yang diminta, pasti akan didengarkan dan aku sih berharap dikabulkan ya
1 Permintaan
Tuhan, pagi ini aku cuma punya satu permintaan sih. Aku mohon berikan kesehatan untuknya selalu, agar senyumnya selalu ada di wajahnya setiap pagi. Amien
Ada Yang Bisa Jawab?
Di dunia ini ada dua pertanyaan yang menurutku susah untuk dijawab. Sebenarnya mudah sih pertanyaannya tapi jawabannya itu loh, bisa sangat memusingkan. Misalnya nih, misalnya aja kalau ditanya “Sayangnya seperti apa sih?” atau ditanya “Kangennya itu yang seperti gimana?”. Coba ada yang bisa jawab nggak pertanyaan model begitu.
Posisi Wamen Yang Heboh Itu
Alkisah, di sebuah negeri yang memang super heboh, ada seseorang yang mempersoalkan jabatan wakil menteri ke pengadilan konsititusi. Katanya sih jabatan wakil menteri bertentangan dengan UUD 1945. Entah dibagian mananyapun yang bertentangan saya juga nggak paham. Tapi menurut para pemohon, Pasal 10 UU No 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara bertentangan dengan Pasal 17 dan Pasal 28 D ayat (3) UUD RI.
Coklat
Ya aku memang suka banget coklat, entah itu coklat yang dimakan ataupun coklat yang diminum. Dari kapan mulai suka coklat, entahlah, tapi aku ingat kalau dulu waktu masih di Medan aku bisa ngemil makan coklat sambil nonton. Dulu sih waktu di Medan, kalau lebaran dan tahun baru, ayahku sering dapat kiriman parcel dari rekan – rekan kerjanya. Biasanya sih kalau parcel makanan suka ada coklat di dalam parcelnya. Nah kalau dikumpulin coklat dari masing – masing parcel itu, bisa deh dapat dua – tiga parcel yang berisi coklat semua. Dan anehnya, semuanya habis hehehehehe
Label
Apa yang salah dengan label ya? Nggak ada yang salah mestinya, apalagi kalau label itu memang melekat pada diri kita. Sulit sih memisahkan diri kita dengan banyak label yang melekat pada diri kita ya. Misalnya saja anakkan tidak bisa dipandang sebagai anak saja, tapi pasti ada labelnya contohnya A ada label sebagai anak si pak B, anak sekolah C, anak yang riwil, dll. Jadi dalam satu kesempatan mungkin kita menyandang banyak label.
Malam
Malam hadir menemani dingin dalam hati
Sendiri dan dicekam rindu
Dan aku tetap terjaga
Berpikir apa kamu merasakan hal yang sama?
Dilema Calon Gubernur Perseorangan di Jakarta
Lah, memangnya saya akan milih gitu? Nggak bisa milih juga koq malah ribut soal Calon Gubernur Perseorangan. Bukan ribut sih, tapi sekedar berbagi pendapat saja soal calon pemimpin Jakarta ini. Saya sih nggak akan bisa milih, tapi saya jelas punya kepentingan terhadap siapapun pemimpin Jakarta kelak.