Archive

Author Archives: anggara

Koq bisa ya lupa, padahal 3 Desember kemarin adalah ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Mungkin kesibukan mengurus bayi baru juga mengundang “kelupaan” atau sayanya yang memang sudah menua dan sulit menghafalkan berbagai tanggal penting dalam kehidupan saya.

Cuma nggak enak aja, pas kemarin ngomong, “maaf yaa bu ayah lupa” *sambil cium kening istri* 🙂

Saya heran, dalam UU Partai Politik, Pasal 34, yang baru malah mengatur atau membolehkan sumber keuangan partai berasal dari APBN dan APBD. Bantuan dari APBN dan APBD tersebut diberikan secara proporsional kepada partai yang mendapatkan kursi di parlemen dihitung dari perolehan suara

Read More

Saat browsing ada artikel menarik soal subjudice rule. Istilah ini memang hanya dikenal di negara-negara common law tetapi bukan berarti di Indonesia tidak ada ketentuan yang serupa. Di Indonesia, meski ketentuan ini ada, akan tetapi tidak pernah ada kejelasan penggunaannya. Menurutku, subjudice rule ini penting untuk menjaga kemandirian dan kemerdekaan kekuasaan kehakiman.

Read More

Aku bilang cinta, kamu diam. Aku bilang rindu, kamu juga diam, aku bilang ingin memelukmu, kamu diam lagi, aku bilang ingin menciummu, kamupun tetap diam. Tahu nggak, kalau menurut hukum adat Indonesia, diam itu berarti “ya”, jadi lebih baik speak up kayak iklan close up.