Saya tergelitik membaca berita di Kompas dan Okezone tentang pernyataan Pak Cahyana soal perlunya Kode Etik bagi Bloger Indonesia. Kompas menulis laporannya demikian “Lebih lanjut ia menyarankan supaya para blogger segera menyusun kode etik blogger sehingga mereka mempunyai hak secara aktif mengisi blognya. Dengan demikian tidak bisa dijerat dengan UU NO 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27 ayat 3 yang menyinggung pencemaran nama baik, yang mana dengan pasal ini Prita dijerat.”
Author Archives: anggara
Kosong
Saat itu, aku terdiam waktu ku dengar kau berkata lirih. Hidup ini pilihan katamu, dan aku kembali terdiam. Jernih matamu terlihat perih meski senyummu terus tertancap. Jangan menangis kataku, tak mudah menghapus jejak meski tertimbun pasir.
Janji Di Atas Ingkar
Adalah sebuah kesedihan apabila saya tidak bisa menepati janji saya. Setidaknya saya berjanji kepada 3 kawan saya untuk bisa hadir dan/atau sekedar bercakap.
Pertama saya telah tidak menepati janji saya sama om caplang dan teman-teman di KBBC untuk kopdaran, padahal hari dan waktunya saya mengusulkan. Sampai saat ini saya cuma bisa menelan ludah saat membaca laporan kopdar
Kedua saya tidak mampu menghadiri pernikahan dua rekan baik saya Mas Totok dan Mas Yadi, padahal saya sudah mengatakan bahwa saya akan hadir di pernikahan mereka.
Entah kenapa, saya selalu tidak mampu menepati janji saya, dan itu semua karena tabrakan dengan pola dan jam kerja saya yang lebih sering tidak menentu.
Mudah-mudahan, kelakuan saya yang minus ini bisa dimaafkan oleh rekan2 semua
Posting via Email
Saya Cicak dan Saya Berani Lawan Buaya
Saya heran dengan pernyataan pak Susno Duadji disini, siapakah yang beliau maksud dengan cicak? Tak urung pernyataan ini menjadi ramai di jagad online, bahkan ada pollingnya untuk melihat pentingnya KPK lebih kuat dibanding kepolisian dan kejaksaan disini. Kalau yang dimaksud dimaksud dengan cicak adalah KPK dan gerakan anti korupsi secara keseluruhan, maka saya masuk menjadi barisan cicak dan saya berani melawan buaya!
Facebook Diskriminatif
Fesbuk menurut saya rada diskriminatif terutama karena dia tidak mau mengakui bahwa di dunia ini ada orang – orang yang punya satu nama seperti sayah. Bayangkan saya terpaksa mencari last name sayah gara – gara fesbuk
Dilema Organisasi Advokat
Organisasi advokat di seluruh negara hukum modern yang berpaham konstitusionalisme di dunia sejatinya adalah penjaga terdepan dari prinsip-prinsip negara hukum, perlindungan hak asasi manusia, pembaharuan hukum, dan menjaga kehormatan masyarakat profesi hukum. Boleh dikata tanpa organisasi advokat yang mandiri, terhormat, kuat dan berwibawa maka hilang pula kemerdekaan kekuasaan kehakiman dan otomatis hilang pula harapan akan adanya negara hukum modern yang demokratis yang menghormati hak asasi manusia.
Kasus Di Dunia Online
Entah kenapa selepas kasus Ibu Prita, begitu banyak kasus penghinaan bermunculan terkait dengan facebook, blog, dan milis. Di facebook saja ada tiga kasus, diantaranya kasus Indra Safitri di Kotamobagu, kemudian kasus Ujang di Bogor dan terakhir kasus M. Iqbal di Bandar Lampung. Semuanya memang masih menggunakan WvS, entah ya kalau sempat sampai ke persidangan.
This entry sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Telkomsel. Thanks http://anggara.org
Benarkah Anggaran Pendidikan Dalam APBN Indonesia Naik?
Salah satu tim sukses pasangan capres – cawapres menyatakan bahwa anggaran pendidikan dari APBN Indonesia telah mencapai 20%. Ini juga salah satu pernyataan yang menurut saya aneh, karena anggaran pendidikan 20% yang telah dicapai dalam APBN itu tidak hanya anggaran pembangunan namun juga tercampur dengan anggaran rutin. Kalau anggaran pembangunan dan rutin dalam bidang pendidikan itu dipisah, saya koq ragu apakah anggaran pembangunan dalam pendidikan dapat mencapai angka 20% dari APBN?
This entry sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Telkomsel. Thanks http://anggara.org
Benarkah Angka Kemiskinan Di Indonesia Menurun?
Saya heran dengan pernyataan salah satu tim sukses bahwa angka kemiskinan di Indonesia dalam tren menurun. Saya bertanya menghitungnya dari mana ya, karena setahu saya bahkan rata2 Upah Minimim Kota (UMK) untuk pekerja lajang dengan nol tahun bekerja hanya mencapai 80 % dari Kebutuhan Hidup Minimum (KHM). Upah pekerja Indonesia belumlah mencapai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi kita dan juga UU 13/2003. Saya tidak tahu standar miskin itu menggunakan skala apa ya? Kalau menggunakan skala KHL, saya yakin sebagian besar rakyat Indonesia masuk kategori miskin.
This entry sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Telkomsel. Thanks http://anggara.org
Michael Jackson
Berita meninggalnya Michael Jackson jelas menyedihkan buat saya. Dahulu sewaktu masih SMP – SMA, saya adalah penggemarnya, saya memiliki koleksi albumnya dalam bentuk kaset dan juga beberapa koleksi LD (jadul banget yaa). Namun, perasaan kekaguman sayapun menghilang seiring derasnya pemberitaan tentang kasus dugaan pelecehan seksualnya terhadap anak – anak. Namun apapun yang terjadi saya tetap mengganggap karya – karyanya layak untuk diberi apresiasi oleh siapapun. Sekarang sang raja telah meninggal, mudah – mudahan Tuhan memberi tempat yang layak untuknya. Selamat jalan King of Pop, semoga engkau menemukan Neverlandmu disana…
This entry sent by Anggara from Nokia E 71 and powered by Telkomsel. Thanks http://anggara.org
Ibu Prita, Ini Bukan Bebas Murni!
Kemarin saya menjanjikan ulasan tentang Putusan Sela dari kasus yang menyangkut Prita Mulyasari. Namun entah mengapa saya terlibat begitu banyak rapat dan diskusi dengan banyak orang kemarin, sehingga tak sempat lagi untuk menuliskannya. Untunglah rekan AJO sudah menuliskannya.
Dakwaan Terhadap Prita Batal Demi Hukum
Hari ini, dugaan saya meleset, ternyata Majelis Hakim memutuskan bahwa dakwaan Jaksa Penuntut Umum “batal demi hukum”, namun apa yang menyebabkan batal, saya sendiri belum tahu, tapi saya akan coba cari infonya terus…
Posting Via Email