Dunia Pers Indonesia terkejut, saat Mahkamah Agung RI menerima kasasi dari Jaksa Penuntut Umum dan memvonis 2 tahun penjara Pemred Majalah Playboy Indonesia, Erwin Arnada. Menurut berita di Media, Mahkamah Agung setuju dengan pendapat Jaksa Penuntut Umum bahwa majalah Playboy Indonesia telah melanggar pasal 282 WvS.
Monthly Archives: August 2010
Jakarta Mestinya Tidak Semacet Ini
Sumber http://bit.ly/9Pyqn4
Rabu, 25 Agustus 2010 |
M Jusuf Kalla
Sebagai Wakil Presiden selama lima tahun (2004-2009), saya sungguh menikmati kenyamanan menyusuri jalan-jalan padat di DKI Jakarta dan sekitarnya. Semua jalan yang akan saya lalui sudah dibersihkan sehingga mobil yang saya tumpangi melaju tanpa macet sama sekali.
Tentu saja saya melihat macet yang pekat di kiri dan kanan jalan. Saya ikut memberi solusi, tetapi sejauh ini belum memberi hasil optimal. Ketika menyelesaikan tugas sebagai Wapres, sejumlah teman langsung bergurau, ”Selamat menikmati indahnya kemacetan Jakarta.”
Blokir/Sensor Internet dan Cara Menembus Blokir Internet
Memasuki Ramadan, tiba – tiba seluruh ISP diminta melakukan blokir terhadap situs Porno. Kata mereka hanya blokir tapi bukan sensor. Saya tertawa mendengarnya, apa bedanya blokir atau sensor, karena keduanya pada dasarnya menghalangi suatu pergerakan informasi. Malah dalam laporannya Tempo menuliskan telah terjadi kesalahan dalam blokir situs. Blog milik sang Ayam malah lebih lucu lagi menggambarkan bagaimana blokir/sensor itu punya akibat yang lebih dahsyat dari yang dipikirkan. Praktisi dunia IT, mas Onno Purbo juga punya pendapat bahwa sulit untuk melakukan blokir/sensor terhadap konten porno.
Kerja Keras
Ternyata saya punya bahan lagi untuk mengupdate blog ini lagi dan sekali lagi ini tak berhubungan sama sekali dengan hukum dan UU dan bahkan keramaian #petisirakyat di twitter tapi ini soal kerja keras. Sejak sebelum bulan puasa, saya sedang rajin mondar mandir di PN Jakarta Pusat. Nah, kali ini selepas saya menyelesaikan tugas di PN Jakarta Pusat, tiba – tiba ada seorang anak kecil menghampiri saya dan meminta “sedekah”. Saya ingat wajah anak ini, karena saya pernah bertemu dengannya sebelum puasa saat saya mengaso di warung – warung pinggiran dekat PN Jakarta Pusat.
Menggugat Pencemaran Nama Baik di Ranah Maya
Sejatinya, buku ini tak akan pernah ada, jika tiada kawan, pemilik penerbitan, yang dengan semangat “memerintahkan” saya untuk menulis tentang UU ITE dan sejarah pergulatan di Mahkamah Konstitusi. Saya saat itu enggan melayani permintaannya, dengan satu alasan karena Saya Bukan Penulis. Tapi ternyata, teman baik saya itu tak pernah menyerah dan terus mendesak saya untuk menuliskan pengalaman dalam melakukan advokasi kebebasan berekspresi di Indonesia khususnya di Internet.
Akhirnya sayapun menyerah terhadap tekanannya, tapi saya mengajukan syarat, agar buku yang rencananya akan ditulis itu harus ditulis dengan dan dalam bentuk Tim Penulis. Setelah tawar menawar dan negosiasi yang alot akhirnya saya dan kawan saya itu bersepakat untuk membentuk Tim Penulis yang terdiri dari saya, mas Supi, dan mbak Ririn
Butuh Informasi Tentang Hukum Agraria?
Banyak orang merasa bingung ketika mencari informasi tentang hukum agraria di Indonesia, tak usah jauh, soal jual beli tanah saja dapat membuat orang kebanyakan menjadi pusing. Belum lagi jika bicara soal wasiat, hibah, ataupun lelang. Salah satu sumber infomasi saya tentang hukum agraria adalah mbak Irma Devita. Pemilik nama lengkap Irma Devita Purnamasari ini banyak menulis soal hukum agraria di blognya, tentu dengan bahasa yang menarik dan mudah dimengerti.
Namun, di suatu hari, tiba – tiba mampir sebuah surat elektronik di inbox saya, pengirimnya ya mbak Irma Devita yang barusan saya bicarakan di atas. Dalam surat tersebut, beliau memberitahu saya tentang rencana penerbitan bukunya. Ah, saya yakin bukunya pasti berguna, karena ditulis dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti seperti ketika mbak Irma Devita menulis di blognya.
Membela Perkara Narkotika
Alkisah di suatu hari, tiba – tiba saya kedatangan tamu istimewa yaitu mas Imam, wah saya senang kedatangan tamu seorang Redaktur di Hukumonline yang cukup ternama ini. Setelah berbincang sejenak, tiba – tiba mas Imam ini bercerita bahwa ia sedang menangani perkara pidana narkotika yang melibatkan anak – anak. Saya terdiam, saya tahu mas Imam ini selain jurnalis adalah juga seorang Advokat, tapi saya tak tahu ke arah mana pembicaraan ini akan bergulir
Etika
Semalam saya mengalami mimpi yang cukup aneh dan saya berharap mimpi itu tidak menjadi nyata di kehidupan saya. Alkisah dalam mimpi tersebut, saya bertemu dengan seorang pengadil, mantan wakil rakyat, yang berkantor di sebuah gedung nan megah dan modern di bilangan Monas di sebuah acara yang diadakan oleh suatu lembaga negara.
Blokir Internet
Semalam, saya mendapatkan pesan pendek dari mas Valens, beliau menyatakan bahwa XL sudah melakukan blokir pada jaringan 3G/grp-nya. Saya sendiri terkejut tak percaya, ternyata pemerintah benar – benar serius untuk melakukan blokir internet terkait dengan isu pornografi. Pagi ini, ternyata Tempo melaporkan disini bahwa kementerian kominfo telah bekerja sama dengan 200-an ISP untuk memuluskan rencana blokir tersebut.